Ruben Onsu Minta Uang Cicilan Balik Jika Sarwendah Ambil Rumah Cilandak, Ini Faktanya!

Ruben Onsu Minta Uang Cicilan Balik Jika Sarwendah Ambil Rumah Cilandak, Ini Faktanya!
Foto: Ruben Onsu Minta Uang Cicilan Balik Jika Sarwendah Ambil Rumah Cilandak, Ini Faktanya!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Konflik yang tengah terjadi antara pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah kini semakin meruncing dan tidak lagi sebatas mengenai hak asuh buah hati mereka. Persoalan mengenai pembagian aset atau harta bersama menjadi babak baru yang cukup pelik, terutama terkait tempat tinggal yang saat ini dihuni oleh Sarwendah.

Salah satu properti yang menjadi titik utama perselisihan adalah rumah yang berlokasi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Melalui kuasa hukumnya, Ruben Onsu mengungkapkan kegelisahan terkait status rumah tersebut serta pengakuan atas kontribusi yang telah ia berikan selama ini.

Kekhawatiran Ruben Terhadap Perspektif Anak

Ruben Onsu melalui pengacaranya menyatakan rasa khawatir apabila perannya sebagai seorang ayah dalam membangun aset untuk keluarga tidak disampaikan secara jujur kepada anak-anaknya. Ia merasa perlu memastikan bahwa anak-anak mengetahui segala jerih payah yang telah ia lakukan selama ini.

Minola Sebayang, yang bertindak sebagai kuasa hukum Ruben Onsu, menegaskan bahwa kliennya tidak ingin anak-anak memiliki persepsi yang keliru mengenai sosok ayah mereka. Ia berharap tidak ada anggapan bahwa Ruben tidak memberikan kontribusi nyata dalam penyediaan fasilitas hidup bagi anak-anak.

Kekhawatiran ini muncul karena saat ini anak-anak berada dalam pengasuhan penuh ibunya, sehingga Ruben merasa rentan terhadap narasi yang mungkin berkembang di lingkungan tersebut. "Ruben sangat khawatir jika anak-anak nantinya berpikir bahwa ayahnya tidak berbuat apa-apa atau tidak memberikan kontribusi pada rumah tersebut," jelas Minola saat ditemui di Jakarta Selatan.

Pihak Ruben menekankan beberapa poin krusial terkait kepemilikan aset rumah tersebut:

  • Perlu adanya transparansi mengenai kontribusi pembayaran cicilan yang telah dilakukan Ruben dari awal pembelian.
  • Adanya kejelasan pembagian peran jika rumah tersebut memang ingin diwariskan atau diserahkan sepenuhnya kepada anak-anak mereka.
  • Penegasan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan merupakan bentuk tanggung jawab Ruben sebagai kepala keluarga sekaligus orang tua.
  • Harus ada kesepakatan tertulis agar tidak ada klaim sepihak di masa depan mengenai asal-usul kepemilikan properti di Cilandak tersebut.

Penjelasan di atas menjadi dasar bagi pihak Ruben untuk menuntut adanya pengakuan yang adil atas biaya yang sudah dikeluarkan selama periode pernikahan mereka berlangsung.

Opsi Pengembalian Dana Cicilan

Terkait penyelesaian masalah rumah di Cilandak ini, pihak Ruben Onsu menawarkan sebuah solusi yang bersifat adil bagi kedua belah pihak. Jika memang tujuan akhirnya adalah menyerahkan rumah tersebut kepada anak-anak, maka kontribusi antara Ruben dan Sarwendah harus dirinci secara transparan.

Minola menjelaskan bahwa skema yang adil adalah dengan menghitung berapa lama Ruben telah membayar cicilan tersebut hingga saat ini. Jika Ruben sudah membayar dari awal hingga pertengahan jalan, maka sisa pelunasannya bisa dilanjutkan oleh Sarwendah.

Namun, situasinya akan berbeda jika Sarwendah berkeinginan untuk memiliki rumah tersebut sepenuhnya secara pribadi. Ruben tidak akan menghalangi keinginan tersebut, tetapi dengan satu syarat finansial yang harus dipenuhi oleh pihak mantan personil Cherrybelle itu.

Pihak Ruben meminta agar seluruh uang cicilan yang telah dikeluarkan oleh sang presenter selama ini dikembalikan oleh Sarwendah jika ia ingin mengeklaim rumah itu miliknya sendiri. Hal ini dianggap sebagai langkah yang wajar untuk menjaga keadilan dari sisi ekonomi dan jerih payah yang sudah tertanam.

Berikut adalah rincian opsi yang ditawarkan oleh pihak Ruben Onsu terkait penyelesaian aset rumah:

Opsi Penyelesaian Kondisi dan Konsekuensi
Penyerahan kepada Anak Kontribusi pembayaran dari awal hingga akhir harus diperjelas perannya antara Ruben dan Sarwendah.
Kepemilikan Penuh Sarwendah Sarwendah wajib mengembalikan seluruh uang cicilan yang sudah dibayarkan oleh Ruben selama ini.
Pembagian Berimbang Melanjutkan sisa cicilan hingga lunas agar ada pembagian hak yang jelas sesuai porsi pembayaran masing-masing.

Daftar tabel di atas merangkum skenario yang diajukan oleh kuasa hukum Ruben untuk menghindari adanya klaim sepihak yang merugikan salah satu pihak di masa mendatang.

Tanggapan dari Pihak Sarwendah

Sebelum tuntutan ini mencuat ke publik, pihak Sarwendah melalui kuasa hukumnya sempat memberikan pernyataan yang berbanding terbalik. Mereka membongkar fakta bahwa menurut versi mereka, Ruben Onsu sudah tidak lagi melakukan pembayaran cicilan atas rumah Cilandak tersebut.

Pihak Sarwendah mengeklaim bahwa beban finansial untuk rumah yang ia tempati bersama anak-anak saat ini sudah tidak lagi ditanggung oleh Ruben. Hal inilah yang memicu perdebatan mengenai siapa yang sebenarnya memiliki andil lebih besar dalam pelunasan properti mewah tersebut.

Merespons hal tersebut, Minola Sebayang mempertanyakan logika jika rumah itu diklaim murni hasil kerja keras Sarwendah tanpa melibatkan peran Ruben. "Jika rumah itu diklaim tanpa ada andil Ruben sama sekali, tentu sangat wajar apabila Ruben meminta uang yang sudah ia setorkan selama ini dikembalikan," tegasnya.

Perselisihan ini menambah daftar panjang ketegangan antara keduanya setelah sebelumnya Ruben juga memberikan pernyataan menohok soal nafkah. Ruben mengaku sempat menghentikan pemberian nafkah karena merasa dipersulit untuk bertemu dengan buah hatinya sendiri.

Konflik yang kian memanas ini menunjukkan bahwa proses perceraian atau perpisahan mereka tidak hanya menyangkut perasaan, tetapi juga aspek hukum dan ekonomi yang kompleks. Masyarakat pun terus memantau bagaimana akhir dari sengketa rumah Cilandak yang kini menjadi sorotan utama dalam drama perpisahan mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi