Makan Sedikit Tapi Cepat Gemuk? Ternyata Ini Penyebab Medisnya!

Makan Sedikit Tapi Cepat Gemuk? Ternyata Ini Penyebab Medisnya!
Foto: Ilustrasi Makan Sedikit Tapi Cepat Gemuk? Ternyata Ini Penyebab Medisnya!.
Ukuran teks

Banyak individu sering merasa frustrasi karena berat badan mereka tetap meningkat meskipun porsi makan yang dikonsumsi sudah tergolong sedikit. Secara medis, fenomena kenaikan berat badan ini bukan sekadar anggapan belaka melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor biologis seperti metabolisme dan hormon tubuh.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Iflan Nauval, M.ScIH, SpGK, menjelaskan bahwa kondisi ini sangat berkaitan erat dengan Basal Metabolic Rate atau BMR. BMR sendiri merupakan jumlah kalori minimal yang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar saat seseorang sedang dalam kondisi istirahat total.

Jika seseorang tetap mengalami kenaikan berat badan meski makan dalam porsi kecil, hal itu menandakan metabolisme basal mereka sedang mengalami perlambatan. Selain faktor BMR, kondisi otot yang mulai pasif dalam melakukan pembakaran kalori juga menjadi pemicu utama penumpukan lemak di tubuh.

Guna mengatasi persoalan BMR yang melambat tersebut, dr Iflan menekankan pentingnya bagi setiap individu untuk meningkatkan massa otot mereka secara konsisten. Otot memegang peranan krusial sebagai organ metabolisme terbesar kedua setelah hati yang bertanggung jawab dalam proses pembakaran energi dalam tubuh.

Di sisi lain, terdapat kelompok orang tertentu yang tetap memiliki berat badan stabil meski mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat banyak. Fenomena ini biasanya dimiliki oleh mereka yang memiliki keberuntungan secara genetik sehingga pembakaran kalori dalam tubuhnya tetap tinggi secara alami.

Faktor Pendukung Perubahan Berat Badan

Memahami mekanisme kerja tubuh sangat penting untuk menentukan strategi penurunan atau penjagaan berat badan yang efektif bagi setiap individu. Berikut adalah faktor-faktor medis utama yang mempengaruhi mengapa seseorang mudah mengalami kenaikan atau penurunan berat badan berdasarkan penjelasan ahli.

Kondisi Tubuh Penyebab Medis Utama
Makan sedikit namun cepat gemuk Basal Metabolic Rate (BMR) melambat dan otot malas membakar kalori.
Makan banyak namun tetap kurus Faktor genetik yang mendukung tingkat metabolisme basal tetap tinggi.
Solusi meningkatkan metabolisme Membangkitkan kekuatan otot karena otot adalah organ metabolisme terbesar setelah liver.

Penting bagi masyarakat untuk tidak hanya fokus pada pengurangan asupan makanan tetapi juga memperhatikan kesehatan otot sebagai mesin pembakar kalori. Dengan massa otot yang lebih baik, tubuh akan lebih efisien dalam memproses setiap kalori yang masuk tanpa menyimpannya sebagai lemak berlebih.

Artikel terkait

Rekomendasi