Motorola secara resmi memperkenalkan anggota keluarga terbaru mereka, Motorola Edge (2026). Kehadiran ponsel ini menjadi suksesor langsung dari Motorola Edge (2025) yang sebelumnya mengudara pada Mei 2025.
Sebagai generasi penerus, Motorola Edge (2026) tampil dengan membawa perubahan desain yang cukup signifikan. Motorola kini lebih menekankan aspek kenyamanan genggam dengan bodi yang jauh lebih ramping dibandingkan seri terdahulu.
Transformasi Desain yang Lebih Compact
Salah satu perubahan yang paling mencolok terlihat pada estetika fisik perangkat ini. Jika model sebelumnya memiliki sudut bodi yang cenderung menyiku, kini Motorola Edge (2026) hadir dengan sudut yang lebih melengkung.
Selain itu, desain layar pun turut mengalami penyesuaian dari sisi tepiannya. Motorola kini memilih panel layar yang lebih datar, menggantikan model layar melengkung yang digunakan pada seri Edge (2025).
Ukuran layar juga mengalami penyusutan dimensi agar lebih nyaman dioperasikan dengan satu tangan. Kini layarnya berukuran 6,3 inci, lebih ringkas dibandingkan pendahulunya yang mengusung luas 6,7 inci.
Pihak Motorola mengklaim bahwa perombakan desain ini bertujuan untuk menciptakan perangkat yang lebih compact. Dengan bodi yang lebih tipis, ponsel ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan kepraktisan.
Spesifikasi Layar dan Performa Dapur Pacu
Meski ukurannya mengecil, kualitas visual tetap menjadi prioritas utama Motorola. Layar OLED 6,3 inci miliknya sudah mendukung resolusi 1,5K dengan refresh rate mencapai 120 Hz.
Kecerahan layar ini bahkan bisa menyentuh angka puncak 5.200 nits dengan dukungan HDR10 Plus. Untuk perlindungan ekstra, Motorola melapisi kaca layarnya dengan teknologi Corning Gorilla Glass 7i.
Beralih ke sektor jeroan, Motorola Edge (2026) mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7450 (4 nm). Prosesor modern ini didampingi oleh RAM LPDDR5X sebesar 8 GB serta ruang penyimpanan internal 128 GB.
Berikut adalah ringkasan spesifikasi kunci dari Motorola Edge (2026):
- Layar: OLED 6,3 inci, 1,5K, 120 Hz, Gorilla Glass 7i.
- Chipset: MediaTek Dimensity 7450 (4 nm).
- Memori: RAM 8 GB LPDDR5X dan ROM 128 GB.
- Sistem Operasi: Android 16 dengan jaminan 3 kali pembaruan OS.
- Kamera Belakang: Utama 50 MP (OIS), Ultrawide 50 MP, Telefoto 10 MP (3x Optical Zoom).
- Kamera Depan: 50 MP.
Kombinasi antara hardware efisien dan layar berkualitas tinggi ini memastikan pengalaman multimedia yang mumpuni. Pengguna juga mendapatkan jaminan umur panjang perangkat melalui dukungan pembaruan sistem operasi secara berkala.
Dukungan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI)
Motorola Edge (2026) sudah dibekali dengan sistem operasi Android 16 secara langsung dari kotak penjualan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Setidaknya ada tiga opsi asisten cerdas yang tersedia bagi pengguna. Mereka bisa bebas memilih untuk menggunakan Moto AI, Google Gemini, ataupun asisten dari Perplexity.
Fitur populer milik Google, yakni Circle to Search, juga sudah terintegrasi di dalam ponsel ini. Selain itu, tersedia fitur Smart Connect yang memudahkan proses berbagi dokumen antar perangkat ke PC maupun tablet.
Kemampuan Fotografi yang Tetap Unggul
Untuk urusan memotret, Motorola tetap mempertahankan konfigurasi kamera yang telah teruji pada seri sebelumnya. Kamera utama 50 MP menggunakan sensor Sony LYTIA 710 yang sudah dilengkapi dengan OIS.
Lensa utama ini memiliki kemampuan merekam video hingga kualitas 4K yang stabil. Pengguna juga akan menemukan kamera ultrawide 50 MP yang fleksibel karena bisa difungsikan sebagai kamera makro.
Melengkapi jajaran kamera belakang, terdapat lensa telefoto 10 MP dengan pembesaran optik hingga 3 kali. Lensa ini juga dibekali OIS untuk meminimalisir guncangan saat mengambil foto jarak jauh.
Bagi para penggemar swafoto, Motorola menyematkan kamera depan beresolusi tinggi 50 MP. Dengan spesifikasi ini, kebutuhan panggilan video maupun konten media sosial dapat terpenuhi dengan hasil yang tajam.