Mengejutkan, King Cobra 3 Meter Masuk Rumah Warga di Kuningan Terbaru 2026

Mengejutkan, King Cobra 3 Meter Masuk Rumah Warga di Kuningan Terbaru 2026
Foto: Mengejutkan, King Cobra 3 Meter Masuk Rumah Warga di Kuningan Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Warga Desa Cinembey, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, baru saja dikejutkan oleh kemunculan seekor ular king kobra sepanjang tiga meter. Kehadiran reptil berbisa ini sempat memicu ketegangan karena posisinya yang sulit dijangkau oleh petugas evakuasi.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut berlangsung pada Jumat petang sekitar pukul 18.10 WIB. Ular predator ini ditemukan pertama kali di area pemukiman warga saat hari mulai gelap.

Kronologi Penemuan King Kobra

Peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Tetin (50) sedang berada di area perkebunan sisi selatan kediamannya. Ia melihat pergerakan ular besar di dekat pohon pisang yang kemudian berpindah menuju halaman depan rumah.

Ular tersebut mencari tempat perlindungan dengan masuk ke sela-sela tumpukan asbes yang sudah tidak terpakai. Tetin yang menyadari bahwa hewan tersebut adalah king kobra berukuran raksasa merasa sangat terkejut dan ketakutan.

Berikut adalah detail kronologi penemuan ular tersebut:

  • Lokasi Awal: Area kebun di sisi selatan rumah milik Tetin dekat pohon pisang.
  • Tempat Persembunyian: Sela-sela tumpukan asbes bekas di halaman depan rumah warga.
  • Identifikasi: King kobra (Ophiophagus bungarus) dengan panjang mencapai 3 meter.
  • Tindakan Warga: Melaporkan kejadian kepada perangkat desa setempat untuk diteruskan ke tim Damkar.

Laporan cepat dari warga ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kontak fisik antara ular berbisa tersebut dengan penghuni rumah. Pihak pemadam kebakaran segera merespons panggilan darurat tersebut demi keamanan lingkungan.

Proses Evakuasi yang Menantang

Tim Damkar Kuningan mengerahkan empat personel ahli untuk menangani situasi berbahaya ini di lokasi kejadian. Setibanya di sana, petugas mendapati ular masih bersembunyi di balik tumpukan asbes yang sempit.

Andri Arga Kusuma menjelaskan bahwa karakter king kobra yang sangat agresif menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Ruang gerak yang terbatas di sela asbes membuat petugas harus ekstra waspada terhadap serangan mendadak.

Beberapa faktor yang menyulitkan proses pengamanan ular antara lain:

  • Sifat Agresif: King kobra memiliki perilaku yang cenderung menyerang jika merasa terancam.
  • Risiko Tinggi: Jenis ular ini memiliki bisa mematikan yang sangat berbahaya bagi manusia.
  • Medan Sempit: Posisi ular yang terjepit di tumpukan asbes menyulitkan penggunaan alat tangkap.
  • Waktu Evakuasi: Proses pengamanan berlangsung selama 15 menit sebelum ular akhirnya berhasil diringkus.

Setelah berjibaku dengan penuh kehati-hatian, petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut pada pukul 19.10 WIB. Keberhasilan ini memastikan situasi di Desa Cinembey kembali kondusif dan aman bagi warga sekitar.

Data Operasi Evakuasi Damkar

Berikut adalah ringkasan teknis mengenai operasi penanganan ular tersebut:

Kategori Informasi Detail Keterangan
Waktu Kejadian Jumat, 22 Mei 2026 pukul 18.10 WIB
Jumlah Personel 4 Anggota UPT Damkar Kuningan
Durasi Evakuasi Sekitar 15 menit
Kondisi Akhir Ular berhasil diamankan dengan selamat

Tabel di atas menunjukkan bahwa penanganan dilakukan secara cepat oleh tenaga profesional untuk meminimalisir risiko. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera menghubungi pihak berwenang jika menemukan hewan liar berbahaya di sekitar tempat tinggal.

Artikel terkait

Rekomendasi