Steam Pecahkan Rekor Terbaru, Jumlah Pengguna Tembus 42 Juta Orang di 2026

Steam Pecahkan Rekor Terbaru, Jumlah Pengguna Tembus 42 Juta Orang di 2026
Foto: Steam Pecahkan Rekor Terbaru, Jumlah Pengguna Tembus 42 Juta Orang di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Platform distribusi game PC milik Valve, Steam, kembali menunjukkan dominasinya yang tak tertandingi di industri game global. Kemudahan akses, koleksi game yang melimpah, dan program diskon berkala menjadi alasan utama mengapa platform ini menjadi favorit jutaan pemain.

Kini, jumlah pengguna terdaftar di Steam diperkirakan telah menembus angka satu miliar orang di seluruh dunia. Prestasi ini semakin diperkuat dengan pencapaian rekor terbaru dalam hal jumlah pengguna aktif secara bersamaan.

Rekor Baru Pengguna Aktif Steam

Pada 11 Januari lalu sekitar pukul 14.00 WIB, Steam mencatatkan sejarah baru dengan total 42.042.778 pengguna aktif secara bersamaan. Angka ini mencakup seluruh aktivitas pengguna, mulai dari yang sedang bermain game, berbelanja, hingga sekadar aktif di komunitas.

Data dari SteamDB menunjukkan tren pertumbuhan pengguna yang sangat konsisten selama beberapa tahun terakhir. Lonjakan signifikan mulai terlihat jelas sejak periode pandemi hingga awal tahun 2025 ini.

Berikut adalah rincian pertumbuhan jumlah pengguna aktif Steam dari waktu ke waktu:

  • November 2017: 17,6 juta pengguna
  • Maret 2020: 20 juta pengguna
  • Januari 2021: 25 juta pengguna
  • Februari 2021: 26,3 juta pengguna
  • November 2021: 27,3 juta pengguna
  • Januari 2022: 29,2 juta pengguna
  • Oktober 2022: 30 juta pengguna
  • Januari 2024: 33,6 juta pengguna
  • Maret 2024: 34 juta hingga 36 juta pengguna
  • Agustus - September 2024: 37,2 juta hingga 38,3 juta pengguna
  • Maret 2025: Mencapai angka 40 juta pengguna

Daftar di atas memperlihatkan bagaimana Steam terus memperlebar jarak dengan kompetitornya setiap tahun. Kepercayaan pengguna yang tinggi membuat ekosistem ini semakin solid dan terus berkembang pesat.

Estimasi Keuntungan dan Performa Finansial

Lonjakan jumlah pengguna tentu berbanding lurus dengan pundi-pundi keuntungan yang berhasil dikantongi oleh pihak Valve. Meskipun angka pastinya dirahasiakan, para analis industri telah memberikan estimasi pendapatan yang sangat fantastis.

Hingga Desember 2025, Steam diprediksi menghasilkan pendapatan mencapai 1,6 miliar dolar AS atau setara dengan Rp27 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan tahunan yang sangat kuat bagi keberlangsungan platform tersebut.

Tabel perbandingan pertumbuhan pendapatan tahunan Steam secara singkat:

Periode Laporan Estimasi Pendapatan Pertumbuhan Tahunan (YoY)
Desember 2024 Data Dasar -
Desember 2025 1,6 Miliar Dolar AS Naik 22,7%

Peningkatan pendapatan sebesar 22,7% dibandingkan tahun sebelumnya diduga kuat dipicu oleh tingginya volume penjualan selama musim liburan. Kehadiran game populer juga menjadi motor penggerak utama di balik kesuksesan finansial ini.

Salah satu judul yang memberikan kontribusi besar adalah Arc Raiders besutan Embark Studios. Game tersebut dilaporkan sukses terjual sebanyak tujuh juta unit di platform Steam, yang turut mendongkrak total pendapatan keseluruhan.

Dengan angka pertumbuhan yang begitu impresif, Steam tampaknya masih akan sulit digeser dari posisinya sebagai raja platform game PC. Bagaimana pendapat Anda mengenai pencapaian luar biasa dari Steam ini?

Artikel terkait

Rekomendasi