Komisi I DPR Desak Pendampingan Psikologis 9 WNI Korban Kekerasan Israel Terbaru 2026

Komisi I DPR Desak Pendampingan Psikologis 9 WNI Korban Kekerasan Israel Terbaru 2026
Foto: Komisi I DPR Desak Pendampingan Psikologis 9 WNI Korban Kekerasan Israel Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengecam keras tindakan militer Israel terhadap sembilan relawan asal Indonesia. Para WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla tersebut dilaporkan mengalami penyiksaan fisik berupa tendangan hingga sengatan listrik.

Atas kejadian traumatis ini, Dave mendesak pemerintah untuk segera memberikan pendampingan psikologis kepada para korban. Hal ini penting mengingat tekanan berat yang mereka hadapi selama masa penangkapan dalam misi tersebut.

Dukungan Pemulihan Trauma bagi Relawan

Dave menekankan bahwa luka yang dialami para relawan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyerang kondisi mental mereka. Menurutnya, pengalaman ditangkap dalam situasi konflik bersenjata memberikan beban psikologis yang sangat berat bagi setiap individu.

Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada proses kepulangan para WNI dengan selamat ke tanah air. Pemerintah diharapkan menyediakan layanan pemulihan yang menyeluruh agar para relawan bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Bentuk pendampingan yang diusulkan oleh Komisi I DPR RI meliputi:

  • Pemberian dukungan emosional secara berkala untuk menstabilkan kondisi mental korban.
  • Konseling profesional dari tenaga ahli guna menangani gejala trauma yang mendalam.
  • Program pemulihan sosial untuk membantu korban mendapatkan kembali rasa aman dan kepercayaan diri.

Langkah-langkah di atas dianggap krusial agar para relawan mampu mengatasi sisa-sisa trauma akibat kekerasan yang mereka terima. Pemulihan ini menjadi tanggung jawab negara dalam melindungi warga negaranya yang sedang bertugas demi misi kemanusiaan.

Apresiasi Atas Keberhasilan Diplomasi

Meskipun mengutuk aksi kekerasan Israel, Dave tetap merasa bersyukur atas pembebasan sembilan relawan Indonesia tersebut. Kabar bebasnya para WNI menjadi angin segar yang melegakan pihak keluarga serta seluruh masyarakat di tanah air.

Ia menegaskan bahwa Komisi I DPR RI akan terus mengawasi secara ketat perlindungan terhadap setiap WNI di mancanegara. Diplomasi yang konsisten serta kolaborasi dengan mitra internasional dinilai menjadi kunci utama dalam menjamin keselamatan warga negara.

Dave meyakini bahwa melalui sistem pemulihan yang komprehensif, Indonesia dapat menunjukkan perannya sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Keselamatan warga negara tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Kesaksian Mencekam dari Korban Kekerasan

Salah satu relawan yang menjadi korban, Rahendro Herubowo, membagikan pengalaman pahitnya saat berada di bawah tahanan tentara Israel. Pria yang juga berprofesi sebagai jurnalis ini mengaku mendapatkan perlakuan kasar berkali-kali tanpa alasan yang jelas.

Heru menceritakan bahwa dirinya sempat ditendang beberapa kali pada bagian depan dan diinjak pada bagian punggung. Puncak kekerasan yang ia alami adalah ketika tentara Israel menggunakan alat penyetrum listrik ke tubuhnya.

Kondisi kesehatan fisik yang dilaporkan oleh relawan pasca penahanan:

Jenis Kekerasan Dampak Fisik yang Dirasakan
Tendangan dan Injakan Rasa nyeri di bagian atas pinggang serta area dada yang cukup hebat.
Penyetruman Listrik Rasa sakit yang semakin tajam saat tubuh bergerak, batuk, atau mengangkat tangan.

Data di atas merujuk pada kesaksian langsung dari korban mengenai perlakuan yang diterima selama masa penahanan oleh militer Israel. Heru menyatakan keinginannya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di rumah sakit setibanya di Indonesia nanti.

Sembilan relawan Global Sumud Flotilla 2026 ini dijadwalkan akan segera tiba di tanah air dalam waktu dekat. Pemerintah diharapkan sudah menyiapkan seluruh fasilitas medis dan psikologis untuk menyambut kepulangan mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi