Momen Haru di Aceh, Tangis Guru Pecah di Depan Finalis Miss Universe 2026 Karena Siswa Kepanasan

Momen Haru di Aceh, Tangis Guru Pecah di Depan Finalis Miss Universe 2026 Karena Siswa Kepanasan
Foto: Momen Haru di Aceh, Tangis Guru Pecah di Depan Finalis Miss Universe 2026 Karena Siswa Kepanasan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kondisi memprihatinkan menyelimuti dunia pendidikan di Aceh Tengah pascabencana banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Para siswa di Desa Reje Payung, Takengon, kini terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar di dalam tenda darurat yang tidak layak.

Kisah pilu ini dibagikan oleh finalis Miss Universe Indonesia 2025, Afina Syifa Biladina, melalui unggahan di akun TikTok pribadinya. Afina memperlihatkan potret sekolah yang masih rusak parah dan belum pulih sejak bencana banjir terjadi pada 10 November 2025.

Duka Guru dan Siswa di Ruang Kelas Darurat

Suasana di dalam tenda darurat terasa sangat menyengat, terutama saat matahari mulai terik di siang hari. Kondisi ini membuat para siswa sering mengeluh tidak kuat menahan panas dan ingin segera pulang ke rumah.

Seorang guru di sekolah tersebut bahkan tak kuasa menahan tangis saat menceritakan perjuangan anak didiknya. Ia merasa sangat iba melihat para murid harus belajar di tengah suhu udara yang sangat tinggi dan fasilitas yang sangat minim.

Berikut adalah beberapa kendala utama yang dihadapi para siswa di sekolah darurat tersebut:

  • Suhu udara di dalam tenda darurat yang sangat panas dan tidak nyaman untuk belajar.
  • Bangunan sekolah asli yang masih tertimbun lumpur dan mengalami kerusakan fisik yang berat.
  • Hampir seluruh buku pelajaran dan alat tulis hanyut atau rusak terendam banjir.
  • Hanya tersisa satu buku pelajaran yang digunakan secara bersama-sama oleh para siswa.

Keterbatasan sarana ini menjadi hambatan besar bagi proses transfer ilmu antara guru dan murid di Desa Reje Payung. Meski berada dalam situasi sulit, Afina mencatat bahwa semangat belajar anak-anak di sana tetap terlihat luar biasa.

Harapan untuk Pemulihan Fasilitas Pendidikan

Afina Syifa Biladina mengaku sangat terpukul melihat langsung kenyataan pahit yang dihadapi anak-anak di pelosok Aceh Tengah tersebut. Ia merasa sedih karena pendidikan yang seharusnya menjadi hak dasar justru dijalani dengan penuh penderitaan.

Melalui unggahannya, Afina berharap agar masyarakat luas dan pihak terkait segera memberikan perhatian khusus bagi warga terdampak. Ia mendoakan agar urusan warga Desa Reje Payung dimudahkan dan bantuan renovasi sekolah segera mengalir.

Ringkasan kondisi terkini sekolah pascabanjir di Aceh Tengah:

Aspek Kondisi Keterangan Saat Ini
Lokasi Belajar Tenda darurat yang panas dan pengap.
Ketersediaan Buku Hanya tersisa satu buku karena lainnya hanyut.
Kondisi Bangunan Masih rusak parah dan tertimbun material lumpur.
Kesehatan Mental Siswa Sering mengeluh kepanasan namun tetap semangat belajar.

Data di atas menunjukkan betapa mendesaknya bantuan sarana pendidikan untuk memulihkan kegiatan belajar di wilayah tersebut. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar anak-anak di Takengon bisa kembali belajar di ruang kelas yang layak dan sejuk.

Artikel terkait

Rekomendasi