Telkom Luncurkan AIcosystem, Solusi Layanan AI Terintegrasi Terbaru 2026

Telkom Luncurkan AIcosystem, Solusi Layanan AI Terintegrasi Terbaru 2026
Foto: Telkom Luncurkan AIcosystem, Solusi Layanan AI Terintegrasi Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Telkom Indonesia secara resmi memperkenalkan inovasi terbaru mereka yang dinamakan AICosystem pada Kamis (4/6/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk mengintegrasikan seluruh layanan kecerdasan buatan (AI) yang ada di bawah naungan Telkom Group.

Melalui inisiatif ini, Telkom berkomitmen untuk memperkuat kedudukannya sebagai penyedia ekosistem AI terdepan di tanah air. Fokus utama pengembangan ini mencakup aspek infrastruktur, platform, hingga berbagai aplikasi berbasis solusi cerdas.

Transformasi Digital dan Kolaborasi Berkelanjutan

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa kecerdasan buatan kini telah menjadi fondasi utama dalam proses transformasi digital saat ini. Beliau menyampaikan bahwa pengembangan AI harus dilakukan dengan cara kolaboratif dan konsisten agar memberikan dampak maksimal.

"Lewat AICosystem, kami menyinergikan seluruh potensi AI di Telkom Group agar Indonesia memiliki fondasi teknologi yang kokoh dan terintegrasi," ungkap Dian di Telkom Landmark Tower, Jakarta. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing bangsa serta memberikan manfaat bagi sektor bisnis maupun masyarakat luas.

AICosystem menjadi wadah besar yang menyatukan berbagai layanan dari beragam unit usaha di bawah Telkom Group. Berikut adalah daftar unit dan inisiatif yang tergabung dalam ekosistem tersebut:

Daftar unit usaha dan inisiatif yang terintegrasi dalam AICosystem:

  • Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) sebagai pusat pengembangan.
  • Layanan cerdas dari Telkomsel AI untuk pelanggan seluler.
  • Layanan infrastruktur komputasi Neutra Compute dari NeutraDC.
  • Solusi digital dari AI Infomedia dan AI Digiserve.
  • Dukungan riset dan pengembangan dari Telkom University.

Sinergi dari berbagai unit ini diharapkan mampu menghadirkan solusi yang lebih luas bagi sektor korporasi dan lembaga pemerintahan. Skema kerja sama ini dirancang agar teknologi AI dapat diterapkan secara efektif di berbagai lini kehidupan.

Lima Pilar Utama Pengembangan Talenta

Pusat keunggulan AI atau Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) menjadi mesin utama dalam mengasah kapabilitas teknologi ini. Pengembangan tersebut dilakukan melalui lima pilar strategis yang saling berkaitan satu sama lain.

Pilar pertama adalah AI Campus yang berfokus pada riset bersama akademisi, serta AI Playground sebagai ruang eksperimen bagi para pengembang. Kedua pilar ini menjadi titik awal terciptanya inovasi sebelum diimplementasikan secara luas.

Selanjutnya, terdapat AI Connect yang menghubungkan industri dengan komunitas, serta AI Hub yang mempercepat ide menjadi solusi siap pakai. Terakhir, AI Native difokuskan untuk mengoptimalkan efisiensi kerja di lingkup internal Telkom Group sendiri.

Pendekatan Fullstack AI yang Komprehensif

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan bahwa ekosistem ini dibangun dengan model fullstack AI. Hal ini berarti Telkom tidak hanya menyediakan aplikasinya saja, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung di bawahnya.

Pendekatan ini menjamin tingkat keamanan data yang lebih tinggi serta kemudahan dalam meningkatkan skala layanan sesuai kebutuhan. Faizal menambahkan bahwa sistem ini sangat relevan untuk memenuhi standar keamanan dan kebutuhan layanan publik di Indonesia.

Untuk memudahkan pemahaman mengenai struktur teknologi ini, berikut adalah rincian lapisan dalam pendekatan fullstack AI:

Tiga lapisan utama dalam arsitektur Fullstack AI Telkom:

Lapisan Sistem Komponen yang Disediakan
AI Infrastructure Data center, unit GPU, CPU, dan memori komputasi tinggi.
AI Models & Platforms Platform big data, aggregator, dan Large Language Model (LLM).
AI Solutions & Applications Aplikasi praktis untuk industri dan layanan publik.

Tabel di atas menggambarkan bagaimana Telkom membangun ekosistem dari dasar perangkat keras hingga menjadi produk digital siap pakai. Setiap lapisan bekerja secara berkesinambungan untuk mendukung operasional cerdas yang stabil.

Menariknya, AICosystem juga sangat memperhatikan konteks lokal dengan mengembangkan Large Language Model (LLM) khusus Bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan guna memastikan teknologi yang dihasilkan benar-benar dipahami dan berguna bagi masyarakat tanah air.

Faizal juga menekankan bahwa seluruh infrastruktur pengolahan data tetap dioperasikan di dalam negeri demi menjaga kedaulatan data. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Telkom dalam menghadirkan teknologi masa depan yang aman dan mandiri.

Artikel terkait

Rekomendasi