Suasana malam Iduladha di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, terasa sangat meriah pada Selasa (26/5/2026). Gema takbir yang bersahutan dari Masjid Al-Hasanah menarik perhatian ribuan warga hingga wisatawan mancanegara.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah seorang warga negara asing asal Jerman bernama Melany. Perempuan berusia 27 tahun ini tampak antusias melebur bersama warga dalam iring-iringan takbir keliling tersebut.
Pengalaman Pertama Turis Jerman Ikut Takbiran
Melany, yang juga memiliki nama Islami Sakina, mengaku sangat menikmati momen langka ini. Baginya, mengikuti tradisi takbir keliling di Bali merupakan pengalaman yang benar-benar baru dan berkesan.
Meskipun sudah empat kali berkunjung ke Pulau Dewata, ia baru kali ini merasakan suasana malam takbiran secara langsung. Saat ini, Sakina diketahui tengah menempuh pendidikan magister Pendidikan Islam di sebuah universitas di Malaysia.
Beberapa poin menarik dari kehadiran Melany dalam acara tersebut:
- Merupakan pengalaman pertama mengikuti takbir keliling selama kunjungannya ke Bali.
- Ikut larut dalam suasana religius meski statusnya sebagai wisatawan mancanegara.
- Memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan budaya Islam yang sedang dipelajari.
Kehadiran Melany memberikan warna tersendiri dalam perayaan tahunan ini. Hal tersebut membuktikan bahwa tradisi keagamaan di Bali mampu menarik minat lintas budaya.
Masjid Al-Hasanah dan Julukan Masjid Bule
Ketua Rukun Warga Muslim (RWM) Al-Hasanah Desa Tibubeneng, Nur Hasim, menjelaskan bahwa tradisi ini rutin digelar setiap tahun. Namun, ia mencatat bahwa partisipasi masyarakat pada tahun 2026 ini merupakan yang paling ramai dibandingkan sebelumnya.
Letak masjid yang strategis di kawasan wisata populer membuat banyak turis asing ikut menyaksikan kemeriahan tersebut. Fenomena ini telah berlangsung cukup lama hingga masjid tersebut memiliki sebutan unik dari warga sekitar.
Berikut adalah detail mengenai pelaksanaan takbir keliling di Masjid Al-Hasanah:
| Aspek Kegiatan | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Utama | Masjid Al-Hasanah, Desa Tibubeneng, Badung |
| Waktu Pelaksanaan | Malam menjelang Iduladha (26 Mei 2026) |
| Partisipan | Warga lokal dan wisatawan mancanegara |
| Julukan Populer | Dikenal sebagai "Masjid Bule" oleh warga setempat |
Tabel di atas merangkum informasi kunci mengenai kegiatan yang memperlihatkan tingginya toleransi dan antusiasme budaya di kawasan Badung. Hal ini menjadi daya tarik wisata religi tersendiri bagi para pendatang.
Nur Hasim juga menambahkan bahwa banyaknya warga asing yang berkunjung ke masjid menjadi alasan utama di balik julukan tersebut. Antusiasme mereka memperkuat kesan keberagaman yang harmonis di tengah lingkungan pariwisata Bali yang dinamis.