Perbaikan Jalan Amblas di Lenteng Agung Telan Rp 380 Juta, Simak Progres Terbaru 2026

Perbaikan Jalan Amblas di Lenteng Agung Telan Rp 380 Juta, Simak Progres Terbaru 2026
Foto: Perbaikan Jalan Amblas di Lenteng Agung Telan Rp 380 Juta, Simak Progres Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) tengah memprioritaskan perbaikan jalan amblas di kawasan Lenteng Agung. Proyek ini dilakukan secara intensif guna memastikan mobilitas warga kembali normal dalam waktu dekat.

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, mengungkapkan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk seluruh rangkaian perbaikan ini mencapai sekitar Rp 380 juta. Dana tersebut mencakup keseluruhan proses pengerjaan yang ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu.

Tahapan Perbaikan dan Target Operasional Jalan

Pihak Sudin SDA membagi proses pengerjaan ke dalam dua fase utama untuk efisiensi waktu. Strategi ini diambil agar dampak kemacetan di area tersebut dapat segera diminimalisir.

Rincian pembagian tahap pengerjaan jalan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Tahap Pertama: Fokus pada perbaikan badan jalan utama agar bisa segera dilalui kendaraan dalam tiga hari pengerjaan.
  • Tahap Kedua: Melakukan proses penyelesaian (finishing) pada area pinggir jalan setelah jalur utama dinyatakan aman.

Santo menargetkan jalur utama sudah bisa dilewati kendaraan dengan normal pada hari Senin mendatang. Dengan demikian, penumpukan arus lalu lintas yang terjadi selama proses perbaikan diharapkan segera terurai.

Penggunaan Material Beton Cepat Kering

Untuk mempercepat proses konstruksi di jalur utama, petugas memasang 10 unit box culvert sebagai saluran air yang menghubungkan wilayah UI menuju Sungai Ciliwung. Penggunaan material ini dianggap paling efektif untuk mengejar target penyelesaian jalan utama.

Spesifikasi teknis pengerjaan yang dilakukan petugas di lapangan meliputi:

Aspek Pengerjaan Detail Informasi
Target Pemasangan 10 meter area utama (termasuk box culvert)
Lebar Perkerasan 8,5 meter (total 10 meter dengan sisi jalan)
Material Utama Beton rigid (beton keras)
Durasi Pengeringan 8 jam hingga layak dilalui kendaraan

Setelah area utama selesai, petugas akan beralih memperbaiki bagian pinggir jalan dengan memasang turap batu kali secara manual. Metode manual dipilih karena banyaknya kabel utilitas dan tiang di lokasi yang tidak memungkinkan penggunaan alat berat secara leluasa.

Tantangan Arus Lalu Lintas yang Padat

Kondisi lalu lintas di Lenteng Agung yang selalu padat menjadi kendala utama bagi para petugas di lapangan. Ruang gerak alat berat menjadi terbatas karena arus kendaraan yang tidak pernah sepi.

Santo menyebutkan bahwa pekerjaan akan jauh lebih cepat jika akses jalan bisa ditutup total, namun hal tersebut sulit dilakukan. Meski memiliki keterbatasan ruang dan waktu, ia menjamin timnya tetap bekerja maksimal agar perbaikan rampung sesuai jadwal.

Menutup penjelasannya, Santo menyampaikan permohonan maaf kepada para pengendara dan warga sekitar atas ketidaknyamanan yang muncul. Ia berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pembuatan dan perbaikan sodetan (crossing) air ini berlangsung.

Artikel terkait

Rekomendasi