Mengejutkan, Komunitas Destiny 2 Ancam Rusak Server Demi Tuntut Destiny 3 di 2026

Mengejutkan, Komunitas Destiny 2 Ancam Rusak Server Demi Tuntut Destiny 3 di 2026
Foto: Mengejutkan, Komunitas Destiny 2 Ancam Rusak Server Demi Tuntut Destiny 3 di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabar mengenai pembaruan terakhir Destiny 2 telah memicu gelombang emosi yang luar biasa di kalangan komunitas pemain global. Pengumuman ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Bungie sebelumnya sempat menjanjikan setidaknya dua ekspansi tambahan untuk game tersebut.

Keputusan ini juga menandai berakhirnya perjalanan panjang selama 13 tahun bagi jutaan penggemar yang telah mengikuti seri ini sejak judul pertamanya dirilis. Sejak informasi tersebut beredar, para pemain terus mengungkapkan berbagai reaksi, mulai dari ungkapan perpisahan yang haru hingga diskusi mendalam mengenai masa depan waralaba ini.

Namun, tidak semua pemain menerima keputusan tersebut dengan tangan terbuka; sebagian justru memilih untuk melakukan aksi protes yang ekstrem. Muncul rencana dari sekelompok pemain untuk mengganggu stabilitas server game sebagai bentuk tuntutan agar Sony dan Bungie segera mengembangkan Destiny 3.

Rencana Aksi Massal untuk Membanjiri Server

Ide protes kolektif ini pertama kali muncul melalui unggahan seorang pengguna bernama w1nds0r di forum diskusi Reddit. Ia mengusulkan aksi yang dikenal dengan istilah server slam, yaitu upaya membanjiri server secara bersamaan untuk memberikan tekanan kepada pengembang.

Aksi ini direncanakan akan berlangsung pada 9 Juni 2026, bertepatan dengan peluncuran pembaruan terakhir Destiny 2. Para pemain diminta untuk masuk ke dalam game secara serentak dalam jumlah yang sangat masif.

Aksi kolektif ini memiliki beberapa target utama yang ingin dicapai oleh para penggemar:

  • Berusaha memecahkan rekor jumlah pemain aktif secara bersamaan (concurrent players) yang saat ini dipegang oleh game Marathon.
  • Mengirimkan pesan tegas kepada Sony bahwa penghentian konten baru untuk Destiny adalah keputusan strategis yang salah.
  • Membuktikan melalui data angka pemain yang melonjak bahwa basis penggemar Destiny tetap setia dan sangat besar.
  • Menunjukkan bahwa waralaba ini masih sangat potensial dan layak untuk mendapatkan investasi pengembangan judul baru.

Hingga saat ini, unggahan tersebut telah mendapatkan perhatian luas dengan lebih dari 5.000 upvote dan ribuan komentar dari para pemain yang mendukung ide tersebut. Mereka berharap ledakan statistik pemain akan menjadi bukti nyata bagi Sony bahwa Destiny masih sangat dicintai.

Petisi Destiny 3 Mendapat Dukungan Luar Biasa

Selain rencana aksi di dalam server, dukungan para penggemar juga terlihat jelas melalui gerakan petisi daring. Petisi yang menuntut kehadiran Destiny 3 ini viral dalam waktu singkat dan menarik perhatian ratusan ribu partisipan.

Dalam kurun waktu 7 jam pertama saja, petisi tersebut sudah mengumpulkan lebih dari 24.000 tanda tangan digital. Angka tersebut terus meroket hingga melampaui 300.000 tanda tangan saat laporan ini disusun, menunjukkan solidaritas komunitas yang sangat kuat.

Ringkasan perkembangan situasi terkini mengenai masa depan seri Destiny:

Kategori Informasi Detail Perkembangan
Status Game saat Ini Pembaruan terakhir segera dirilis
Target Aksi Pemain 9 Juni 2026 (Aksi Server Slam)
Jumlah Petisi Lebih dari 300.000 tanda tangan
Kondisi Internal Bungie Isu PHK massal dan fokus ke proyek Marathon

Meskipun gerakan ini sangat masif, keberhasilan tuntutan para pemain masih menjadi tanda tanya besar bagi industri game. Bungie sendiri dikabarkan sedang mengalami masa sulit dengan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang diprediksi terjadi setelah pembaruan terakhir dirilis.

Banyak laporan menyebutkan bahwa sisa tim pengembang yang bertahan nantinya akan dialihkan sepenuhnya untuk mengerjakan proyek Marathon. Kondisi internal yang tidak stabil ini membuat harapan untuk pengembangan Destiny 3 menjadi sangat menantang bagi pihak studio maupun penerbit.

Artikel terkait

Rekomendasi