Relokasi RPH ke Tambak Osowilangun Sukses, Pelanggan Setia Tetap Ramai di 2026

Relokasi RPH ke Tambak Osowilangun Sukses, Pelanggan Setia Tetap Ramai di 2026
Foto: Relokasi RPH ke Tambak Osowilangun Sukses, Pelanggan Setia Tetap Ramai di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk merelokasi Rumah Potong Hewan (RPH) dari wilayah Pegirian ke Tambak Osowilangun sempat memicu gelombang protes. Pada awal tahun 2026, para tukang jagal serta pedagang daging menyatakan keberatan mereka terhadap pemindahan fasilitas tersebut.

Meskipun sempat diwarnai aksi penolakan, nyatanya operasional RPH tetap berjalan kondusif saat momen penting seperti Hari Raya Iduladha 2026. Minat masyarakat untuk menggunakan jasa pemotongan hewan di fasilitas milik pemerintah ini tetap terpantau tinggi.

Relokasi RPH Surabaya ke Tambak Osowilangun

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, menjelaskan bahwa pemindahan aktivitas ke lokasi baru dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan. Proses perpindahan operasional pemotongan sapi dimulai secara resmi pada 1 Juni 2026.

Pihak manajemen sengaja memilih waktu setelah hari raya untuk memberikan kesempatan penyelesaian fasilitas penunjang. Menurut Fajar, masih ada beberapa sarana dan prasarana di Tambak Osowilangun yang perlu disempurnakan hingga akhir Mei.

Fajar juga mengakui adanya dinamika di lapangan terkait kebijakan relokasi yang sempat ditentang keras oleh para pelaku usaha daging. Namun, ia merasa lega karena loyalitas para pelanggan tetap terjaga meski lokasi pemotongan berpindah.

Ia mensyukuri fakta bahwa para pelanggan setia tidak meninggalkan layanan RPH Surabaya meskipun harus menyesuaikan diri dengan alamat baru. Kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan RPH rupanya lebih kuat dibandingkan kendala jarak lokasi.

Data Operasional Selama Iduladha 2026

Sepanjang periode libur panjang Iduladha tahun ini, RPH Surabaya mencatatkan kinerja yang cukup impresif dengan melayani banyak permintaan penyembelihan. Total terdapat 180 ekor sapi kurban yang masuk ke daftar antrean jasa potong di sana.

Berikut adalah rincian jumlah hewan kurban yang disembelih selama periode hari raya :

  • Rabu, 27 Mei 2026: Sebanyak 70 ekor sapi telah selesai disembelih pada hari pertama.
  • Kamis, 28 Mei 2026: Tercatat ada 68 ekor sapi yang masuk dalam jadwal pemotongan.
  • Jumat, 29 Mei 2026: Pelayanan terus berlanjut untuk penyembelihan 35 ekor sapi.
  • Sabtu, 30 Mei 2026: Sebanyak 7 ekor sapi terakhir dijadwalkan untuk diproses pada hari penutup.

Data tersebut menjadi bukti nyata bahwa kesibukan di RPH tetap tinggi meski lokasinya telah mengalami pergeseran. Masyarakat tetap memercayakan proses kurban mereka kepada petugas profesional di bawah naungan BUMD Surabaya tersebut.

Layanan dan Tarif Jasa Potong Hewan

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada kesempatan kali ini RPH Surabaya memilih untuk tidak terlibat dalam transaksi jual beli hewan kurban. Fokus utama perusahaan adalah memberikan pelayanan jasa teknis mulai dari penyembelihan hingga pengemasan.

Pihak manajemen telah menyusun skema biaya yang transparan untuk memudahkan para panitia kurban dalam mengelola anggaran mereka. Layanan yang tersedia mencakup pembersihan hingga pengantaran daging sampai ke lokasi tujuan.

Informasi mengenai tarif dan paket layanan yang disediakan oleh RPH Surabaya :

Jenis Layanan Rincian Jasa Estimasi Biaya
Paket Lengkap Potong, kemas, dan kirim ke lokasi Rp 2.800.000 per ekor
Paket Standar Potong dan lepas tulang (boneless) Rp 2.000.000 per ekor

Melalui pilihan paket tersebut, panitia kurban memiliki fleksibilitas untuk tetap melakukan pembagian dan penimbangan secara mandiri. Hal ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin proses penyembelihannya dilakukan secara higienis di RPH.

Fajar menegaskan bahwa pihaknya memegang teguh tiga prinsip utama dalam setiap proses penyembelihan hewan. Pertama adalah memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum dipotong melalui pemeriksaan medis yang ketat.

Kedua, seluruh proses penyembelihan dijamin sesuai dengan tuntunan syariat Islam oleh petugas yang berkompeten. Terakhir, RPH memastikan daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan standar operasional yang terjaga, relokasi ke Tambak Osowilangun diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan di masa depan. Meskipun sempat ada penolakan, stabilitas jumlah pelanggan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama pembeli.

Artikel terkait

Rekomendasi