Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap motif di balik kasus pembunuhan tragis seorang wanita berinisial AA. Jasad korban sebelumnya ditemukan di bawah jalan layang Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), tepatnya di Jalan Raya Sholeh Iskandar.
Pelaku yang diketahui bernama M. Febryan alias Ambon (26) nekat menghabisi nyawa temannya sendiri karena alasan sakit hati. Ia mengaku tersinggung dengan ucapan korban saat mereka membicarakan masalah keluarga.
Motif Sakit Hati dan Dendam Mendalam
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Rio Wahyu Anggoro, menjelaskan bahwa pelaku dan korban merupakan teman lama semasa SMA yang baru kembali bertemu. Konflik bermula saat pertemuan pertama mereka di kawasan Air Mancur pada awal Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, korban menanyakan perihal orang tua pelaku yang ternyata sudah meninggal dunia. Pelaku merasa tersinggung dengan respons serta kata-kata yang dilontarkan korban setelah mendengar penjelasannya.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Bagus Azi Lesmana, menambahkan bahwa korban sempat melontarkan kata "kasihan" kepada pelaku. Tidak hanya itu, korban juga dilaporkan menertawakan kondisi pelaku yang kini sudah menjadi yatim piatu.
Ejekan tersebut memicu dendam membara dalam diri Febryan hingga ia merencanakan aksi pembunuhan pada pertemuan berikutnya. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kemungkinan adanya motif tambahan di luar pengakuan tersangka.
Kronologi dan Perencanaan Pembunuhan
Dua minggu setelah sakit hati, Febryan kembali mengajak korban untuk bertemu pada Jumat, 22 Mei 2026. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku telah menyiapkan sejumlah peralatan mematikan untuk melancarkan aksinya.
Beberapa barang bukti yang telah disiapkan pelaku untuk menghabisi korban meliputi:
- Satu bilah golok tajam yang disimpan di dalam tas.
- Sebuah dasi berwarna biru yang akan digunakan sebagai alat penunjang aksi kejahatannya.
Persiapan yang matang ini menunjukkan bahwa tindakan tersebut merupakan pembunuhan berencana. Korban yang tidak menaruh curiga akhirnya terjebak dalam siasat yang telah disusun oleh pelaku.
Pelarian yang Berakhir Tragis
Jasad korban ditemukan warga pada Sabtu dini hari di pinggir Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal. Sebelum kejadian, korban diketahui sempat berpamitan kepada keluarga untuk pergi keluar sekadar meminum kopi.
Berikut adalah ringkasan fakta terkait penemuan jasad dan proses penangkapan pelaku:
| Keterangan | Detail Informasi |
|---|---|
| Waktu Penemuan Jasad | Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 01.15 WIB |
| Lokasi Pembuangan | Jalan Layang Tol BORR (dilempar ke arah Jalan Raya Sholis) |
| Barang Bukti Utama | Mobil milik korban yang dibawa kabur pelaku |
| Kondisi Penangkapan | Pelaku terguling di jalan tol saat mencoba melarikan diri |
Pelaku sempat berusaha melarikan diri dengan membawa mobil milik korban setelah melakukan aksi keji tersebut. Namun, pelariannya berakhir saat ia mengalami kecelakaan di jalan tol ketika sedang dikejar oleh pihak kepolisian.
Kini Febryan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh fakta dalam kasus pembunuhan yang mengejutkan warga Bogor ini.