Universitas Airlangga (Unair) secara resmi mengumumkan hasil seleksi jalur UTBK-SNBT 2026 dengan angka kompetisi yang cukup signifikan. Dari total 69.620 pendaftar yang memperebutkan kursi di kampus ini, hanya sebanyak 2.771 peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Menariknya, tren tahun ini menunjukkan bahwa persaingan masuk ke program studi vokasi justru melampaui tingkat keketatan program sarjana. Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan, mengungkapkan bahwa fenomena ini menjadi catatan penting dalam pelaksanaan seleksi tahun ini.
Daftar Program Studi dengan Persaingan Terketat
Persaingan masuk ke Unair terbilang sangat kompetitif dengan angka keketatan yang menyentuh angka satu persen pada beberapa prodi pilihan. Posisi puncak prodi paling sulit ditembus ditempati oleh D3 Keperawatan, diikuti oleh program studi berbasis bisnis digital dan kedokteran.
Berikut adalah rincian program studi di Unair dengan tingkat keketatan tertinggi pada SNBT 2026:
- D3 Keperawatan: Menjadi prodi paling kompetitif dengan tingkat keketatan hanya 1,15 persen.
- D4 Akuntansi Bisnis Digital: Berada di posisi kedua dengan tingkat persaingan sebesar 1,20 persen.
- S1 Kedokteran: Memiliki tingkat keketatan 3,11 persen bagi para calon dokter masa depan.
- S1 Kedokteran FIKKIA Banyuwangi: Prodi yang berlokasi di Kampus Banyuwangi ini mencatatkan angka 3,67 persen.
- S1 Psikologi: Menutup daftar prodi terketat dengan tingkat persaingan mencapai 3,98 persen.
Data di atas menunjukkan bahwa minat calon mahasiswa terhadap pendidikan vokasi semakin meningkat tajam. Hal ini terlihat dari rendahnya persentase penerimaan yang menandakan rasio antara pendaftar dan daya tampung yang sangat timpang.
Rerata Nilai UTBK Tertinggi di Unair
Selain tingkat keketatan, Unair juga merilis data mengenai nilai rata-rata tertinggi yang diperoleh peserta pada masing-masing rumpun ilmu. S1 Kedokteran kembali mengukuhkan posisinya sebagai program studi dengan standar nilai masuk paling tinggi di antara prodi lainnya.
Informasi mengenai rata-rata nilai UTBK tertinggi berdasarkan kategori prodi dapat dilihat di bawah ini:
| Kategori Program Studi | Nama Program Studi | Rata-Rata Nilai UTBK |
|---|---|---|
| S1 Saintek | S1 Kedokteran | 730,45 |
| S1 Soshum | S1 Akuntansi | 684,33 |
| Vokasi | D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) | 659,76 |
Nilai rata-rata tersebut mencerminkan kualitas input mahasiswa baru Unair yang memiliki kompetensi akademik unggul. Program studi Kedokteran secara konsisten mempertahankan predikatnya sebagai prodi dengan rerata nilai tertinggi dari tahun ke tahun.
Dominasi Perempuan dan Sebaran Asal Mahasiswa
Hasil seleksi SNBT 2026 di Unair juga menunjukkan komposisi menarik dari sisi gender calon mahasiswa baru yang diterima. Sebanyak 64,42 persen dari total peserta yang lolos seleksi merupakan perempuan, yang tersebar di berbagai fakultas.
Para calon mahasiswa baru ini datang dari latar belakang wilayah yang sangat luas, mencakup 31 provinsi di Indonesia. Meskipun pusat pendidikan berada di Jawa Timur, Unair membuktikan jangkauannya yang luas hingga ke wilayah Papua Barat.
Selain itu, Unair tetap berkomitmen terhadap pemerataan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan finansial. Terbukti dari adanya 470 peserta dari jalur KIP Kuliah yang berhasil menembus seleksi ketat di kampus ini.