Sebuah insiden tak terduga menimpa seekor sapi kurban milik Sutrisno (56) di Dusun Ardilangu, Desa Ngembeh, Dlanggu, Mojokerto. Hewan ternak tersebut terperosok ke dalam lubang septic tank yang cukup dalam.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos 1 Mojoanyar BPBD Kabupaten Mojokerto segera dikerahkan ke lokasi untuk menyelamatkan hewan tersebut. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga lebih dari tiga jam.
Kendala Evakuasi di Lubang yang Sempit
Petugas menghadapi tantangan berat karena diameter lubang septic tank hanya berkisar satu meter. Ukuran yang sangat terbatas ini menyulitkan tim saat berupaya mengikat tubuh sapi yang berada di dasar lubang.
Kedalaman lubang yang mencapai enam meter juga menjadi faktor penyulit lainnya bagi para petugas. Dua personel Damkar bahkan harus turun langsung ke dasar lubang untuk memasang tali pengaman pada tubuh sapi.
Beberapa faktor utama yang menghambat proses penyelamatan antara lain:
- Diameter Lubang: Ukuran lubang yang hanya satu meter sangat sempit dibandingkan besar tubuh sapi.
- Kondisi Hewan: Sapi dalam keadaan sangat lemas sehingga sulit untuk diposisikan dengan benar.
- Masalah Teknis: Tali pengait sempat terlepas beberapa kali saat proses penarikan dilakukan.
- Pasokan Udara: Kedalaman lubang yang mencapai enam meter membuat oksigen di dasar sangat terbatas.
Kombinasi faktor fisik lubang dan kondisi kesehatan sapi membuat tim di lapangan harus bekerja dengan ekstra hati-hati. Keberhasilan evakuasi ini sangat bergantung pada ketepatan teknik pengangkatan yang digunakan.
Penggunaan Alat Berat dan Blower Oksigen
Untuk mengangkat beban sapi yang berat, tim menggunakan dua tripod katrol sekaligus. Sukamto, Komandan Damkar Pos 1 Mojoanyar, menjelaskan bahwa koordinasi belasan petugas dan relawan sangat krusial dalam tahap ini.
Petugas juga sempat menyalakan mesin blower guna menambah pasokan oksigen ke dalam lubang. Langkah ini diambil agar sapi tetap bertahan hidup mengingat kondisinya yang mulai melemas di bawah sana.
Berikut adalah ringkasan waktu dan detail kejadian tersebut:
| Detail Informasi | Keterangan Kejadian |
|---|---|
| Waktu Mulai Evakuasi | Sekitar pukul 16.00 WIB |
| Waktu Selesai Evakuasi | Sekitar pukul 19.20 WIB |
| Kedalaman Lubang | Kurang lebih 6 meter |
| Peralatan Utama | Dua tripod katrol dan mesin blower |
| Kondisi Akhir Sapi | Selamat namun dalam kondisi lemas |
Data di atas menunjukkan betapa alotnya perjuangan tim penyelamat demi mengeluarkan sapi dari situasi berbahaya. Meskipun memakan waktu lama, kerja keras tim membuahkan hasil yang positif.
Proses penarikan sapi ke permukaan memerlukan tenaga ekstra dari seluruh petugas dan relawan yang hadir. Hal ini disebabkan ukuran tubuh sapi yang ternyata jauh lebih lebar dibandingkan mulut lubang septic tank.
Setelah berjuang sejak sore hingga malam hari, sapi tersebut akhirnya berhasil diangkat dalam kondisi hidup. Meski selamat, hewan kurban itu tampak sangat lemas begitu mencapai permukaan tanah akibat terjepit dan kekurangan oksigen.