Sarwendah Buka Suara soal Konflik dengan Ruben Onsu: Mengejutkan, Kasihan Anak-Anak

Sarwendah Buka Suara soal Konflik dengan Ruben Onsu: Mengejutkan, Kasihan Anak-Anak
Foto: Sarwendah Buka Suara soal Konflik dengan Ruben Onsu: Mengejutkan, Kasihan Anak-Anak. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Sarwendah akhirnya angkat bicara mengenai perselisihan yang sedang terjadi dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Melalui sambungan telepon, ia menyampaikan keinginannya agar masalah tersebut dapat segera dituntaskan.

Harapan ini ia sampaikan saat memberikan pernyataan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin, 1 Juni 2026. Sarwendah menekankan pentingnya kedua belah pihak untuk kembali mematuhi poin-poin yang telah disepakati bersama sebelumnya.

"Semoga semuanya bisa diselesaikan dengan baik-baik, sesuai dengan kesepakatan," ujar Sarwendah dalam sesi panggilan video tersebut. Ia mengaku sangat mengkhawatirkan dampak dari polemik yang berkepanjangan ini terhadap perkembangan mental buah hatinya.

Fokus utama Sarwendah saat ini adalah menjaga perasaan dan masa depan anak-anak mereka agar tidak terbebani konflik orang tua. "Karena sekali lagi dan terus-menerus saya selalu memikirkan kasihan dengan anak-anak saya," tambahnya dengan nada prihatin.

Alasan di Balik Penghentian Nafkah Bulanan

Perseteruan ini mencuat ke publik setelah muncul kabar mengenai penghentian jatah bulanan dari pihak Ruben Onsu. Ruben dikabarkan mengambil langkah tersebut sebagai bentuk protes karena merasa sulit untuk bertemu dengan anak-anaknya.

Berdasarkan perjanjian yang telah dibuat, Ruben seharusnya memiliki hak untuk menemui anak-anaknya minimal tiga kali dalam sepekan. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa ia tidak mendapatkan hak akses tersebut sesuai dengan jadwal yang dijanjikan.

Ruben dilaporkan telah berupaya menghubungi Sarwendah maupun anak-anaknya secara langsung untuk mencari solusi. Karena tidak membuahkan hasil, penghentian dukungan finansial bulanan menjadi jalan yang ia ambil hingga hak asuh atau jadwal pertemuan dipatuhi.

Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi inti permasalahan dalam konflik tersebut:

  • Akses Pertemuan Anak: Ruben Onsu merasa dipersulit untuk bertemu anak-anaknya meski sudah ada jadwal rutin tiga kali seminggu.
  • Komitmen Kesepakatan: Sarwendah mendesak agar semua pihak konsisten menjalankan perjanjian yang telah ditandatangani pasca-perceraian.
  • Dampak Psikologis: Kedua pihak sama-sama mengkhawatirkan kondisi mental anak-anak akibat pemberitaan dan konflik yang memanas.
  • Tindakan Protes: Penghentian jatah bulanan dilakukan Ruben sebagai respons atas sulitnya komunikasi dan pertemuan dengan sang buah hati.

Poin-poin di atas menunjukkan adanya ketidaksinkronan dalam menjalankan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya oleh kedua belah pihak. Hal inilah yang memicu pihak Sarwendah, melalui kuasa hukumnya, untuk memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.

Fokus Sarwendah pada Pekerjaan

Setelah memberikan pernyataan singkat, Sarwendah segera mengakhiri pembicaraan karena harus melanjutkan rutinitas pekerjaannya. Ia menegaskan bahwa saat ini dirinya tetap fokus mencari nafkah melalui berbagai kegiatan, termasuk melakukan siaran langsung atau live.

"Terima kasih ya. Maaf nih saya harus kembali bekerja, mencari duit halal kan," tutup mantan personel Cherrybelle tersebut. Ia berharap publik dapat memahami posisinya yang sedang berjuang menyeimbangkan urusan keluarga dan karier profesionalnya.

Ringkasan detail mengenai peristiwa pernyataan Sarwendah tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:

Detail Informasi Keterangan
Waktu Pernyataan Senin, 1 Juni 2026
Lokasi Pernyataan Cilandak, Jakarta Selatan
Media Komunikasi Sambungan Video Call
Tujuan Utama Menyelesaikan polemik sesuai kesepakatan demi anak-anak

Data tersebut merangkum momen penting saat Sarwendah memberikan klarifikasi mengenai hubungannya dengan Ruben Onsu yang sedang memanas. Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan ada titik temu yang baik bagi keutuhan psikologis anak-anak mereka di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi