Pertandingan Bola Disiarkan Pakai iPhone 17 Pro Max, Hasilnya Mengejutkan dan Viral di 2026

Pertandingan Bola Disiarkan Pakai iPhone 17 Pro Max, Hasilnya Mengejutkan dan Viral di 2026
Foto: Pertandingan Bola Disiarkan Pakai iPhone 17 Pro Max, Hasilnya Mengejutkan dan Viral di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Apple baru saja mencatatkan pencapaian luar biasa dalam dunia penyiaran olahraga dengan memanfaatkan teknologi ponsel pintar terbarunya. Perusahaan teknologi ini menyiarkan seluruh pertandingan sepak bola Major League Soccer (MLS) menggunakan iPhone 17 Pro Max.

Pertandingan yang menjadi objek eksperimen teknologi ini adalah laga antara Los Angeles Galaxy melawan Houston Dynamo. Laga tersebut berlangsung pada hari Sabtu pekan lalu di Dignity Health Sports Park, Carson, California.

Perusahaan yang berpusat di Cupertino, California ini mengungkapkan bahwa mereka mengerahkan sebanyak 15 unit iPhone 17 Pro Max. Belasan perangkat tersebut digunakan untuk merekam setiap momen, mulai dari aksi pemain di lapangan hingga keriuhan penonton di tribun.

Melalui akun media sosial resminya, Apple juga membagikan cuplikan video di balik layar mengenai proses syuting yang unik tersebut. Dalam video itu, terlihat para kru kamera membawa berbagai perangkat rig khusus yang sudah dipasangi iPhone 17 Pro Max.

Keunggulan Ukuran dan Fleksibilitas iPhone

Apple menjelaskan bahwa dimensi iPhone yang ringkas menjadi faktor utama yang memungkinkan eksperimen siaran ini berjalan sukses. Perangkat ini dianggap jauh lebih praktis dibandingkan kamera siaran tradisional yang biasanya berukuran sangat besar.

Karena ukurannya yang kecil, iPhone dapat ditempatkan di berbagai sudut yang biasanya sulit dijangkau oleh kamera profesional biasa. Hal ini memberikan keleluasaan bagi tim produksi untuk menangkap sudut pandang atau angle yang lebih dinamis.

Beberapa contoh penempatan kreatif yang dilakukan antara lain memasang ponsel pada tiang panjang di pinggir lapangan. Bahkan, beberapa unit iPhone juga diletakkan tepat di dalam gawang untuk menangkap momen gol dengan lebih dekat.

Meskipun hanya menggunakan smartphone, kualitas visual yang dihasilkan pada siaran tersebut tetap terlihat seperti tayangan olahraga profesional. Hasil akhir inilah yang menjadi pembuktian besar bagi teknologi kamera yang dikembangkan oleh Apple.

Melalui proyek ini, Apple ingin menunjukkan bahwa perangkat harian yang ada di saku pengguna kini memiliki kemampuan setara standar industri. Kualitas siaran broadcast kini bukan lagi monopoli kamera profesional yang sangat mahal dan berat.

Penggunaan Alat Pendukung Profesional

Walaupun iPhone menjadi bintang utamanya, proses produksi siaran ini tetap memerlukan dukungan peralatan profesional lainnya. Produksi tersebut tidak benar-benar mengandalkan iPhone "polosan" tanpa aksesori tambahan yang memadai.

Dalam beberapa dokumentasi di balik layar, terlihat beberapa unit iPhone 17 Pro Max dipadukan dengan lensa broadcast profesional buatan Fujifilm. Lensa Fujinon yang digunakan tersebut memiliki dimensi yang jauh lebih besar daripada ponselnya sendiri.

Seorang YouTuber teknologi ternama, Brian Tong, juga membagikan momen saat ia melihat langsung setup kamera ekstrem yang digunakan Apple. Ia menunjukkan bagaimana iPhone tersebut disamarkan dalam rangkaian alat penyiaran yang canggih.

"Perangkat ini terlihat seperti kamera broadcast biasa yang sering kita lihat di lapangan sepak bola, padahal jantungnya adalah iPhone 17 Pro Max," ujar Tong.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa iPhone tersebut harus dipasangkan dengan adapter khusus agar bisa menggunakan lensa Fujinon HZK 25-1000mm. Menariknya, harga lensa tersebut diperkirakan mencapai 265.000 dollar AS atau sekitar Rp 4,4 miliar.

Namun, tidak semua titik pengambilan gambar menggunakan perlengkapan yang semahal itu. Sebagian besar kru tetap mengandalkan lensa bawaan iPhone dengan tambahan handheld rig yang lebih sederhana bagi mobilitas mereka.

Detail Teknis dan Spesifikasi Rekaman

Berikut adalah beberapa detail teknis yang digunakan Apple dalam menyiarkan pertandingan MLS tersebut:

  • Aplikasi Perekaman: Tim produksi menggunakan aplikasi Blackmagic Camera App untuk kendali manual yang lebih presisi.
  • Format Video: Seluruh konten direkam menggunakan format Apple Log 2 guna fleksibilitas pascaproduksi.
  • Resolusi dan Frame Rate: Video diambil pada resolusi 1080p dengan kecepatan 60 fps agar gerakan terlihat mulus.
  • Monitor Eksternal: Penggunaan iPad sebagai monitor tambahan untuk memudahkan kru melihat hasil rekaman secara real-time.

Penggunaan format Apple Log 2 menjadi kunci penting dalam workflow produksi profesional ini. Format ini mampu menangkap dynamic range yang lebih luas, sehingga sangat fleksibel saat masuk ke tahap pemberian warna atau color grading.

Dengan teknik ini, perbedaan warna antara area terang dan gelap di lapangan dapat diseimbangkan dengan sempurna. Hal ini sejalan dengan data yang dihimpun dari PetaPixel mengenai standar produksi video kelas atas.

Bagi masyarakat yang penasaran, video lengkap di balik layar penggunaan iPhone 17 Pro Max ini sudah tersedia di berbagai platform. Penonton dapat melihat bagaimana teknologi ponsel pintar kini telah melampaui batas fungsionalitas dasarnya sebagai alat komunikasi.

Keberhasilan siaran ini menandai babak baru dalam industri konten kreatif dan olahraga di masa depan. Penggunaan perangkat mobile dalam skala besar seperti ini membuktikan bahwa inovasi hardware dan software Apple semakin matang.

Artikel terkait

Rekomendasi