Spanyol secara mengejutkan muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 berdasarkan analisis terbaru Opta Supercomputer. Sementara itu, sang juara bertahan Argentina justru hanya menempati posisi keempat dalam daftar tim favorit tersebut.
Prediksi ini disusun setelah Opta melakukan simulasi turnamen sebanyak 25.000 kali guna menyambut kick-off yang dijadwalkan pada 11 Juni mendatang. Hasilnya, Spanyol mengungguli 47 negara peserta lainnya sebagai tim dengan probabilitas kemenangan tertinggi.
Daftar Unggulan Juara Piala Dunia 2026
Berdasarkan pengolahan data simulasi, terdapat sepuluh negara yang dianggap memiliki peluang paling besar untuk menguasai turnamen bergengsi ini.
Berikut adalah daftar 10 besar tim dengan persentase peluang juara tertinggi menurut simulasi Opta:
| Peringkat | Negara Peserta | Peluang Menjadi Juara |
|---|---|---|
| 1 | Spanyol | 16,1% |
| 2 | Prancis | 13,0% |
| 3 | Inggris | 11,2% |
| 4 | Argentina | 10,4% |
| 5 | Portugal | 7,0% |
| 6 | Brasil | 6,6% |
| 7 | Jerman | 5,1% |
| 8 | Belanda | 3,6% |
| 9 | Norwegia | 3,5% |
| 10 | Belgia | 2,4% |
Data di atas memperlihatkan dominasi negara-negara Eropa di posisi papan atas, dengan Argentina menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan di empat besar. Spanyol memimpin cukup jauh dengan angka di atas 16 persen.
Alasan Spanyol Menjadi Kandidat Terkuat
Opta menilai skuad asuhan Luis de la Fuente memiliki komposisi pemain paling menjanjikan dibandingkan kontestan lainnya. Status mereka sebagai juara Euro 2024 menjadi modal besar, apalagi sebagian besar pilar utama tim masih tetap dipertahankan.
Faktor perkembangan Lamine Yamal yang kian pesat disebut sebagai salah satu alasan utama di balik optimisme ini. Kembalinya Rodri ke kondisi fisik yang bugar juga dianggap krusial untuk menjaga stabilitas lini tengah tim Matador.
Selain para pemain muda, konsistensi nama-nama seperti Mikel Oyarzabal, Ferran Torres, dan Mikel Merino kian memperkuat struktur permainan mereka. Hal ini membuat Spanyol diprediksi mampu melangkah sangat jauh di turnamen nanti.
Simulasi Opta bahkan memberikan rincian statistik perjalanan Spanyol di sepanjang turnamen sebagai berikut:
- Peluang memuncaki Grup H sebesar 75,3 persen.
- Kesempatan menembus babak perempat final mencapai 52,1 persen.
- Probabilitas melaju hingga babak semifinal berada di angka 39 persen.
- Peluang tampil di partai final sebesar 25,6 persen.
- Potensi meraih gelar juara dunia mencapai 16,1 persen.
Spanyol tercatat sebagai satu-satunya tim yang memiliki peluang lebih dari 50 persen untuk setidaknya mencapai babak delapan besar dalam simulasi ini.
Nasib Juara Bertahan dan Tuan Rumah
Meskipun Argentina datang dengan status juara bertahan setelah sukses di Qatar 2022, mereka tidak menempati posisi puncak unggulan. Tim asuhan Lionel Scaloni memiliki peluang 10,4 persen, menempatkan mereka di bawah Spanyol, Prancis, dan Inggris.
Kendati bukan favorit nomor satu, posisi di empat besar menunjukkan bahwa Argentina masih sangat diperhitungkan. Albiceleste tetap dipandang sebagai kekuatan utama yang mampu bersaing mempertahankan gelar mereka.
Di sisi lain, tiga negara tuan rumah yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada diprediksi akan kesulitan bersaing di level tertinggi. Peluang juara Amerika Serikat hanya menyentuh 1,2 persen, sementara Meksiko berada di angka 1 persen.
Bahkan, Kanada sama sekali tidak masuk dalam daftar 20 besar tim yang diunggulkan oleh supercomputer. Opta juga mencatat bahwa kemungkinan munculnya juara dunia baru hanya sebesar 35,9 persen, sehingga negara tradisional masih sangat dominan.