Wakil Ketua Umum PBSI, Taufik Hidayat, memberikan peringatan keras kepada para atlet bulu tangkis Indonesia mengenai dampak penggunaan media sosial terhadap performa mereka di lapangan. Taufik menilai bahwa platform digital tersebut berpotensi menjadi faktor penghambat bagi kemajuan atlet karena komentar serta tekanan dari warganet dapat mengganggu stabilitas mental pemain.
Mantan pemain tunggal putra nomor satu dunia ini menegaskan bahwa setiap individu harus memahami kapasitas mentalnya masing-masing sebelum memutuskan untuk aktif di jagat maya. Ia menyarankan agar atlet yang merasa tidak sanggup menghadapi kritik tajam sebaiknya menjauh dari media sosial agar fokus bertanding tidak terpecah oleh opini publik.
Pernyataan ini dilontarkan Taufik sebagai respons terhadap kabar adanya tekanan dari pengurus organisasi yang menuntut atlet untuk selalu meraih kemenangan di setiap turnamen. Ia mempertanyakan sumber informasi tersebut dan menegaskan bahwa beban psikologis yang dirasakan atlet sering kali justru bersumber dari interaksi negatif di dunia digital.
Terkait kesehatan mental pemain, Taufik mendukung penuh penggunaan jasa psikolog sebagai langkah mitigasi untuk membantu para atlet dalam menghadapi tekanan kompetisi. Namun, ia menekankan bahwa pemilihan psikolog bersifat personal dan harus memiliki kecocokan antara terapis dengan atlet yang bersangkutan agar hasilnya sinkron dengan kebutuhan tim.
PBSI memberikan kebebasan bagi para pemain jika ingin membawa tenaga ahli psikologi dari luar organisasi selama identitasnya dilaporkan secara transparan. Hal ini dianggap penting karena setiap atlet memiliki permasalahan psikologis yang berbeda-beda dan membutuhkan penanganan yang spesifik serta tepat sasaran.
Saat ini, internal PBSI dan para atlet tengah menjadi sorotan tajam menyusul hasil mengecewakan pada turnamen beregu Thomas Cup 2026 yang baru saja berlangsung. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim Thomas Indonesia harus menelan pil pahit karena gagal melangkah ke fase gugur setelah hanya mampu menduduki posisi ketiga di babak grup.