Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kembali menggelar ajang bergengsi Kompolnas Award 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja Polri. Masyarakat kini diajak terlibat aktif untuk memberikan penilaian dan masukan terhadap kualitas pelayanan kepolisian.
Ida Oetari, selaku Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana, menyatakan bahwa kontribusi masyarakat sangat penting dalam menentukan satuan kerja terbaik. Partisipasi ini dibuka luas bagi masyarakat umum, awak media, tokoh masyarakat, hingga kalangan akademisi.
Tujuan dan Motivasi Penghargaan
Penyelenggaraan Kompolnas Award bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada satuan kerja (satker) Polri di berbagai tingkatan. Apresiasi ini diberikan mulai dari level Mabes Polri, Polda, Polres, hingga Polsek yang menunjukkan performa luar biasa.
Program ini diharapkan dapat memicu motivasi bagi satuan wilayah lain untuk terus meningkatkan standar kinerjanya. Dengan adanya contoh terbaik atau best practice, diharapkan seluruh jajaran Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada publik.
Inovasi Kategori Penilaian
Pada edisi 2026 ini, pihak panitia melakukan penyesuaian kategori penilaian demi menciptakan persaingan yang lebih adil dan kompetitif. Ida menjelaskan bahwa pembagian kategori kini mempertimbangkan skala wilayah dan struktur kepemimpinan di tiap satuan.
Berikut adalah rincian pembagian kategori penilaian dalam Kompolnas Award 2026:
| Tingkatan Satker | Kategori Pembagian |
|---|---|
| Polres | Dibedakan berdasarkan pangkat pimpinan (AKBP dan Kombes) |
| Polsek | Dibedakan menjadi Polsek Urban dan Polsek Rural (Pedesaan) |
| Polda | Dibagi menjadi Kelompok A dan Kelompok B |
| Mabes Polri | Dibagi menjadi Satker Operasional dan Non-operasional |
Tabel di atas menunjukkan upaya Kompolnas dalam memetakan persaingan agar setiap satuan dinilai berdasarkan kapasitas dan tantangan wilayah masing-masing. Penyesuaian ini dipastikan membuat proses seleksi menjadi lebih objektif.
Bobot Penilaian dan Indikator 5P
Salah satu poin krusial dalam penilaian tahun ini terletak pada fungsi pengawasan Kompolnas terhadap aduan masyarakat. Satuan yang paling cepat dan responsif dalam menindaklanjuti keluhan warga akan mendapatkan bobot nilai tertinggi.
Selain mengandalkan data statistik, tim juri juga akan melakukan kunjungan langsung atau visitasi ke lima nominator terbaik di setiap kategori. Langkah ini diambil untuk memvalidasi data yang ada dengan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.
Ada lima aspek utama yang dikenal sebagai kriteria "5P" dalam penilaian lapangan ini:
- Prosperity (Kesejahteraan): Menilai kesejahteraan personel dalam menunjang kinerja.
- Planet (Lingkungan): Melihat kepedulian satuan kerja terhadap kelestarian lingkungan sekitar.
- People (Orang): Meninjau aspek sumber daya manusia dan interaksinya dengan publik.
- Partnership (Kemitraan): Mengukur sejauh mana hubungan kolaborasi dengan instansi lain dibangun.
- Peace (Perdamaian): Menilai keberhasilan dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di wilayahnya.
Kelima indikator tersebut menjadi standar komprehensif bagi juri untuk melihat kualitas kepemimpinan dan dampak sosial dari kehadiran Polri di tengah warga. Penilaian ini melibatkan tim independen dari berbagai latar belakang profesi.
Jadwal dan Hadiah bagi Pemenang
Malam penganugerahan Kompolnas Award 2026 dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Acara ini akan menjadi puncak dari rangkaian proses seleksi panjang yang dilakukan oleh tim juri profesional.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Kapolri direncanakan bakal memberikan tambahan hadiah khusus bagi para pemenang. Selain trofi dan sertifikat, dukungan operasional tambahan akan diberikan untuk memperkuat sarana prasarana di wilayah pemenang.
Ida Oetari menutup penjelasannya dengan harapan agar pemberian hadiah tambahan ini bisa memacu semangat anggota polisi di lapangan. Hal ini menjadi komitmen Polri untuk terus bertransformasi menuju institusi yang lebih melayani dan profesional.