SpaceX Siapkan IPO Jumbo US$75 Miliar, Bakal Pecahkan Rekor Terbesar 2026

SpaceX Siapkan IPO Jumbo US$75 Miliar, Bakal Pecahkan Rekor Terbesar 2026
Foto: SpaceX Siapkan IPO Jumbo US$75 Miliar, Bakal Pecahkan Rekor Terbesar 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

SpaceX dikabarkan tengah bersiap melakukan aksi korporasi besar melalui penawaran umum perdana atau IPO. Perusahaan besutan Elon Musk ini berencana melepas sekitar 555,6 juta lembar saham ke publik.

Harga yang dipatok untuk setiap lembar saham tersebut berada di angka US$135. Dengan target perolehan dana mencapai US$75 miliar atau setara Rp1.344 triliun, langkah ini diprediksi akan mencetak sejarah baru.

Berdasarkan laporan dari Reuters yang mengutip sumber internal, nilai tersebut berpotensi menjadikan SpaceX sebagai pemilik rekor IPO terbesar di dunia. Strategi yang diambil perusahaan ini pun tergolong unik dan berbeda dari biasanya.

Pada umumnya, perusahaan yang akan melantai di bursa bakal mengumumkan rentang harga terlebih dahulu. Setelah itu, mereka melakukan rangkaian pertemuan dengan calon investor atau roadshow untuk memasarkan sahamnya.

Namun, SpaceX menempuh jalur yang tidak mengikuti pakem tradisional proses penawaran saham ke publik tersebut. Hingga saat ini, pihak manajemen SpaceX sendiri masih enggan memberikan pernyataan resmi terkait kabar yang beredar luas ini.

Ambisi Global dan Persaingan di Sektor Teknologi

Langkah SpaceX untuk masuk ke pasar modal menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para pelaku pasar di seluruh dunia. Keputusan ini diambil setelah perusahaan mengajukan dokumen rahasia pada Maret dan dokumen publik di bulan berikutnya.

Meskipun SpaceX bergerak cepat, mereka bukan satu-satunya pemain besar yang dipantau oleh para investor global. Sektor kecerdasan buatan atau AI juga sedang menunjukkan geliat yang sangat signifikan dalam bursa saham.

Beberapa nama besar seperti OpenAI dan Anthropic dikabarkan sedang menyiapkan rencana serupa untuk mencatatkan saham mereka. Di sisi lain, raksasa teknologi Alphabet juga telah mengumumkan rencana penawaran saham mereka sendiri.

Alphabet yang memiliki infrastruktur AI kuat berencana melakukan penawaran senilai US$80 miliar pada awal pekan ini. Kondisi ini menunjukkan persaingan ketat antar raksasa teknologi dalam menarik minat para pemilik modal.

Jika rencana IPO SpaceX ini berhasil terealisasi sepenuhnya, nilainya akan melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Saudi Aramco. Perusahaan minyak asal Arab Saudi tersebut menghimpun dana sebesar US$29,4 miliar saat melantai pada 2019.

Artinya, dana yang diincar oleh SpaceX lebih dari dua kali lipat dibandingkan pencapaian Saudi Aramco kala itu. Perusahaan yang fokus pada pengembangan roket, satelit, dan AI ini akan segera mengungkap detail resmi penawarannya.

Target Valuasi dan Jadwal Pencatatan Saham

Menurut laporan dari Bloomberg News, pengumuman resmi mengenai rincian penawaran saham kemungkinan besar akan dilakukan pada hari Rabu. Proses pemasaran secara formal dijadwalkan bakal dimulai pada tanggal 4 Juni mendatang.

Setelah proses pemasaran selesai, harga saham final rencananya akan ditetapkan pada tanggal 11 Juni. Namun, jadwal pelaksanaan ini masih bersifat fleksibel dan dapat mengalami pergeseran waktu dalam hitungan hari.

Terkait valuasi perusahaan secara keseluruhan, terdapat sedikit perbedaan data antara beberapa sumber berita internasional terkemuka. Bloomberg sebelumnya menyebutkan bahwa SpaceX membidik valuasi setidaknya sebesar US$1,8 triliun.

Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa target valuasi perusahaan milik Elon Musk ini berada di kisaran angka US$1,75 triliun. Terlepas dari perbedaan angka tersebut, optimisme pasar terhadap SpaceX tetap terlihat sangat tinggi.

Vey-Sern Ling, seorang analis pasar, berpendapat bahwa mencapai valuasi setinggi itu memang menjadi tantangan yang cukup besar bagi perusahaan. Namun, ia menekankan bahwa kondisi pasar saat ini sedang berpihak pada industri teknologi.

Menurutnya, para investor selama ini cenderung memberikan tingkat kepercayaan yang sangat besar kepada setiap proyek yang dikerjakan oleh Elon Musk. Hal inilah yang menjadi modal kuat bagi keberhasilan IPO SpaceX nantinya.

Keterlibatan Perbankan dan Nasib Karyawan

Dalam menyukseskan aksi korporasi raksasa ini, sejumlah institusi perbankan investasi kelas dunia telah ditunjuk untuk memimpin prosesnya. Nama-nama besar di Wall Street ikut ambil bagian dalam transaksi bersejarah bagi industri luar angkasa ini.

Daftar bank investasi utama yang mengelola proses penawaran umum perdana SpaceX antara lain adalah:

  • Goldman Sachs
  • Morgan Stanley
  • Bank of America
  • Citigroup
  • JPMorgan Chase

Selain lima bank besar tersebut, terdapat sekitar 18 lembaga keuangan lainnya yang turut bergabung dalam konsorsium ini. Kerja sama antar lembaga keuangan papan atas ini menunjukkan betapa besarnya skala ekonomi dari rencana IPO tersebut.

SpaceX, yang secara formal memiliki nama Space Exploration Technologies Corp., rencananya akan mencatatkan saham di dua bursa sekaligus. Perusahaan memilih bursa Nasdaq dan Nasdaq Texas dengan kode perdagangan saham yakni SPCX.

Menariknya, SpaceX dikabarkan sedang menegosiasikan biaya jasa perbankan yang sangat rendah meskipun nilai transaksinya fantastis. Walaupun biayanya ditekan, bank-bank tersebut diperkirakan tetap mengantongi pendapatan hingga US$500 juta.

Di sisi lain, momen IPO ini juga menjadi angin segar bagi ribuan karyawan yang bekerja di perusahaan antariksa tersebut. Banyak dari mereka yang memegang kepemilikan saham internal dan bersiap untuk melakukan likuidasi.

Informasi mengenai persiapan internal karyawan SpaceX menjelang pencatatan saham di bursa:

  • Lebih dari 1.000 karyawan aktif dan mantan karyawan terlibat dalam persiapan finansial.
  • Mereka bekerja sama untuk mendapatkan akses ke penasihat keuangan profesional secara kolektif.
  • Terdapat upaya untuk mencari produk perencanaan pajak dengan biaya yang lebih terjangkau.
  • Aksi korporasi ini berpotensi melahirkan ratusan hingga ribuan jutawan baru dari kalangan internal.

Persiapan matang yang dilakukan oleh para karyawan menunjukkan bahwa mereka sangat mengantisipasi perubahan status finansial mereka secara drastis. Setelah perusahaan melantai di bursa, nilai kepemilikan saham mereka akan meningkat tajam secara resmi.

Berikut adalah ringkasan data penting terkait rencana penawaran umum perdana (IPO) yang akan dilakukan oleh SpaceX dalam waktu dekat.

Komponen IPO Detail Informasi
Jumlah Saham yang Dilepas 555,6 Juta Lembar
Harga Per Saham US$135
Target Dana Dihimpun US$75 Miliar (Rp1.344 Triliun)
Target Valuasi Perusahaan US$1,75 Triliun - US$1,8 Triliun
Kode Saham di Bursa SPCX
Lokasi Pencatatan Nasdaq & Nasdaq Texas

Data di atas memperlihatkan skala masif dari rencana bisnis SpaceX yang melampaui standar IPO pada umumnya di industri teknologi global. Kesuksesan langkah ini akan semakin mengukuhkan posisi Elon Musk di puncak industri antariksa komersial.

Meskipun terdapat berbagai tantangan pasar, dukungan dari perbankan besar dan antusiasme internal karyawan menjadi indikator positif bagi perusahaan. Publik kini tengah menunggu pengumuman resmi yang dijadwalkan muncul pertengahan pekan ini.

Artikel terkait

Rekomendasi