Kabar duka datang dari destinasi wisata populer Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua orang wisatawan asal Austria dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden tragis di kawasan Air Terjun Cunca Wulang.
Peristiwa maut ini terjadi di Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Kedua korban terjatuh dari jembatan gantung yang menjadi akses utama di lokasi wisata alam tersebut.
Kronologi Patahnya Jembatan Gantung
Kecelakaan ini dipicu oleh kondisi infrastruktur jembatan yang tidak memadai saat dilewati oleh kedua turis. Beberapa papan kayu yang menjadi alas jembatan tersebut tiba-tiba patah hingga menyebabkan lubang yang cukup besar.
Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, mengonfirmasi penyebab jatuhnya korban. Menurutnya, papan penyeberangan yang rapuh menjadi faktor utama kedua wisatawan tersebut kehilangan keseimbangan.
Berdasarkan dokumentasi dari lokasi kejadian, terlihat jelas bagian lantai jembatan gantung tersebut berlubang karena kayu penyangganya terlepas. Hal ini membuat pijakan wisatawan hilang seketika saat melintas di atasnya.
Kedua korban jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter dan mendarat di area bebatuan yang berada tepat di bawah jembatan. Benturan keras pada bebatuan sungai tersebut diduga menjadi penyebab utama mereka meninggal dunia di tempat.
Identitas dan Evakuasi Korban
Tim SAR gabungan telah berhasil melakukan proses evakuasi terhadap kedua jenazah wisatawan tersebut dari dasar sungai. Jenazah kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Labuan Bajo, untuk penanganan lebih lanjut.
Berikut adalah detail informasi terkait identitas korban yang terlibat dalam insiden tersebut:- Jurgen Perjul (55): Wisatawan pria berkebangsaan Austria.
- Astrid Perjul (57): Wisatawan wanita berkebangsaan Austria yang merupakan rekan perjalanan korban pria.
Kedua turis yang diduga merupakan pasangan suami istri ini mengunjungi Air Terjun Cunca Wulang pada Minggu (24/5) sekitar pukul 11.30 WITA. Sayangnya, momen liburan mereka di destinasi eksotis tersebut justru berakhir dengan sebuah tragedi memilukan.
Pengelolaan Objek Wisata Cunca Wulang
Air Terjun Cunca Wulang sendiri dikenal sebagai salah satu daya tarik wisata unggulan di daratan Flores, khususnya bagi mereka yang berkunjung ke Labuan Bajo. Lokasi ini menawarkan pemandangan tebing batu yang menyerupai Grand Canyon versi Indonesia.
Terkait operasional dan perawatan fasilitas di lokasi, objek wisata ini berada di bawah wewenang pemerintah setempat. Pengelolaannya dilakukan oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat.
Insiden ini menjadi sorotan serius mengenai pentingnya standar keamanan infrastruktur di objek wisata alam yang memiliki risiko tinggi bagi pengunjung. Kejadian ini juga menambah catatan kelam bagi sektor pariwisata di wilayah Manggarai Barat.