Prabowo Resmi Copot Kepala dan Dua Wakil BGN, Keputusan Terbaru 2026 yang Mengejutkan

Prabowo Resmi Copot Kepala dan Dua Wakil BGN, Keputusan Terbaru 2026 yang Mengejutkan
Foto: Prabowo Resmi Copot Kepala dan Dua Wakil BGN, Keputusan Terbaru 2026 yang Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan perombakan besar-besaran di struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Kabar ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam sebuah konferensi pers resmi.

Dadan Hindayana yang selama ini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional resmi diberhentikan dari posisinya. Selain Dadan, Presiden Prabowo juga mencopot dua tokoh penting lainnya yang menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Daftar Pejabat yang Diberhentikan

Keputusan pergantian pimpinan lembaga ini diambil pada hari Selasa, 2 Juni 2026, di Istana Kepresidenan, Jakarta. Langkah ini menandai babak baru dalam pengelolaan kebijakan gizi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Tiga nama pejabat teras BGN yang resmi dicopot dari jabatannya adalah:

  • Dadan Hindayana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
  • Lodewyk Pusung yang menduduki jabatan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
  • Sony Sanjaya yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi para pejabat lama tersebut selama masa tugas mereka. Pemerintah mengakui peran mereka dalam membangun fondasi awal bagi lembaga baru ini.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan dalam membangun pondasi Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers.

Susunan Baru Pimpinan Badan Gizi Nasional

Sebagai pengganti Dadan Hindayana, Presiden Prabowo telah menunjuk Nanik S Deyang untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Nanik kini mengemban tanggung jawab besar untuk mengawal program-program strategis di lembaga tersebut.

Selain pergantian Kepala BGN, posisi wakil juga kini diisi oleh figur baru dengan latar belakang yang beragam. Presiden memercayakan jabatan Wakil Kepala BGN kepada Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.

Berikut adalah ringkasan pejabat baru yang mengisi kepemimpinan Badan Gizi Nasional:

Posisi Jabatan Nama Pejabat Baru
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arum Sari
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Mayjen TNI Trenggono

Penetapan susunan pimpinan baru ini diharapkan dapat menyegarkan organisasi dan mempercepat eksekusi program-program kerja yang telah direncanakan sebelumnya. Struktur ini langsung berlaku efektif sejak pengumuman resmi dilakukan oleh pihak Istana.

Komitmen Terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa reshuffle pimpinan di tubuh BGN tidak akan menghambat jalannya program utama pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.

Pemerintah menjamin transisi kepemimpinan ini akan berlangsung mulus tanpa mengganggu pelayanan publik. Keberlanjutan program MBG merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar dalam masa transisi ini.

"Pergantian ini sama sekali tidak akan mengurangi komitmen kami dalam melaksanakan program Makan Bergizi Gratis yang dikelola oleh BGN," tegas Prasetyo Hadi untuk meyakinkan masyarakat.

Perubahan struktural ini justru dipandang sebagai upaya untuk memperkuat kualitas serta efektivitas pelayanan Program MBG. Pemerintah berharap tim yang baru dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan manfaat bagi penerima program.

Investasi Sumber Daya Manusia Melalui Gizi

Program Makan Bergizi Gratis dinilai memiliki peran yang sangat krusial dalam mendukung sektor pendidikan nasional. Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Prasetyo Hadi menambahkan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata dari manifesto keberpihakan pemerintah terhadap kemanusiaan. Penguatan pelayanan gizi dianggap sebagai investasi penting demi masa depan generasi penerus bangsa.

"Semoga ini menjadi awal penguatan pelayanan makan bergizi agar berjalan sebaik mungkin sebagai wujud nyata keberpihakan kita pada kemanusiaan," jelas Mensesneg dalam pernyataannya.

Sebagai pengingat, Dadan Hindayana sebelumnya dilantik oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada 19 Agustus 2024. Saat itu, ia diberi mandat untuk menyiapkan infrastruktur Badan Gizi Nasional dalam menyongsong program unggulan Prabowo-Gibran.

Informasi lebih mendalam mengenai kebijakan ini dapat diikuti melalui program detikPagi edisi Rabu, 3 Juni 2026. Acara tersebut disiarkan secara langsung setiap hari kerja pukul 08.00 hingga 11.00 WIB di berbagai platform digital resmi.

Artikel terkait

Rekomendasi