Asosiasi Esports Korea (KeSPA) secara resmi telah mengumumkan enam kandidat final yang akan memperkuat tim nasional League of Legends Korea Selatan untuk ajang Asian Games 2026. Pengumuman ini langsung mencuri perhatian dunia karena susunan pemain yang terpilih menghadirkan kembali memori kejayaan tim legendaris.
Korea Selatan yang merupakan kekuatan besar di kancah kompetitif League of Legends bertujuan untuk mempertahankan medali emas yang mereka raih sebelumnya. Langkah strategis ini memicu antusiasme besar karena mayoritas pemain merupakan pilar utama dari organisasi T1 yang mendominasi turnamen internasional beberapa tahun terakhir.
Jabatan pelatih kepala tim nasional kali ini dipercayakan kepada Kang "Hirai" Dong-hoon yang dikenal memiliki segudang pengalaman di industri esports. Fokus utama Hirai adalah menjaga tren positif dan status tak terkalahkan yang pernah ditorehkan Korea Selatan pada edisi sebelumnya di Hangzhou.
Komposisi tim nasional ini dibentuk melalui seleksi ketat yang menggabungkan para pemain bintang dari liga domestik LCK. Para kandidat dipilih berdasarkan catatan performa individu yang sangat impresif selama dua tahun masa kompetisi terakhir.
Kembalinya Lini Legendaris ZOFGK Tanpa Kehadiran Oner
Daya tarik utama dari daftar pemain yang dirilis oleh KeSPA adalah hadirnya empat dari lima anggota lineup ikonik "ZOFGK" milik T1. Lineup tersebut merupakan sosok-sosok yang sukses membawa tim mereka merengkuh gelar juara dunia beberapa kali.
Satu-satunya elemen yang berbeda dari struktur asli tim T1 adalah absennya sang jungler andalan, Moon "Oner" Hyeon-jun. Posisi vital tersebut kini akan diisi oleh Kim "Canyon" Geon-bu yang merupakan pemain kunci dari organisasi Gen.G Esports.
Daftar lengkap enam pemain yang masuk ke dalam tim nasional Korea Selatan adalah sebagai berikut:
- Top Laner: Choi “Zeus” Woo-je (T1)
- Jungler: Kim “Canyon” Geon-bu (Gen.G Esports)
- Mid Laner: Lee “Faker” Sang-hyeok (T1)
- Mid Laner: Kim “Zeka” Geon-woo (Hanwha Life Esports)
- ADC / Bottom Laner: Lee “Gumayusi” Min-hyeong (T1)
- Support: Ryu “Keria” Min-seok (T1)
Bagi beberapa pemain seperti Canyon, Zeka, dan Gumayusi, turnamen ini memiliki makna yang sangat mendalam secara pribadi. Ajang di Nagoya nanti akan menjadi debut mereka mengenakan seragam tim nasional di turnamen multi-cabang olahraga terbesar di Asia.
Proses Seleksi yang Ketat dan Target Medali Emas
Keputusan KeSPA dalam menentukan susunan pemain ini sebenarnya sempat memicu perdebatan yang cukup hangat di kalangan komunitas penggemar esports. Banyak pihak mempertanyakan tidak adanya nama besar seperti Jeong "Chovy" Ji-hoon dan Park "Viper" Do-hyeon dalam daftar tersebut.
Menanggapi hal tersebut, KeSPA menegaskan bahwa seluruh proses pemilihan didasarkan pada metrik penilaian performa individu yang bersifat objektif. Pihak asosiasi mempertimbangkan banyak aspek teknis mulai dari rasio KDA, tingkat partisipasi kill, hingga kontribusi solo kill di berbagai kompetisi.
Indikator penilaian pemain diambil dari performa mereka di turnamen-turnamen berikut:
- Kompetisi regional kasta tertinggi Korea Selatan, LCK.
- Turnamen domestik KeSPA Cup sebagai ajang evaluasi bakat.
- Kejuaraan dunia League of Legends World Championship periode 2024 hingga 2025.
Asian Games 2026 sendiri rencananya akan diselenggarakan di wilayah Nagoya dan Prefektur Aichi, Jepang, pada periode September hingga Oktober 2026. Turnamen ini dianggap sangat krusial bagi para atlet profesional karena menyangkut prestise bangsa serta masa depan karier mereka.
Salah satu faktor motivasi terbesar selain kebanggaan membela negara adalah adanya regulasi mengenai pengecualian wajib militer. Di Korea Selatan, atlet pria yang berhasil meraih medali emas di ajang Asian Games dapat diberikan keringanan khusus terkait tugas militer mereka.
Dengan hadirnya jajaran pemain yang bertabur bintang ini, Korea Selatan kembali memposisikan diri sebagai kandidat terkuat untuk menjuarai kompetisi. Mereka diprediksi akan menjadi lawan yang sangat tangguh bagi negara pesaing utama seperti China dan Chinese Taipei.
Ringkasan Struktur Tim Nasional Korea Selatan
Berikut adalah tabel informasi mengenai pembagian peran pemain dalam skuad nasional menuju Asian Games 2026:
| Posisi / Role | Nama Pemain | Asal Tim Profesional |
|---|---|---|
| Pelatih Kepala | Kang "Hirai" Dong-hoon | - |
| Top Lane | Choi “Zeus” Woo-je | T1 |
| Jungle | Kim “Canyon” Geon-bu | Gen.G Esports |
| Mid Lane | Lee “Faker” Sang-hyeok | T1 |
| Mid Lane (Sub) | Kim “Zeka” Geon-woo | Hanwha Life Esports |
| ADC | Lee “Gumayusi” Min-hyeong | T1 |
| Support | Ryu “Keria” Min-seok | T1 |
Tabel di atas menunjukkan dominasi pemain T1 yang dikombinasikan dengan talenta terbaik dari Gen.G dan Hanwha Life Esports. Skuad ini diharapkan mampu membawa pulang medali emas kedua secara berturut-turut untuk kategori game League of Legends.
Keberhasilan pemilihan pemain ini akan diuji di panggung internasional melawan rival abadi mereka, China, yang juga dikenal memiliki basis pemain yang kuat. Penggemar kini tinggal menunggu bagaimana sinergi antara Canyon dengan empat pemain T1 lainnya akan terbentuk di dalam arena pertandingan nanti.