Peningkatan ini ditandai dengan pencapaian standar JASO FD, yang merupakan level tertinggi dalam sertifikasi pelumas motor dua tak saat ini. Dengan spesifikasi baru tersebut, Motul menjamin perlindungan mesin yang jauh lebih optimal bagi para penggunanya.
Standar Tertinggi JASO FD untuk Performa Maksimal
Standar JASO FD M345 asal Jepang mengevaluasi performa pelumas berdasarkan empat indikator utama yang sangat krusial bagi kesehatan mesin. Indikator tersebut mencakup kualitas pelumasan, kemampuan membersihkan mesin, efisiensi pengurangan asap, hingga pengendalian deposit atau kerak.
Welmart Purba selaku Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE) menjelaskan bahwa pembaruan ini bertujuan memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik. Konsumen kini bisa merasakan performa yang lebih konsisten serta kenyamanan ekstra, baik untuk mobilitas harian maupun penggunaan performa tinggi.
Berikut adalah empat aspek utama yang dievaluasi dalam standar JASO FD:
- Kualitas Pelumasan: Menjamin gesekan antar komponen mesin tetap minim sehingga mencegah keausan dini.
- Daya Pembersih: Menjaga bagian dalam mesin tetap bersih dari sisa pembakaran yang dapat mengganggu kinerja.
- Pengurangan Asap: Memastikan emisi gas buang lebih rendah sehingga lebih ramah lingkungan.
- Pengendalian Deposit: Mencegah penumpukan kerak pada piston dan ruang bakar agar tenaga mesin tidak menurun.
Penerapan standar terbaru ini menunjukkan komitmen Motul untuk selalu berada di baris terdepan dalam inovasi produk pelumas. Seluruh aspek evaluasi tersebut dirancang untuk memperpanjang usia pakai mesin kendaraan dua tak milik konsumen.
Distribusi Bertahap dan Identitas Visual Baru
Bersamaan dengan peningkatan formula tersebut, Motul juga memperkenalkan identitas visual baru yang selaras dengan pedoman desain global perusahaan. Perubahan tampilan ini dilakukan untuk memperkuat citra produk di pasar internasional maupun domestik.
Terkait ketersediaan produk, Welmart menyebutkan bahwa distribusi akan dilakukan melalui mekanisme phase in dan phase out secara perlahan. Skema ini diterapkan agar transisi dari stok lama ke stok baru di seluruh jaringan penjualan di Indonesia tetap berjalan lancar.
Perbedaan keunggulan antara Motul 510 2T dan Motul 710 2T:
| Fitur & Spesifikasi | Motul 510 2T | Motul 710 2T |
|---|---|---|
| Peruntukan Utama | Penggunaan harian / komuter | Performa tinggi / ekstrem |
| Bahan Dasar | Technosynthese | 100% Synthetic Ester |
| Keunggulan Utama | Teknologi Low Smoke (minim asap) | Respons akselerasi maksimal |
| Standar Terbaru | JASO FD | JASO FD |
Tabel di atas merangkum perbedaan fokus kedua produk yang kini sama-sama telah memenuhi standar tertinggi untuk mesin dua tak. Pemilihan pelumas dapat disesuaikan dengan karakter berkendara serta kebutuhan mesin masing-masing pengguna.
Solusi untuk Berbagai Karakter Berkendara
Motul 510 2T dirancang secara khusus untuk menghadapi situasi lalu lintas perkotaan yang sering terjebak kemacetan. Formulasi low smoke pada varian ini sangat efektif menekan produksi asap berlebih sehingga pembakaran mesin menjadi jauh lebih bersih.
Di sisi lain, Motul 710 2T menjadi jawaban bagi pengendara yang menginginkan tenaga maksimal tanpa kompromi. Berkat kandungan 100 persen Synthetic Ester, pelumas ini mampu mengurangi gesekan internal secara drastis saat mesin bekerja pada putaran tinggi.
Hasilnya, akselerasi motor menjadi lebih responsif dan kebersihan komponen internal tetap terjaga dalam jangka waktu yang lama. Inovasi ini menjadikan lini produk Motul sebagai solusi lengkap bagi seluruh pecinta motor dua tak di Indonesia.