Penerbangan luar angkasa Psyche milik NASA kini sedang menuju target utamanya, yakni asteroid 16 Psyche. Asteroid ini, yang terletak di sabuk utama antara Mars dan Jupiter, diyakini memiliki kandungan logam berharga yang melampaui nilai ekonomi seluruh planet kita. Informasi lebih lengkap mengenai hal ini baru dapat diperoleh ketika Psyche tiba di sana pada musim panas 2029.
Selama perjalanannya, pesawat ini melakukan manuver penting dengan mendekati Mars. Pada jarak hanya 4.609 kilometer dari permukaan planet, Psyche menjalani pengujian instrumen kamera dan mengambil gambar-gambar menakjubkan Planet Merah pada tanggal 15 Mei. Kamera pencitra multispektral berhasil menangkap penampakan Mars yang menyerupai bulan sabit.
Bulan sabit ini disebabkan oleh sudut fase yang tinggi antara matahari, Mars, dan pesawat. Atmosfer Mars yang penuh debu menyebarkan cahaya sehingga membuat bentuk sabit terlihat lebih terang dari perkiraan. Kamera ini mampu mengabadikan gambar dalam cahaya tampak dan inframerah dekat.
Baca juga : Wahana Psyche NASA Rekam Foto Langka Mars Saat Manuver Gravity Assist
"Kami telah menangkap ribuan gambar saat mendekati Mars termasuk permukaannya. Data ini memberikan peluang penting untuk mengalibrasi dan menguji kinerja kamera, serta alat pemrosesan gambar yang akan digunakan di asteroid Psyche," jelas Jim Bell, ketua instrumen pencitraan Psyche dari Arizona State University.
Pencitraan kalibrasi ini akan terus dilakukan selama bulan berikutnya seiring pesawat menjauh. "Kami akan melanjutkan pencitraan kalibrasi saat planet tersebut mulai menjauh ke kejauhan," tambah Bell. Selain bentuk sabit, instrumen Psyche juga menangkap pemandangan Mars lainnya, termasuk area kutub selatan yang kaya es air.
Lintasan ini dilakukan untuk manuver bantuan gravitasi (gravity assist), memanfaatkan gravitasi Mars untuk mempercepat pesawat tanpa menghabiskan banyak bahan bakar. "Mars memberikan dorongan sebesar 1.000 mil per jam dan mengubah sedikit bidang orbit kami. Kami sekarang berada di jalur tepat menuju asteroid Psyche," ungkap Don Han, ketua navigasi Psyche di Jet Propulsion Laboratory NASA.
Tim navigasi menggunakan efek pergeseran Doppler melalui Deep Space Network untuk memastikan posisi ini. Selama terbang melintas, detector magnetometer juga diaktifkan untuk mengamati angin matahari di dekat Mars. Misi ini juga menguji sistem komunikasi optik luar angkasa dengan laser.
"Kami telah lama menanti momen di mana Mars menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan kami," ujar Lindy Elkins-Tanton, investigator utama misi Psyche dari University of California, Berkeley. "Maju terus menuju asteroid Psyche!"
Baca juga : NASA Gunakan Gravitasi Mars untuk Percepat Misi Psyche ke Asteroid 16 Psyche
```