Rusia Hujani Kyiv dengan Rudal Masif, Balas Dendam Mengejutkan Atas Drone Ukraina 2026

Rusia Hujani Kyiv dengan Rudal Masif, Balas Dendam Mengejutkan Atas Drone Ukraina 2026
Foto: Rusia Hujani Kyiv dengan Rudal Masif, Balas Dendam Mengejutkan Atas Drone Ukraina 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Gelombang serangan udara masif yang melibatkan rudal dan pesawat tanpa awak kembali menghantam Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu (24/5/2026) dini hari. Aksi militer Rusia ini mengakibatkan satu warga sipil kehilangan nyawa dan sedikitnya 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Serangan besar-besaran ini terjadi tak lama setelah pihak Moskwa melontarkan ancaman keras untuk melakukan aksi balasan atas serangan mematikan yang dilancarkan Ukraina di wilayah timur. Melansir laporan dari AFP, suara dentuman ledakan yang sangat keras terdengar terus-menerus memecah kesunyian malam di berbagai penjuru Kyiv.

Rincian mengenai jenis persenjataan yang digunakan Rusia dalam serangan ini meliputi:

  • Pesawat tak berawak atau drone bunuh diri yang menyerang secara berkelompok.
  • Rudal jelajah yang diluncurkan dari berbagai arah.
  • Rudal balistik dengan daya hancur tinggi yang menyasar pusat kota.

Mykola Kalashnyk selaku Kepala Administrasi Kementerian Regional Ukraina mengonfirmasi bahwa ibu kota kembali menjadi target utama serangan musuh dalam skala yang sangat besar. Getaran kuat akibat ledakan bahkan dirasakan di sebuah gedung hunian yang letaknya cukup berdekatan dengan distrik pemerintahan.

Dampak Kerusakan dan Evakuasi Warga

Kepanikan melanda warga sipil yang langsung bergegas mencari perlindungan ke stasiun-stasiun kereta bawah tanah (metro) sesaat setelah alarm peringatan udara berbunyi. Otoritas setempat mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak meninggalkan tempat perlindungan karena proyektil yang jatuh telah memicu titik-titik api di pemukiman.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, menjelaskan bahwa hampir seluruh distrik di wilayahnya terkena dampak buruk dari serangan ini. Salah satu insiden memilukan terjadi ketika sebuah gedung sekolah hancur berkeping-keping dan terbakar akibat hantaman rudal.

Beberapa lokasi fasilitas publik yang terdampak serangan tersebut antara lain:

  • Bangunan sekolah yang menjadi sasaran langsung dan memicu kebakaran hebat.
  • Gedung pusat bisnis yang mengalami kerusakan struktural cukup parah.
  • Ruang penampungan di dalam gedung bisnis tempat sejumlah warga sempat terjebak di dalamnya.

Upaya evakuasi terus dilakukan oleh tim penyelamat untuk memastikan tidak ada warga yang masih tertimbun reruntuhan bangunan. Melalui saluran Telegram pribadinya, pejabat setempat bernama Tkachenko menegaskan bahwa ibu kota memang menjadi sasaran utama rudal balistik pagi ini.

Pemicu Serangan Balasan Rusia

Sebelum peristiwa ini terjadi, Pemerintah Ukraina dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kyiv sebenarnya sudah merilis peringatan dini akan adanya potensi agresi udara. Hal ini merujuk pada janji Kremlin untuk menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan di wilayah kendali Rusia di Ukraina timur.

Eskalasi konflik ini dipicu oleh serangan drone Ukraina sebelumnya yang menyasar wilayah pendudukan Rusia di bagian timur negara tersebut. Moskwa mengklaim bahwa serangan udara pihak Ukraina telah menghancurkan sebuah asrama mahasiswa dan menewaskan sekitar 18 orang.

Data Insiden Keterangan Statistik
Korban Jiwa di Kyiv 1 Orang Meninggal Dunia
Korban Luka di Kyiv 20 Orang Luka-luka
Klaim Korban di Wilayah Timur 18 Orang (Versi Rusia)
Waktu Serangan Minggu Dini Hari, 24 Mei 2026

Data tersebut menunjukkan tingginya intensitas serangan yang dialami kedua belah pihak dalam beberapa waktu terakhir. Meski Ukraina memiliki sistem pertahanan yang cukup mumpuni terhadap drone, mereka dilaporkan masih kesulitan dalam menangkal gempuran rudal balistik yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Artikel terkait

Rekomendasi