Tim khusus dari Polda Metro Jaya berhasil meringkus empat orang anggota komplotan begal dan pencurian yang kerap beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dalam penangkapan tersebut, dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan kepada petugas.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa kelompok ini sangat aktif dalam menjalankan aksinya. Berdasarkan pengakuan sementara, mereka telah beraksi di 190 lokasi berbeda dalam kurun waktu Desember 2025 hingga Mei 2026.
Tindakan Tegas Terukur Sesuai Prosedur
Kombes Iman menegaskan bahwa setiap tindakan yang diambil polisi selalu berpedoman pada KUHAP, KUHP, serta Peraturan Kapolri. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penegakan hukum tetap menghormati prinsip hak asasi manusia.
Penggunaan senjata api oleh petugas hanya dilakukan dalam kondisi yang benar-benar mendesak. Tindakan tegas ini diambil saat situasi dinilai membahayakan nyawa masyarakat umum maupun anggota kepolisian yang bertugas di lapangan.
Para tersangka yang ditembak diketahui merupakan pelaku yang menggunakan senjata api saat beraksi. Polisi telah memperhitungkan risiko keselamatan warga di sekitar lokasi penangkapan sebelum memutuskan untuk melumpuhkan mereka.
Identitas pelaku yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian :
- Tersangka AE: Salah satu pelaku utama yang terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan.
- Tersangka HI: Rekan AE yang juga terlibat dalam aksi penembakan di kawasan Kebon Jeruk.
- Dua Pelaku Lainnya: Anggota komplotan yang ditangkap tanpa tindakan tegas karena tidak melawan.
Informasi mengenai identitas pelaku ini disampaikan langsung oleh Kasubdit Jatanras AKBP Abdul Rahim untuk memperjelas hasil operasi tersebut.
Pengejaran Anggota Komplotan yang Buron
Meskipun empat orang sudah tertangkap, polisi menyatakan bahwa masih ada anggota kelompok lain yang berkeliaran. Saat ini, dua orang rekan pelaku telah resmi dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Tim kepolisian masih terus melakukan pengejaran intensif terhadap kedua buronan tersebut. Salah satu kasus menonjol yang melibatkan mereka adalah aksi begal dan penembakan yang terjadi di wilayah Kebon Jeruk beberapa waktu lalu.
Rincian operasional komplotan begal selama periode aksinya :
| Kategori Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Jumlah Total TKP | 190 Lokasi Kejadian |
| Periode Aksi | Desember 2025 - Mei 2026 |
| Wilayah Operasi | Hukum Polda Metro Jaya |
| Status Pelaku Saat Ini | 4 Ditangkap, 2 Masih DPO |
Data tersebut menunjukkan betapa masifnya pergerakan komplotan ini selama kurang lebih enam bulan terakhir di wilayah Jabodetabek.
Pihak Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal di jalanan. Polisi berjanji akan terus meningkatkan patroli dan menindak tegas siapa pun yang mengganggu ketertiban umum.