Penampakan Macan di Hutan Cangar Gegerkan Warga, Simak Fakta Terbarunya

Penampakan Macan di Hutan Cangar Gegerkan Warga, Simak Fakta Terbarunya
Foto: Penampakan Macan di Hutan Cangar Gegerkan Warga, Simak Fakta Terbarunya. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Sebuah video yang menunjukkan penampakan seekor macan di kawasan hutan Cangar, Kota Batu, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Unggahan tersebut memicu perdebatan di kalangan masyarakat mengenai kebenaran keberadaan predator tersebut di wilayah tersebut.

Dalam rekaman singkat yang dibagikan oleh akun TikTok @Wong Mojokerto, terlihat jelas seekor hewan buas yang menyerupai macan sedang berada di antara semak-semak. Perekam video terdengar meyakinkan penonton bahwa hewan yang ia temukan benar-benar seekor macan, bukan sekadar kucing hutan biasa.

Viralnya Rekaman Macan di Media Sosial

Video amatir ini dengan cepat menyebar luas hingga mendapatkan sekitar 29 ribu tanda suka dan ratusan komentar dari warganet. Banyak netizen yang meragukan apakah hewan tersebut merupakan macan tutul atau justru spesies lain yang berukuran lebih kecil.

Beberapa pengguna media sosial berpendapat bahwa hewan dalam video itu kemungkinan besar adalah macan akar, mengingat status harimau jawa yang sudah dinyatakan punah. Selain perbedaan spesies, lokasi pengambilan video juga menjadi poin yang diperdebatkan oleh para penonton.

Sejumlah warga lokal meragukan bahwa lokasi dalam video tersebut berada di area Cangar karena tidak mengenali karakteristik medannya. Bahkan, ada netizen yang menduga bahwa cuplikan tersebut diambil di kawasan Taman Nasional Baluran, bukan di hutan Kota Batu.

Tanggapan Resmi Pihak Tahura Raden Soerjo

Menanggapi kegaduhan ini, pihak pengelola kawasan hutan memberikan penjelasan resmi untuk mengklarifikasi situasi yang berkembang. Hal ini penting untuk memastikan keamanan masyarakat dan keakuratan informasi terkait satwa liar.

Berikut adalah poin-poin penjelasan dari pihak Tahura Raden Soerjo terkait isu tersebut:

  • Pihak pengelola belum menerima informasi resmi maupun laporan langsung mengenai penampakan macan tersebut di lapangan.
  • Kebenaran video tersebut belum bisa terverifikasi karena maraknya konten yang sengaja dibuat demi mengejar popularitas atau menjadi viral.
  • Petugas patroli di lapangan selama ini belum pernah menemukan atau berpapasan langsung dengan macan di area hutan Cangar.

Ajat Sudrajat, selaku Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Tahura Raden Soerjo, menegaskan bahwa keaslian video tersebut masih dipertanyakan. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi yang beredar di platform digital.

Hingga saat ini, pihak Tahura masih terus melakukan pengawasan rutin di kawasan tersebut untuk memastikan ekosistem tetap terjaga. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada saat beraktivitas di area hutan hingga ada informasi lebih lanjut.

Artikel terkait

Rekomendasi