Ruben Onsu Jawab Isu Nafkah Anak: Kalau Tidak Sanggup, Serahkan ke Saya (2026)

Ruben Onsu Jawab Isu Nafkah Anak: Kalau Tidak Sanggup, Serahkan ke Saya (2026)
Foto: Ruben Onsu Jawab Isu Nafkah Anak: Kalau Tidak Sanggup, Serahkan ke Saya (2026). (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Presenter Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan tegas terkait pernyataan dari pihak pengacara Sarwendah mengenai nafkah anak. Ia menyatakan kesiapannya untuk mengambil alih penuh tanggung jawab pengasuhan jika sang mantan istri merasa keberatan membiayai kebutuhan buah hati mereka.

Dalam keterangannya pada Minggu, 31 Mei 2026, Ruben menegaskan tidak akan keberatan jika anak-anak harus tinggal bersamanya. Ia merasa mampu membesarkan kedua putrinya sendirian tanpa membebani pihak lain.

Pernyataan Ruben Onsu terkait kesiapan mengurus anak:

  • Menyatakan kesanggupan untuk membesarkan anak-anak secara mandiri.
  • Meminta agar anak-anak diserahkan kepadanya jika pihak Sarwendah merasa tidak sanggup lagi menanggung biaya hidup mereka.
  • Menegaskan komitmennya sebagai ayah yang bertanggung jawab sepanjang hidup anak-anaknya.

Kesiapan ini disampaikan Ruben melalui sambungan panggilan video sebagai respons atas tudingan bahwa dirinya berhenti mengirimkan nafkah sejak akhir tahun 2025.

Kekecewaan Ruben Atas Pengungkapan Masalah Nafkah

Ruben mengaku sangat menyayangkan sikap pihak Sarwendah yang membawa persoalan nafkah ke ranah publik. Baginya, tindakan tersebut seolah mengabaikan kerja keras yang selama ini ia lakukan demi keluarga.

Ia merasa tidak adil jika tanggung jawabnya selama bertahun-tahun hanya dinilai berdasarkan kondisi dalam enam bulan terakhir. Ruben menegaskan bahwa seluruh keringat dan usahanya selama ini didedikasikan sepenuhnya untuk masa depan anak-anak.

Minola Sebayang, yang bertindak sebagai mediator, turut menyampaikan rasa kecewanya terhadap narasi yang berkembang. Menurutnya, pemberitaan tersebut sengaja dibuat untuk membentuk opini negatif atau framing bahwa Ruben adalah sosok ayah yang tidak bertanggung jawab.

Alasan di Balik Penghentian Nafkah

Pihak Ruben Onsu menjelaskan bahwa keputusan menghentikan aliran dana tersebut bukanlah tanpa alasan yang kuat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk aksi protes lantaran Ruben merasa dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya sendiri.

Minola menjelaskan bahwa kliennya merasa hak untuk bertemu anak tidak terpenuhi meskipun ia telah menjalankan kewajiban nafkah secara maksimal. Bahkan, Ruben disebut sering memberikan nafkah dalam jumlah yang melebihi kesepakatan seharusnya.

Detail mengenai situasi nafkah dan hak asuh saat ini:

Konteks Masalah Penjelasan Pihak Ruben Onsu
Status Nafkah Dihentikan sementara sejak akhir 2025 sebagai bentuk aksi protes.
Alasan Utama Akses komunikasi dan pertemuan dengan anak-anak yang dibatasi atau sulit didapat.
Tawaran Solusi Ruben bersedia mengambil alih seluruh hak asuh dan biaya hidup sepenuhnya.

Tabel di atas merangkum poin-poin utama yang menjadi dasar keberatan Ruben Onsu terhadap tudingan yang dilayangkan pihak lawan.

Menutup pernyataannya, Ruben Onsu mengaku hanya bisa berserah diri menghadapi situasi pelik ini. Ia memastikan bahwa apa yang ia sampaikan adalah fakta yang sebenarnya terjadi tanpa dilebih-lebihkan maupun dikurangi.

Artikel terkait

Rekomendasi