Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham Salim Ivomas (SIMP), Investor Cari Peluang 2026

Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham Salim Ivomas (SIMP), Investor Cari Peluang 2026
Foto: Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham Salim Ivomas (SIMP), Investor Cari Peluang 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Investor kawakan Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali menunjukkan taringnya di lantai bursa dengan menambah porsi kepemilikan saham di sektor perkebunan. Kali ini, sosok yang dijuluki Warren Buffett Indonesia tersebut memanfaatkan momentum koreksi harga untuk menyerok saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Langkah strategis ini dilakukan di tengah kondisi pasar modal yang sedang mengalami tekanan atau market crash pada pertengahan Mei 2026. Lo Kheng Hong diketahui memborong jutaan lembar saham emiten yang tergabung dalam Grup Salim tersebut.

Detail Transaksi dan Penambahan Porsi Saham

Berdasarkan data yang dihimpun, transaksi pembelian ini mencakup 19,9 juta lembar saham SIMP yang dilakukan pada perdagangan tanggal 18 Mei 2026. Harga pelaksanaan untuk aksi beli ini dipatok pada level Rp600 per lembar saham.

Jika dikalkulasikan berdasarkan keterbukaan informasi yang ada, total nilai transaksi yang dikucurkan oleh Lo Kheng Hong mencapai Rp11,94 miliar. Nilai investasi yang cukup fantastis ini menegaskan kepercayaan sang investor terhadap fundamental emiten sawit tersebut.

Berikut adalah ringkasan data transaksi pembelian saham yang dilakukan oleh Lo Kheng Hong:

  • Emiten Target: PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)
  • Tanggal Transaksi: 18 Mei 2026
  • Jumlah Saham Dibeli: 19.900.000 lembar saham
  • Harga Per Lembar: Rp600
  • Total Nilai Transaksi: Sekitar Rp11,94 miliar

Data di atas memperlihatkan keberanian sang investor dalam mengambil keputusan beli saat harga sedang terkoreksi. Aksi ini merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjang yang kerap ia terapkan di berbagai emiten lain.

Struktur Kepemilikan Terbaru di SIMP

Setelah merampungkan transaksi pembelian tersebut, posisi kepemilikan Lo Kheng Hong di tubuh PT Salim Ivomas Pratama Tbk mengalami perubahan signifikan. Saat ini, ia tercatat menggenggam total sebanyak 793,34 juta lembar saham SIMP.

Angka tersebut setara dengan penguasaan sekitar 5,11% dari seluruh jumlah saham yang beredar di publik. Dengan kepemilikan di atas 5%, nama Lo Kheng Hong semakin kokoh sebagai salah satu pemegang saham utama di perusahaan agribisnis terintegrasi tersebut.

Rincian mengenai kepemilikan saham terbaru setelah aksi korporasi pribadi ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Komponen Kepemilikan Data Statistik
Total Lembar Saham Terbaru 793,34 Juta Lembar
Persentase Kepemilikan 5,11% dari Total Saham
Status Kepemilikan Investor Individu (Kepemilikan di atas 5%)
Sektor Emiten Agribisnis / Perkebunan Kelapa Sawit

Tabel ini memberikan gambaran jelas mengenai dominasi Lo Kheng Hong di emiten SIMP yang terus diperkuat secara bertahap. Manuver ini juga menarik perhatian banyak pelaku pasar yang kerap mengikuti jejak investasinya.

Strategi Membeli Saat Harga Murah

Aksi borong saham ini dilakukan tepat saat harga saham grup agribisnis tersebut sedang mengalami pelemahan di pasar. Lo Kheng Hong memang dikenal dengan prinsip "value investing" yang fokus mencari perusahaan bagus dengan valuasi yang relatif murah.

Bagi para pengamat pasar modal, langkah ini bukanlah hal yang mengejutkan mengingat rekam jejaknya yang sering membeli saham berfundamental kuat saat terjadi kepanikan pasar. Ia tetap konsisten menambah muatan di saat investor lain cenderung melakukan aksi jual.

Selain fokus pada SIMP, Lo Kheng Hong juga diketahui memiliki portofolio di berbagai sektor lain seperti properti dan perbankan. Beberapa waktu sebelumnya, ia juga sempat diberitakan menambah kepemilikan di saham PT Intiland Development Tbk (DILD) saat kondisi IHSG sedang tidak stabil.

Kehadiran investor ritel kelas kakap seperti dirinya seringkali memberikan sentimen positif bagi emiten terkait. Meskipun kondisi pasar global sedang dipenuhi ketidakpastian, strategi akumulasi ini menunjukkan optimisme terhadap prospek ekonomi domestik di masa depan.

Pasar kini menantikan apakah langkah Lo Kheng Hong akan diikuti oleh peningkatan kinerja fundamental SIMP ke depannya. Dengan kepemilikan lebih dari 5%, gerak-gerik sang investor tentu akan terus menjadi sorotan utama di bursa saham Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi