Kronologi Calvin Dores Dilarikan ke RS, Putra Deddy Dores Alami Masalah Jantung Mengejutkan 2026

Kronologi Calvin Dores Dilarikan ke RS, Putra Deddy Dores Alami Masalah Jantung Mengejutkan 2026
Foto: Kronologi Calvin Dores Dilarikan ke RS, Putra Deddy Dores Alami Masalah Jantung Mengejutkan 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Calvin Dores yang merupakan putra dari musisi legendaris Indonesia, mendiang Deddy Dores, dikabarkan baru saja mendapatkan penanganan medis secara intensif. Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kondisi kesehatan yang menurun drastis akibat gangguan pada bagian jantungnya.

Kabar mengenai kondisi terkini Calvin Dores ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga saat ia berada di Rumah Sakit dr. Sutoyo, Jakarta. Keberadaannya di rumah sakit tersebut bertujuan agar ia segera mendapatkan perawatan yang tepat dari tim dokter spesialis.

Kronologi Awal Gangguan Kesehatan Calvin Dores

Ibu dari Calvin Dores, Dagmar C Sunardi, memberikan penjelasan mendalam mengenai urutan kejadian sebelum sang putra akhirnya dibawa ke ruang perawatan. Menurut keterangannya, keluhan kesehatan tersebut sebenarnya sudah mulai dirasakan oleh Calvin sejak beberapa waktu sebelumnya.

Dagmar mengungkapkan bahwa Calvin awalnya mengeluhkan rasa sesak yang sangat mengganggu di area dadanya sejak Minggu malam, 24 Mei 2026. Kondisi pernapasan yang terasa sangat berat tersebut membuat pihak keluarga merasa khawatir akan kondisi fisiknya yang terus melemah.

"Sejak semalam dia sudah mengeluh kalau napasnya terasa sangat berat dan sesak," ungkap Dagmar saat memberikan konfirmasi kepada awak media pada Senin, 25 Mei 2026.

Melihat kondisi Calvin yang tidak kunjung membaik hingga keesokan harinya, keluarga memutuskan untuk segera mencari bantuan medis profesional. Tepat pada hari Senin sekitar pukul 11.00 WIB, Calvin langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit dr. Sutoyo di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan mendalam.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Diagnosa Jantung

Setibanya di rumah sakit, Calvin Dores segera diarahkan ke Unit Gawat Darurat (UGD) agar tim medis bisa melakukan tindakan observasi awal secara cepat. Di ruang tersebut, serangkaian tes kesehatan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari rasa sesak napas yang dialaminya.

Salah satu prosedur medis yang dijalani oleh Calvin adalah pemeriksaan Elektrokardiogram atau yang biasa dikenal dengan istilah EKG. Hasil dari pemeriksaan rekam jantung ini menunjukkan adanya indikasi serius terkait kondisi organ vital putra mendiang Deddy Dores tersebut.

Berdasarkan hasil diagnosa sementara yang disampaikan pihak rumah sakit melalui sang ibunda :

  • Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya serangan jantung secara mendadak yang dialami oleh Calvin Dores.
  • Tim dokter mencurigai adanya penyumbatan pada saluran pembuluh darah menuju jantung pasien.
  • Kondisi sesak napas yang dialami sebelumnya merupakan gejala klinis dari gangguan aliran darah tersebut.
  • Pasien memerlukan observasi lanjutan untuk menentukan langkah medis berikutnya, seperti tindakan kateterisasi atau pemasangan ring jika diperlukan.

Dagmar C Sunardi menjelaskan bahwa saat ini tim medis masih terus memantau perkembangan kesehatan putranya tersebut. Fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi jantungnya stabil agar risiko komplikasi lebih lanjut dapat segera dihindari oleh pihak rumah sakit.

Permohonan Doa dan Latar Belakang Masalah Ekonomi

Dalam situasi yang cukup sulit ini, Dagmar yang mewakili pihak keluarga besar memohon dukungan moril dari seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap agar doa dari banyak orang dapat membantu proses pemulihan Calvin Dores berjalan dengan lancar dan cepat.

Pihak keluarga sangat mendambakan agar Calvin bisa segera pulih dan menjalani aktivitasnya kembali dengan normal seperti sedia kala. "Kami memohon doa agar kondisi kesehatan Calvin bisa segera membaik dan jantungnya kembali berfungsi dengan normal," tutur Dagmar dengan penuh harap.

Sebelum berita mengenai gangguan jantung ini mencuat, nama Calvin Dores memang sempat menghebohkan publik lewat sebuah pernyataan yang sangat kontroversial. Ia secara terbuka menyampaikan keinginan untuk menjual salah satu matanya dengan harga yang fantastis, yakni sebesar Rp 350 juta.

Ada beberapa faktor utama yang melatarbelakangi keputusan nekat Calvin Dores saat itu :

  • Ia mengaku sedang menghadapi tekanan ekonomi yang sangat berat dan membutuhkan dana dalam jumlah besar.
  • Dana hasil penjualan mata tersebut rencananya akan digunakan sebagai modal untuk membangun usaha baru.
  • Calvin merasa sangat terbebani dengan tanggung jawab untuk menjamin masa depan anggota keluarganya.
  • Keterbatasan finansial membuatnya merasa tidak memiliki pilihan lain selain menawarkan organ tubuhnya melalui media sosial.

Keinginan untuk menjual mata tersebut dipicu oleh rasa sayangnya yang sangat besar kepada keluarga serta ambisinya untuk keluar dari jerat kemiskinan. Namun, sebelum rencana tersebut terealisasi, ia kini justru harus berjuang melawan penyakit jantung yang menyerangnya secara tiba-tiba.

Hingga saat ini, Calvin masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan ketat tenaga medis Rumah Sakit Suyoto. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan ia diperbolehkan pulang atau apakah ada tindakan operasi besar yang harus dilakukan dalam waktu dekat.

Artikel terkait

Rekomendasi