Pria di Bogor Gunakan Pelat Palsu Tipu SPBU Modus Tarik Tunai, Videonya Viral 2026

Pria di Bogor Gunakan Pelat Palsu Tipu SPBU Modus Tarik Tunai, Videonya Viral 2026
Foto: Pria di Bogor Gunakan Pelat Palsu Tipu SPBU Modus Tarik Tunai, Videonya Viral 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Aksi nekat dilakukan oleh seorang pria yang melakukan penipuan di sebuah SPBU di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku menjalankan aksinya dengan modus tarik tunai namun menggunakan bukti transfer bodong untuk mengelabui petugas.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa kejadian pertama teridentifikasi pada Selasa, 19 Mei 2026 lalu. Saat itu, pelaku mengisi bahan bakar jenis Pertamax dan meminta bantuan petugas untuk melakukan layanan tarik tunai.

Kronologi dan Modus Penipuan

Pelaku kemudian menunjukkan bukti transfer yang telah dipalsukan kepada petugas SPBU sebagai tanda pembayaran sah. Setelah merasa petugas percaya dengan bukti tersebut, ia langsung meninggalkan lokasi tanpa rasa curiga.

Berdasarkan laporan internal pihak SPBU, pria tersebut rupanya telah berhasil melancarkan aksinya sebanyak dua kali di lokasi yang sama. Akibat perbuatan tersebut, pihak pengelola SPBU harus menanggung kerugian total mencapai lebih dari Rp 2 juta.

Pelaku mencoba kembali peruntungannya untuk ketiga kalinya pada Sabtu, 30 Mei 2026. Namun, upaya kali ini tidak berjalan lancar karena identitas dan gerak-geriknya telah diantisipasi.

Berikut adalah poin-poin penting terkait penangkapan pelaku penipuan tersebut:

  • Anggota Polsek Cileungsi bersama petugas SPBU berhasil meringkus pelaku langsung di tempat kejadian perkara.
  • Pelaku diketahui menggunakan mobil milik temannya yang dipinjam untuk melancarkan kejahatan.
  • Kendaraan tersebut dipasangi pelat dinas kepolisian palsu agar petugas SPBU merasa segan atau tertipu.
  • Pelat nomor palsu tersebut sengaja dipesan dari penyedia jasa pembuatan pelat nomor di pinggir jalan.

Langkah penyamaran dengan pelat dinas kepolisian tersebut dilakukan semata-mata untuk mempermudah aksinya dalam mengelabui korban. Saat ini, pelaku beserta barang bukti kendaraan telah diamankan di kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pengembangan Kasus oleh Kepolisian

Pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku guna mencari tahu apakah ada lokasi lain yang pernah menjadi sasaran serupa. Penyelidikan ini bertujuan mengungkap kemungkinan adanya korban tambahan dari skema penipuan ini.

Informasi mengenai kerugian dan status kendaraan dapat dilihat pada tabel berikut:

Detail Informasi Keterangan Penyelidikan
Total Kerugian SPBU Lebih dari Rp 2.000.000
Status Kendaraan Mobil pinjaman milik teman pelaku
Identitas Kendaraan Menggunakan pelat dinas polisi palsu
Jumlah Aksi Tiga kali (dua berhasil, satu gagal)

Data di atas menunjukkan bahwa pelaku cukup lihai dalam memanfaatkan atribut otoritas untuk melancarkan penipuan finansial. Kompol Edison menegaskan bahwa pengembangan kasus masih terus berjalan hingga saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi