Legenda sepak bola Liverpool, Steven Gerrard, secara terang-terangan memberikan dukungannya kepada Harry Kane sebagai calon kuat peraih Ballon d'Or 2026. Gerrard percaya bahwa penyerang andalan Timnas Inggris tersebut sangat layak menerima penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola.
Penilaian ini didasarkan pada performa luar biasa yang ditunjukkan Kane selama membela raksasa Bundesliga, Bayern Munchen. Menurut Gerrard, konsistensi Kane di level tertinggi menjadikannya kandidat yang sulit untuk diabaikan oleh para panelis pemungutan suara nantinya.
Persaingan Ketat Menuju Panggung Ballon d'Or
Perebutan gelar Ballon d'Or pada edisi mendatang diprediksi akan berlangsung sangat sengit dan masih sangat terbuka bagi banyak pemain. Selain performa apik di liga domestik dan Liga Champions, ajang Piala Dunia 2026 akan menjadi variabel krusial dalam menentukan pemenang.
Ousmane Dembele, yang merupakan pemegang gelar Ballon d'Or 2025, kembali masuk dalam jajaran pemain yang diunggulkan. Hal ini tidak lepas dari keberhasilannya membawa Paris Saint-Germain (PSG) melaju hingga partai puncak Liga Champions tahun ini.
Pada laga final yang dijadwalkan berlangsung 30 Mei mendatang, PSG akan berhadapan dengan wakil Inggris, Arsenal. Dari sisi tim Meriam London, nama Declan Rice muncul sebagai pesaing terkuat yang juga dijagokan untuk meraih trofi bola emas tersebut.
Menariknya, Steven Gerrard sendiri memiliki sejarah tersendiri dengan penghargaan ini setelah ia berhasil finis di urutan ketiga pada edisi 2005. Kala itu, mantan kapten Liverpool tersebut harus mengakui keunggulan Ronaldinho yang keluar sebagai pemenang utama.
Alasan Steven Gerrard Menjagokan Harry Kane
Gerrard yang kini aktif sebagai pundit sepak bola menyampaikan pandangannya saat bertugas untuk TNT Sports. Momen tersebut terjadi tepat pada pertandingan semifinal Liga Champions yang mempertemukan Bayern Munchen dengan PSG.
Dalam kesempatan itu, Gerrard menekankan bahwa Kane terus menunjukkan tren positif melalui jumlah gol dan pengaruhnya di lapangan. Ia merasa jika Kane berhasil menutup musim dengan tambahan trofi, peluangnya akan semakin tidak terbendung.
Poin penting mengenai pandangan Steven Gerrard terhadap peluang Harry Kane :
- Kane terus mencetak gol dalam jumlah banyak dan menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim.
- Keberhasilan memenangkan trofi di level klub akan memberikan dampak besar bagi nilai tawar Kane di mata dunia.
- Performa bersama Timnas Inggris di turnamen besar akan menjadi faktor pemungkas yang memperkuat posisinya.
- Gerrard meyakini bahwa secara psikologis Kane sangat menginginkan penghargaan ini dan ia memang pantas mendapatkannya.
Komentar ini sebenarnya dilontarkan Gerrard sebelum langkah Bayern Munchen terhenti di tangan PSG pada ajang Liga Champions. Meski kegagalan Bayern mencapai final sedikit mereduksi poin Kane, Gerrard tetap teguh menempatkan sang striker sebagai favorit utamanya.
Gerrard berharap penyerang berusia 32 tahun tersebut bisa mendapatkan apresiasi individu yang sepadan dengan dedikasinya. Baginya, Kane adalah profil pemain yang sudah bekerja keras dan berada di jalur yang benar untuk mencetak sejarah baru.
Ketajaman Harry Kane Bersama Bayern Munchen
Catatan statistik Harry Kane pada musim ini memang tergolong sangat fantastis dan sulit untuk ditandingi penyerang lain. Mantan ikon Tottenham Hotspur tersebut tercatat telah mengoleksi 55 gol dan memberikan tujuh assist dari total 48 pertandingan.
Kontribusi masif ini menjadi mesin utama yang membawa Bayern Munchen sukses mengamankan gelar juara Bundesliga. Meskipun begitu, Kane tidak bisa menutupi rasa kecewanya setelah gagal melangkah ke final Liga Champions musim ini.
Berikut adalah ringkasan performa dan target Harry Kane di sisa musim :
| Kategori Performa | Detail Statistik / Target |
|---|---|
| Jumlah Gol | 55 Gol di semua kompetisi |
| Jumlah Assist | 7 Assist |
| Gelar Domestik | Juara Bundesliga |
| Target Terdekat | Juara DFB-Pokal |
Penjelasan di atas menunjukkan betapa dominannya Kane dalam urusan mencetak gol bagi klub barunya di Jerman. Meski gagal di kompetisi Eropa, ia masih menyimpan ambisi besar untuk mengawinkan gelar liga dengan trofi DFB-Pokal.
Kane sempat menyatakan bahwa kegagalan di Liga Champions sangat sulit untuk diterima oleh seluruh tim. Namun, ia kini mengalihkan fokus sepenuhnya untuk memastikan Bayern Munchen menutup musim dengan raihan dua trofi domestik.
Peluang di Piala Dunia 2026 dan Sejarah Pemain Inggris
Skenario terbaik bagi Kane untuk memenangkan Ballon d'Or adalah dengan menyandingkan kesuksesan klub dan prestasi di level internasional. Jika ia mampu membawa Timnas Inggris melangkah jauh atau bahkan menjuarai Piala Dunia 2026, peluangnya akan terbuka lebar.
Tentu saja misi ini tidaklah mudah mengingat sejarah panjang Timnas Inggris yang belum pernah lagi juara sejak 1966. Selain itu, sudah cukup lama pemain asal Inggris tidak membawa pulang penghargaan individu tertinggi di dunia tersebut.
Pemain Inggris terakhir yang mampu memenangkan Ballon d'Or adalah Michael Owen pada tahun 2001 silam. Jauh sebelum itu, terdapat nama Kevin Keegan yang meraihnya secara beruntun pada era 1970-an, serta Bobby Charlton pada tahun 1966.
Kane kini memikul ekspektasi besar untuk bisa menyamai torehan para legenda sepak bola Inggris terdahulu. Dukungan dari sosok seperti Steven Gerrard setidaknya memberikan dorongan moral bagi Kane dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif.