Sinopsis Film Criminal: Eksperimen Memori CIA pada Narapidana Sosiopat, Tayang Malam Ini di Trans TV

Sinopsis Film Criminal: Eksperimen Memori CIA pada Narapidana Sosiopat, Tayang Malam Ini di Trans TV
Foto: Sinopsis Film Criminal: Eksperimen Memori CIA pada Narapidana Sosiopat, Tayang Malam Ini di Trans TV. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Film Criminal yang disutradarai oleh Ariel Vromen mengisahkan tentang proses pemindahan ingatan seorang agen CIA ke dalam otak seorang narapidana sosiopat. Prosedur tersebut ditujukan untuk mencegah perang nuklir yang mengancam dunia. Dr. Franks bertugas mentransfer ingatan itu ke Jerico Stewart dengan harapan menemukan lokasi rahasia agen Bill Pope. Film ini menampilkan bintang besar seperti Kevin Costner dan Gal Gadot dan akan tayang di Trans TV pada Kamis, 28 Mei 2026.

Bagaimana jika ingatan seorang agen rahasia dunia dipindahkan ke otak narapidana? Pertanyaan inilah yang melandasi cerita film aksi-thriller Criminal yang dirilis pada 2016. Dalam arahan Ariel Vromen, film ini bukan hanya sekedar aksi tetapi juga menyajikan eksperimen psikologis dalam ketegangan spionase tingkat tinggi. Film ini semakin menarik dengan kehadiran aktor ternama seperti Ryan Reynolds, Gary Oldman, dan Tommy Lee Jones.

Film Criminal yang dibintangi oleh Kevin Costner, Ryan Reynolds, Gary Oldman, Tommy Lee Jones, dan Gal Gadot akan menyapa penonton pada Kamis (28/5/2026) pukul 22.00 WIB di Trans TV. Berikut ulasan tentang cerita seru dari film ini.

Adegan Awal dan Konflik Utama

Cerita dimulai ketika Bill Pope (Ryan Reynolds), agen CIA, dalam misi krusial di London. Sayangnya, dia harus meregang nyawa di tangan sindikat teroris sebelum bisa mengungkap keberadaan seorang hacker penting bernama "The Dutchman".

Kehilangan Pope membuat CIA kehilangan satu-satunya kemungkinan untuk mencegah pecahnya perang nuklir. Dalam situasi putus asa ini, Quaker Wells (Gary Oldman) sebagai petinggi CIA, memutuskan langkah berani dengan melibatkan Dr. Franks (Tommy Lee Jones), seorang ahli saraf.

Dr. Franks diminta untuk melakukan prosedur medis berisiko tinggi yang belum teruji sebelumnya: mentransfer memori Pope ke dalam otak orang lain.

Pilihan akhirnya jatuh pada Jerico Stewart (Kevin Costner), seorang narapidana berbahaya yang mengalami kerusakan otak langka. Kondisi ini membuat Jerico tidak memiliki empati atau emosi, menjadikannya subjek yang dianggap ideal sebagai "kanvas kosong".

Peran Jerico Stewart dan Dinamika Karakter

Namun, setelah prosedur selesai, kekacauan terjadi. Jerico tidak hanya menyerap informasi rahasia Pope, tetapi juga merasakan emosi, cinta, dan trauma yang dimiliki oleh sang agen rahasia tersebut. "Monster" ini kini berjuang dengan waktu, menghadapi ancaman teroris sekaligus konflik batin dengan nurani baru yang mulai muncul.

Kejutan dari performa Kevin Costner patut diacungi jempol. Dalam film ini, Costner berhasil keluar dari peran-peran yang biasanya sebagai pria baik-baik.

Berbekal ingatan Pope, Jerico harus menemukan jalan untuk menyelamatkan dunia dari ancaman perang nuklir yang semakin mendekat. Akankah dia berhasil mengatasi tantangan dan konflik dalam diri serta lingkungannya?

```

Artikel terkait

Rekomendasi