Rafathar Ngaku Suka Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng', Momen Video Call Ini Viral dan Banyak Dicari 2026

Rafathar Ngaku Suka Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng', Momen Video Call Ini Viral dan Banyak Dicari 2026
Foto: Rafathar Ngaku Suka Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng', Momen Video Call Ini Viral dan Banyak Dicari 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Putra pertama pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rafathar Malik Ahmad, secara terang-terangan menunjukkan ketertarikannya pada lagu yang sedang viral. Lagu berjudul "MBG Mas Bahlil Ganteng" tersebut ternyata menjadi salah satu daftar putar favorit bocah laki-laki yang akrab disapa Aa tersebut.

Kabar ini terungkap saat Rafathar melakukan panggilan video atau video call dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Dalam momen hangat tersebut, Raffi Ahmad yang berada di samping sang menteri tampak menggoda putranya mengenai kegemarannya mendengar lagu itu.

Rafathar Malu-Malu Akui Suka Lagu MBG

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @raffinagita1717, Raffi terlihat antusias memberi tahu Bahlil bahwa Rafathar adalah penggemar berat lagu tersebut. Raffi menyebutkan bahwa anaknya merasa malu meski sebenarnya sangat menyukai irama dan lirik lagu "MBG Mas Bahlil Ganteng".

Raffi pun terus memancing Rafathar untuk mengakui kesenangannya di hadapan sang menteri secara langsung. "Rafathar ngefans banget, dia malu. Aa senang kan sama lagunya? Gimana, MBG gimana?" ujar Raffi sembari tertawa kecil.

Mendengar pertanyaan tersebut, Rafathar yang biasanya terlihat kalem hanya bisa tersenyum malu-malu di balik layar ponsel. Ia akhirnya memberikan jawaban singkat namun tegas untuk membenarkan pernyataan ayahnya bahwa ia memang menyukai lagu tersebut.

Menteri Bahlil yang menyaksikan ekspresi polos Rafathar pun terlihat terhibur dengan pengakuan tersebut. Fenomena lagu "MBG Mas Bahlil Ganteng" sendiri memang sedang mendominasi lini masa berbagai platform media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Bahlil Penasaran dengan Sang Pencipta Lagu

Kepopuleran lagu ini berawal dari unggahan di TikTok, salah satunya oleh akun @panggilakubambang milik pembuat konten Sania Leonardo. Video yang menampilkan lagu tersebut telah mendapatkan jangkauan yang sangat luas dengan puluhan juta penonton dan jutaan tanda suka.

Melihat dampak lagu yang begitu masif, Bahlil Lahadalia mengaku sangat penasaran dengan sosok di balik pembuatan karya kreatif tersebut. Ia bahkan meminta bantuan Raffi Ahmad untuk mencari tahu siapa individu atau tim yang telah mempopulerkan lagunya.

Bahlil mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dan mengapresiasi langsung sang kreator lagu tersebut jika mereka berkenan. Ia berencana mengajak berbincang sekaligus makan bersama sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas yang telah ditampilkan ke publik.

Menariknya, Bahlil bercerita bahwa ia rutin mendengarkan lagu tersebut setiap pagi meskipun sedang menjalani aktivitas ibadah. Kegemarannya ini pun kerap memicu tawa dari anak-anaknya sendiri yang merasa terhibur dengan lirik lagu yang membawa nama ayah mereka.

Kreativitas Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

Berdasarkan informasi yang beredar, lagu viral ini ternyata tidak diproduksi secara manual melainkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Lirik lagunya dirangkai dari kumpulan komentar unik para pengguna internet yang ditujukan kepada Bahlil di media sosial.

Beberapa poin penting mengenai asal-usul dan perkembangan lagu tersebut antara lain:

  • Lagu dikembangkan oleh akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN yang mengolah suara lewat teknologi AI.
  • Liriknya diambil dari komentar lucu warganet, termasuk kalimat "Kanda suka Dinda punya gaya".
  • Akun tersebut memang dikenal sering membuat konten musik dengan memanfaatkan interaksi netizen sebagai bahan utama.
  • Konten ini berhasil mengumpulkan jutaan engagement dalam waktu singkat di berbagai platform digital.

Teknologi AI yang digunakan memungkinkan pembuatan lagu dengan tempo dan nada yang pas meskipun liriknya berasal dari kalimat percakapan sehari-hari. Kreativitas semacam ini semakin lazim ditemui dalam tren konten modern yang berbasis keterlibatan komunitas netizen.

Pesan Bijak Bahlil Lahadalia Terkait Media Sosial

Meski mengapresiasi kreativitas tersebut, Bahlil memberikan catatan penting mengenai penggunaan media sosial di era demokrasi saat ini. Ia menghargai kebebasan berekspresi anak muda, namun menekankan pentingnya sikap terukur dalam membagikan konten ke ruang publik.

Bahlil mengingatkan agar kreativitas digital tidak sampai menyentuh isu-isu sensitif yang berpotensi memecah belah masyarakat. Ia secara spesifik menyebutkan agar konten di media sosial tetap menjauhi hal-hal yang berkaitan dengan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Ringkasan terkait tanggapan dan arahan Menteri ESDM mengenai tren lagu viral ini:

Aspek Tanggapan Keterangan dan Harapan
Apresiasi Kreativitas Sangat menghargai hasil karya anak muda dan warganet di media sosial.
Rencana Pertemuan Ingin mengundang pencipta lagu untuk makan bersama dan berdiskusi santai.
Etika Bermedia Sosial Mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dan terukur dalam membuat konten.
Batasan Konten Menegaskan agar tidak membuat konten yang menyinggung isu SARA.

Pesan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri kreatif digital sekaligus pengingat agar tetap berada dalam koridor hukum. Bahlil berharap fenomena viral seperti ini dapat terus membawa pengaruh positif bagi masyarakat luas.

Artikel terkait

Rekomendasi