Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan peninjauan langsung ke Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Selasa (2/6/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kondisi terkini jalur arah Depok tersebut setelah sempat mengalami amblas beberapa waktu lalu.
Rano menyatakan rasa terkejut sekaligus apresiasinya terhadap kecepatan proses perbaikan infrastruktur tersebut. Ia menilai pengerjaan yang hanya memakan waktu singkat merupakan pencapaian yang sangat baik bagi pelayanan publik.
Apresiasi Kecepatan Perbaikan Jalan
Dalam kunjungannya, Rano Karno mengaku sangat terkesan karena jalan tersebut sudah bisa dilalui kembali dalam waktu lima hari. Kondisi permukaan jalan yang telah diperbaiki pun dinilai sudah sangat layak untuk dilewati kendaraan.
Awalnya, sang Wakil Gubernur sempat meminta Dinas Bina Marga untuk memberikan lapisan aspal tambahan di titik bekas amblas. Namun, setelah melihat hasil pengerjaan secara langsung, ia merasa kualitas perbaikan saat ini sudah cukup mumpuni.
Berikut adalah poin-poin utama terkait proses pemulihan Jalan Raya Lenteng Agung:
- Durasi Pengerjaan: Proses perbaikan intensif berlangsung selama 4 hingga 5 hari dengan sistem kerja siang dan malam.
- Metode Perbaikan: Area jalan yang amblas telah dilakukan pengecoran ulang untuk memastikan kekuatan struktur dasar.
- Status Operasional: Jalan utama penghubung Jakarta dan Depok ini kini sudah dibuka kembali dan dapat dilintasi oleh masyarakat.
- Fokus Keselamatan: Pemerintah menekankan bahwa prioritas utama sejak awal kejadian adalah keselamatan para pengguna jalan.
Pengerjaan ini melibatkan koordinasi yang cepat antar instansi terkait demi meminimalisir gangguan mobilitas warga. Meskipun jalur utama sudah aman, Rano tetap menginstruksikan agar perbaikan pada bagian bahu jalan terus dilanjutkan.
Pentingnya Jalur Lenteng Agung bagi Mobilitas Warga
Rano menjelaskan bahwa Jalan Raya Lenteng Agung merupakan urat nadi transportasi yang sangat vital. Jalur ini menjadi penghubung strategis bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Jakarta maupun mereka yang menuju ke Depok, Jawa Barat.
Menurutnya, lokasi jalan yang berada di perbatasan wilayah menuntut penanganan yang cepat tanpa melihat batasan administratif. Ia menegaskan bahwa merapikan infrastruktur di area tersebut sudah menjadi kewajiban pemerintah Jakarta demi kepentingan publik.
| Detail Kejadian | Informasi Terkait |
|---|---|
| Waktu Kejadian Amblas | Kamis malam, 28 Mei 2026 |
| Lama Perbaikan Utama | Sekitar 4 hingga 5 hari kerja |
| Instansi Terkait | Dinas Bina Marga dan Dinas SDA DKI Jakarta |
| Kondisi Terkini | Sudah dicor dan dapat dilalui kendaraan |
Tabel di atas merangkum kronologi singkat sejak jalan amblas hingga akhirnya kembali berfungsi normal untuk masyarakat umum. Data ini menunjukkan efektivitas kerja petugas di lapangan dalam menangani situasi darurat infrastruktur.
Menutup peninjauannya, Rano menyampaikan rasa terima kasih kepada warga atas kesabaran mereka selama proses perbaikan berlangsung. Ia memaklumi bahwa penutupan jalan sempat menimbulkan ketidaknyamanan, namun hasil kerja dalam lima hari ini dianggap sebagai pencapaian luar biasa.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memantau kondisi jalan di wilayah perbatasan lainnya. Hal ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan meminimalisir potensi gangguan serupa di masa mendatang.