Perselisihan antara Ruben Onsu dan keluarga mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi pusat perhatian publik. Konflik ini memanas setelah kedua belah pihak terlibat aksi saling sindir secara terbuka di media sosial.
Pemicu utama keributan ini bermula dari pengakuan Sarwendah yang menyebutkan bahwa Ruben tidak lagi mengirimkan nafkah untuk anak-anak mereka. Kabar ini mengejutkan banyak pihak karena menyangkut kewajiban dasar pasca-perceraian.
Tak hanya soal nafkah, Sarwendah juga mengungkapkan kekhawatiran terkait nasib hunian yang mereka miliki sebagai harta gono-gini. Rumah yang masih dalam status cicilan bank tersebut diklaim terancam dilelang akibat adanya tunggakan pembayaran.
Alasan Ruben Onsu Menghentikan Nafkah
Menanggapi tuduhan tersebut, pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya memberikan klarifikasi mengenai alasan penghentian dana bulanan tersebut. Ruben diketahui biasa memberikan nafkah dengan nilai mencapai Rp200 juta per bulan.
Langkah penghentian nafkah ini diklaim sebagai tindakan sengaja yang diambil oleh pihak Ruben. Hal ini dipicu oleh rasa kecewa karena Ruben merasa dipersulit untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.
Berikut adalah beberapa poin utama yang memicu konflik antara kedua pihak:
- Masalah Nafkah: Ruben menghentikan pemberian uang bulanan sebesar Rp200 juta untuk kebutuhan anak.
- Akses Pertemuan: Ruben merasa mendapatkan hambatan untuk menjalin komunikasi dan bertemu fisik dengan buah hatinya.
- Krisis Properti: Rumah bersama terancam disita atau dilelang pihak bank karena angsuran yang tidak terbayar.
- Aksi Media Sosial: Adanya sindiran tajam antara Sarwendah, adiknya, dan Ruben melalui platform Threads.
Informasi di atas merangkum kondisi terkini mengenai sengketa yang terjadi di antara mereka. Situasi ini menunjukkan bahwa hubungan pasca-cerai keduanya masih dibumbui ketegangan yang belum mereda.
Saling Sindir di Media Sosial
Pada Senin, 1 Juni 2026, ketegangan mencapai puncaknya melalui unggahan di platform Threads. Sarwendah menuliskan pesan mengenai pentingnya menjaga hati tetap bersih dan fokus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan anak tanpa harus berutang.
Sarwendah juga menegaskan bahwa selama ini ia berusaha menjaga martabat pernikahan dengan menutupi kekurangan pasangannya. Menurutnya, menjaga aib suami adalah bagian dari ibadah dan kewajiban yang ia jalankan sebagai seorang istri.
Suasana semakin keruh saat adik Sarwendah, Wendy Lo, turut campur dengan mengunggah komentar emosional. Ia menantang pihak Ruben untuk bertemu secara langsung daripada terus berdrama di jagat maya.
Ringkasan pernyataan para pihak dalam konflik ini:
| Pihak Terkait | Pernyataan atau Keluhan Utama |
|---|---|
| Sarwendah | Nafkah anak dihentikan dan rumah terancam dilelang karena cicilan menunggak. |
| Pihak Ruben Onsu | Menghentikan nafkah Rp200 juta karena kesulitan mendapatkan akses bertemu anak. |
| Wendy Lo | Menyindir adanya drama dan menantang untuk melakukan pertemuan tatap muka. |
Tabel tersebut menunjukkan perbedaan sudut pandang yang sangat kontras antara kubu Sarwendah dan pihak Ruben Onsu. Konflik ini pun kian melebar dengan keterlibatan anggota keluarga lainnya dalam perselisihan tersebut.
Ruben Onsu sendiri tidak tinggal diam melihat sindiran dari pihak keluarga mantan istrinya tersebut. Ia memberikan balasan tegas dan bernada emosional melalui akun Threads miliknya sebagai bentuk pembelaan diri.
Hingga saat ini, publik masih terus memantau perkembangan drama keluarga ini. Banyak yang berharap masalah nafkah dan akses anak dapat segera diselesaikan demi kepentingan terbaik buah hati mereka.