Ditlantas Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki kecelakaan maut yang menimpa rombongan anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman. Penyelidikan ini berlangsung di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834 Jalur B, tepatnya di wilayah Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
Kepolisian menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) guna mendapatkan gambaran kronologi peristiwa secara mendalam dan akurat. Langkah teknis ini diambil untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang merenggut nyawa dua orang staf dalam rombongan tersebut.
Penyelidikan Mendalam Menggunakan Teknologi TAA
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi TAA bertujuan untuk menganalisis setiap detail rangkaian kecelakaan. Fokus utama tim adalah meninjau kondisi serta kekuatan kendaraan Toyota Innova yang ditumpangi para korban saat kejadian.
Proses olah TKP dilakukan di enam titik utama guna mendapatkan data yang komprehensif. Kondisi lalu lintas tol yang relatif lancar mempermudah petugas dalam melakukan pemetaan area kecelakaan yang ukurannya tidak terlalu luas.
Berikut adalah ringkasan data terkait insiden kecelakaan tersebut:
| Detail Kejadian | Informasi Terkait |
|---|---|
| Waktu Peristiwa | Sabtu, 23 Mei pukul 15.14 WIB |
| Lokasi TKP | Tol Paspro KM 834 Jalur B, Probolinggo |
| Kendaraan Terlibat | Toyota Innova dan Dump Truck |
| Korban Meninggal | 2 Orang Staf Gus Hilman |
| Kondisi Gus Hilman | Selamat (Patah kaki kiri) |
Data di atas menunjukkan rincian kejadian yang melibatkan kendaraan rombongan anggota dewan dengan sebuah truk yang melaju searah dari timur ke barat. Saat ini, kepolisian masih terus menghimpun informasi dari titik-titik krusial di lokasi kejadian.
Kondisi Terkini Korban Selamat
Gus Hilman dilaporkan selamat dalam insiden fatal tersebut meskipun harus mengalami cedera yang cukup serius. Ia mengalami patah tulang pada kaki bagian kiri akibat benturan keras saat tabrakan terjadi.
Saat ini, legislator PKB tersebut sedang mendapatkan penanganan medis intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya. Sementara itu, dua staf yang duduk di sisi kiri mobil dinyatakan meninggal dunia akibat dampak benturan yang sangat kuat.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan investigasi ini agar faktor penyebab kecelakaan dapat segera teridentifikasi. Hasil dari analisis TAA nantinya akan menjadi dasar hukum utama dalam menentukan kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa maut ini.