Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) masih menjadi salah satu incaran utama bagi calon mahasiswa dalam seleksi sekolah kedinasan tahun ini. Sekolah tinggi di bawah naungan Kementerian Keuangan ini rencananya akan membuka penerimaan mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi yang berbeda.
Kabar mengenai skema penerimaan tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat antara Badan Layanan Umum Kementerian Keuangan (BLU Kemenkeu) dengan Komisi XI DPR pada Senin (25/5/2026). Adapun ketiga jalur yang dipersiapkan bagi para pelamar adalah jalur reguler, jalur afirmasi, dan jalur pembibitan.
Pihak Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa mereka telah mengajukan usulan kuota penerimaan secara resmi. Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) selaku pemegang otoritas seleksi aparatur negara.
Kepastian Jadwal Pembukaan Seleksi PKN STAN
Hingga saat ini, jadwal pasti mengenai kapan pendaftaran mahasiswa baru PKN STAN akan dibuka memang belum dapat dipastikan secara mendetail. Kemenkeu masih menunggu arahan dan informasi resmi terkait koordinasi seleksi serentak yang diatur oleh KemenPAN-RB.
Meski tanggal pastinya belum dirilis, calon pendaftar sudah bisa mulai memahami rangkaian proses seleksi yang akan dihadapi. Berikut adalah tahapan seleksi yang diperkirakan akan berlangsung pada tahun ini.
Tahapan seleksi mahasiswa baru PKN STAN meliputi beberapa fase penting sebagai berikut:
- Seleksi administrasi yang mencakup proses pendaftaran daring serta verifikasi dokumen para pelamar.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diselenggarakan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
- Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI) di bawah koordinasi Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional dan Penjaminan Mutu.
- Rangkaian tes kesehatan, tes kebugaran fisik, hingga tahap akhir berupa wawancara.
Pada tahap wawancara, penilaian akan melibatkan para asesor profesional dan talenta dari internal Kementerian Keuangan. Sementara itu, tes fisik seperti lari dan shuttle run akan mendapatkan dukungan tenaga medis dari dokter pemerintah dan personel TNI.
Terkait ambang batas nilai atau passing grade untuk tahap SKD, kewenangannya sepenuhnya berada di tangan pihak BKN. Setelah nilai keluar, PKN STAN akan menerima daftar kandidat yang dinyatakan memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Rencana Daya Tampung Berdasarkan Program Studi
Kementerian Keuangan telah merancang usulan kuota mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026 yang dibagi ke dalam beberapa program studi unggulan. Usulan ini mencakup jenjang Diploma 4 (D4) dan Diploma 3 (D3) dengan pembagian jalur yang spesifik.
Berikut adalah rincian usulan kuota penerimaan untuk jenjang Diploma 4 (D4) pada setiap jalur:
| Program Studi D4 | Reguler | Afirmasi | Pembibitan | Total Kuota |
|---|---|---|---|---|
| Akuntansi Sektor Publik (ASP) | 217 | 50 | 63 | 330 |
| Manajemen Keuangan Negara (MKN) | 163 | 35 | 72 | 270 |
| Manajemen Aset Publik (MAP) | 50 | 15 | 35 | 100 |
Berdasarkan tabel di atas, total kuota yang diusulkan untuk ketiga program studi D4 tersebut mencapai 700 kursi. Rincian akumulasinya terdiri dari 430 kursi jalur reguler, 100 kursi jalur afirmasi, dan 170 kursi melalui jalur pembibitan.
Selain jenjang sarjana terapan, PKN STAN juga mengusulkan daya tampung untuk jenjang Diploma 3. Fokus penerimaan jenjang ini diarahkan pada satu program studi spesifik dengan skema jalur tunggal.
Rincian kuota untuk jenjang Diploma 3 (D3) Akuntansi adalah sebagai berikut:
- Kuota Jalur Reguler: 300 orang pendaftar.
- Kuota Jalur Afirmasi: Tidak tersedia (0).
- Kuota Jalur Pembibitan: Tidak tersedia (0).
- Total keseluruhan untuk Prodi D3 Akuntansi: 300 kursi.
Penerimaan untuk jenjang D3 tahun ini memang direncanakan hanya melalui satu pintu pendaftaran saja. Hal ini berbeda dengan jenjang D4 yang memiliki komposisi jalur lebih bervariasi untuk calon mahasiswa.
Secara keseluruhan, jika menggabungkan seluruh jenjang dan jalur masuk, Kemenkeu menargetkan total 1.000 calon mahasiswa baru. Jumlah ini diharapkan dapat menjaring talenta-talenta terbaik untuk dididik menjadi tenaga ahli di bidang keuangan negara.