Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi memberikan apresiasi kepada sejumlah pemerintah daerah di wilayah Sulawesi yang menunjukkan prestasi luar biasa sepanjang tahun 2026. Acara bertajuk Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi ini berlangsung khidmat di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (29/5/2026).
Penghargaan ini mencakup empat sektor krusial, yaitu pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan dan stunting, penurunan angka pengangguran, hingga inovasi dalam pembiayaan kreatif atau creative financing. Langkah ini diambil untuk mendorong setiap daerah agar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Motivasi dan Dukungan Finansial bagi Daerah Berprestasi
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, memberikan pujian tinggi kepada para kepala daerah yang berhasil mencatatkan kinerja terbaik. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengakuan nyata atas dedikasi pemerintah daerah terhadap masyarakat.
Pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan finansial sebagai stimulus bagi daerah yang berhasil menduduki peringkat terbaik. Setiap daerah yang berprestasi berhak menerima bantuan dana dengan rincian sebagai berikut.
Daftar bantuan dana pemerintah berdasarkan peringkat prestasi daerah:
- Peringkat Terbaik I berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp3 miliar.
- Peringkat Terbaik II berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp2 miliar.
- Peringkat Terbaik III berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp1 miliar.
Pemberian bantuan dana ini diharapkan dapat menjadi modal tambahan bagi daerah untuk memperkuat program-program strategis yang menyentuh kepentingan warga. Penilaian dilakukan secara ketat dengan mengacu pada data objektif dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Keadilan Penilaian Berbasis Wilayah
Tito Karnavian menjelaskan bahwa sistem penilaian sengaja dibagi ke dalam beberapa regional agar tercipta persaingan yang adil. Hal ini dilakukan karena setiap wilayah di Indonesia memiliki tantangan geografis dan karakteristik sosial yang berbeda satu sama lain.
Sebelum pelaksanaan di Sulawesi, rangkaian acara serupa telah lebih dulu sukses digelar di Palembang untuk regional Sumatera, Balikpapan untuk Kalimantan, serta di Mataram. Selanjutnya, Kemendagri berencana melaksanakan agenda serupa untuk wilayah Jawa-Bali dan Papua.
Mendagri menegaskan bahwa ajang ini membuktikan banyak kepala daerah yang mampu bekerja dengan sangat baik meski di tengah keterbatasan. Ia berharap kompetisi positif ini dapat menular ke daerah-daerah lain di seluruh penjuru Indonesia.
Daftar Pemenang Penghargaan Regional Sulawesi 2026
Berikut adalah rincian pemerintah daerah di Sulawesi yang berhasil meraih predikat terbaik pada masing-masing kategori utama.
Tabel pemenang kategori penurunan pengangguran dan creative financing:
| Kategori Prestasi | Tingkat Kabupaten (I, II, III) | Tingkat Kota (I, II, III) | Tingkat Provinsi |
|---|---|---|---|
| Penurunan Pengangguran | Kolaka, Konawe Kepulauan, Kolaka Utara | Baubau, Kendari, Parepare | Sulawesi Barat |
| Creative Financing | Wajo, Kolaka, Mamasa | Makassar, Palu, Manado | Sulawesi Selatan (I), Sulawesi Tenggara (II) |
Selain kedua kategori di atas, Kemendagri juga memberikan perhatian besar pada aspek kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Dua kategori lainnya fokus pada keberhasilan daerah dalam menjaga harga pangan dan menekan angka stunting.
Tabel pemenang kategori pengendalian inflasi dan penanggulangan kemiskinan/stunting:
| Kategori Prestasi | Tingkat Kabupaten (I, II, III) | Tingkat Kota (I, II, III) | Tingkat Provinsi |
|---|---|---|---|
| Pengendalian Inflasi | Sigi, Polewali Mandar, Takalar | Bitung, Palopo, Palu | Gorontalo (I), Sulawesi Tengah (II) |
| Kemiskinan & Stunting | Sidenreng Rappang, Bolaang Mongondow Timur, Gowa | Tomohon, Manado, Makassar | Sulawesi Utara |
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menko Polkam Djamari Chaniago dan Menteri Perumahan Maruarar Sirait. Kehadiran para tokoh nasional tersebut mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun Indonesia.
Dengan adanya penghargaan ini, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya mengejar apresiasi administratif semata. Dampak nyata berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi tujuan utama yang harus dicapai oleh setiap pemimpin daerah.