Pecahkan Rekor MURI, PSSI Gelar Kursus Pelatih Lisensi D dan Futsal Terbesar 2026

Pecahkan Rekor MURI, PSSI Gelar Kursus Pelatih Lisensi D dan Futsal Terbesar 2026
Foto: Pecahkan Rekor MURI, PSSI Gelar Kursus Pelatih Lisensi D dan Futsal Terbesar 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja mengukir pencapaian luar biasa yang diakui secara nasional. Federasi tertinggi sepak bola tanah air ini resmi meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas inisiatif pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga.

Penerimaan rekor ini didasari oleh penyelenggaraan kursus kepelatihan dalam skala yang sangat besar dan masif. Program tersebut mencakup pelatihan bagi 2.500 pelatih sepak bola untuk mendapatkan Lisensi D, serta kursus bagi 500 pelatih futsal dari seluruh penjuru negeri.

Penyampaian piagam rekor dunia tersebut dilakukan oleh Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo, di Stadion Arcamanik, Bandung, pada Rabu (3/6). Penyerahan dilakukan tepat sebelum pertandingan persahabatan internasional FIFA Womens Matchday antara tim nasional Indonesia melawan Singapura dimulai.

Dalam prosesi tersebut, perwakilan PSSI yang menerima penghargaan adalah Vivin Cahyani Sungkono selaku Anggota Komite Eksekutif (Exco) sekaligus Pelaksana Tugas Ketua PSSI Jawa Barat. Ia didampingi oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, saat menerima piagam penghargaan tersebut.

Penghargaan dari MURI ini menjadi pengakuan nyata bahwa langkah strategis yang dijalankan PSSI memiliki dampak luas bagi masyarakat. Program ini dinilai memenuhi kriteria nasional sebagai terobosan baru dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas tenaga pendidik di dunia olahraga.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa percepatan penambahan jumlah pelatih berlisensi adalah elemen yang sangat penting. Menurutnya, hal ini merupakan pilar utama dalam rencana besar transformasi sepak bola Indonesia menuju arah yang lebih profesional.

Dengan hadirnya ribuan pelatih baru, Erick berharap pondasi pembinaan pemain muda akan semakin kokoh dan terstruktur di masa depan. Program ini juga dirancang untuk menerapkan standar ilmu olahraga atau sport science modern agar talenta muda tanah air dapat berkembang secara maksimal.

Erick Thohir juga menambahkan bahwa prestasi tim nasional tidak bisa dilepaskan dari peran pelatih di tingkat paling bawah. "Mustahil kita mengharapkan prestasi Timnas yang gemilang jika tidak ada perbaikan kualitas dan jumlah pelatih di level akar rumput," ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Ia menekankan bahwa langkah masif ini bertujuan untuk melipatgandakan kekuatan dasar pembinaan sepak bola di Indonesia. Hal ini diharapkan menjadi jaminan bahwa tim nasional tidak akan pernah kekurangan pasokan pemain berbakat di masa yang akan datang.

Sejalan dengan pernyataan Erick, Vivin Cahyani Sungkono juga menyoroti pentingnya penyelarasan kurikulum kepelatihan yang standar. Sinergi antara sepak bola lapangan besar dan futsal harus berjalan beriringan agar tercipta ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif.

Rincian jumlah pelatih yang mengikuti program pengembangan massal PSSI:

  • Pelatih Sepak Bola Lisensi D: Sebanyak 2.500 peserta yang dipersiapkan untuk melatih klub-klub akar rumput di berbagai daerah.
  • Pelatih Futsal Nasional: Sebanyak 500 peserta yang difokuskan untuk mendukung pertumbuhan prestasi futsal Indonesia di kancah internasional.

Penambahan tenaga ahli di bidang kepelatihan ini diharapkan bisa langsung diaplikasikan di daerah masing-masing peserta. Fokus utamanya adalah menyebarkan ilmu kepelatihan modern hingga ke pelosok Indonesia yang selama ini mungkin sulit dijangkau.

Vivin juga menyatakan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah memastikan implementasi ilmu yang didapat selama kursus berjalan dengan baik. Kehadiran 500 pelatih futsal baru diharapkan menjadi energi tambahan bagi prestasi futsal Indonesia yang saat ini memang sedang berada dalam tren positif di level Asia.

Keberhasilan penyelenggaraan kursus skala besar ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah setempat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi mitra strategis yang menyediakan seluruh fasilitas tempat serta infrastruktur lapangan yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung.

Ringkasan pencapaian PSSI dalam pemecahan rekor MURI tahun 2026:

Kategori Rekor Jumlah Peserta Lokasi Penyerahan
Pelatih Sepak Bola Lisensi D 2.500 Orang Stadion Arcamanik, Bandung
Pelatih Futsal Nasional 500 Orang Stadion Arcamanik, Bandung
Total SDM Kepelatihan 3.000 Orang Provinsi Jawa Barat

Data di atas menunjukkan komitmen serius federasi dalam membenahi kualitas kepelatihan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Melalui data tersebut, terlihat bahwa fokus pembinaan kini mulai merata antara sepak bola konvensional dan cabang olahraga futsal.

Pencapaian ini sekaligus menjadi catatan bersejarah bagi PSSI di bawah kepemimpinan era saat ini yang terus berupaya mengejar ketertinggalan. Dengan ribuan pelatih bersertifikasi, diharapkan bibit-bibit pemain masa depan Indonesia mendapatkan arahan yang benar sejak usia dini.

Melalui langkah ini, PSSI optimistis bahwa ekosistem sepak bola nasional akan bertransformasi menjadi industri yang lebih maju. Upaya masif ini diharapkan mampu membawa dampak jangka panjang bagi posisi Indonesia dalam peta persaingan sepak bola internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi