William Saliba kini tengah menikmati masa keemasan dalam karier sepak bolanya. Bek tengah andalan Arsenal tersebut menyatakan dengan penuh percaya diri bahwa dirinya termasuk dalam jajaran bek terbaik di dunia saat ini.
Keyakinan ini muncul setelah Saliba berhasil membantu Arsenal mengamankan gelar juara Liga Inggris musim 2025/26. Sepanjang musim tersebut, pemain asal Prancis ini menunjukkan performa yang sangat konsisten dengan mencatatkan 31 penampilan.
Kini, di usianya yang menginjak 25 tahun, Saliba sedang bersiap untuk membela Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2026. Ia merasa pencapaiannya sejauh ini telah membuktikan kualitas yang ia miliki di level tertinggi.
"Saya percaya bahwa saya adalah salah satu bek terbaik di dunia," ujar Saliba seperti yang dikutip dari laporan Tribuna. Menurutnya, penilaian publik akan datang dengan sendirinya seiring dengan keberhasilan meraih berbagai trofi bergengsi.
Perjalanan Panjang Menuju Puncak
Kesuksesan yang diraih Saliba saat ini tidak didapatkan dengan cara yang instan. Sejak didatangkan oleh Arsenal pada tahun 2019, ia harus melalui masa peminjaman di beberapa klub seperti Saint-Etienne, Nice, dan Marseille.
Meski sempat kesulitan menembus tim utama di awal kedatangannya, Saliba tidak pernah menyerah. Ia terus mengasah kemampuannya hingga akhirnya menjadi pilar pertahanan yang tak tergantikan bagi skuad Meriam London.
Berikut adalah ringkasan perjalanan karier William Saliba bersama Arsenal:
- Tahun Bergabung: Resmi direkrut Arsenal pada tahun 2019 dari Saint-Etienne.
- Masa Peminjaman: Sempat dipinjamkan kembali ke Saint-Etienne, lalu ke Nice dan Marseille untuk menambah jam terbang.
- Pencapaian Utama: Menjadi sosok kunci dalam keberhasilan Arsenal merengkuh gelar juara Liga Inggris musim 2025/26.
- Durasi Kontrak: Berkomitmen jangka panjang di Emirates Stadium dengan kontrak yang berlaku hingga musim panas 2030.
Data tersebut menunjukkan betapa gigihnya perjuangan Saliba untuk mendapatkan tempat di skuad utama. Ia sadar betul bahwa bakat saja tidak cukup tanpa kerja keras dan pembuktian di lapangan hijau.
Menghindari Sikap Puas Diri
Walaupun namanya kini tengah melambung tinggi, Saliba menegaskan bahwa dirinya tidak ingin bersikap sombong. Ia sangat memahami betapa kompetitifnya dunia sepak bola profesional yang bisa berubah dengan sangat cepat.
"Sepak bola bergerak terlalu dinamis. Jika Anda merasa sudah puas dengan apa yang diraih, maka pemain lain akan segera datang untuk menggantikan posisi Anda," ungkap Saliba dengan bijak.
Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus waspada dan menjaga fokusnya agar performanya tidak menurun. Baginya, mempertahankan level permainan di puncak jauh lebih sulit daripada sekadar mencapainya.
Saat ini, Saliba masih terikat kontrak panjang bersama Arsenal hingga tahun 2030 mendatang. Hal ini menunjukkan kepercayaan besar klub terhadap kemampuannya untuk mengawal lini pertahanan dalam jangka waktu yang lama.