Kasus Ebola Mengejutkan, Bukti Dunia Belum Siap Hadapi Pandemi Baru 2026

Kasus Ebola Mengejutkan, Bukti Dunia Belum Siap Hadapi Pandemi Baru 2026
Foto: Kasus Ebola Mengejutkan, Bukti Dunia Belum Siap Hadapi Pandemi Baru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Tom Frieden, mantan Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), menyatakan bahwa dunia belum siap menghadapi pandemi berikutnya. Ia mengutip respons global terhadap wabah Ebola saat ini dan pemotongan anggaran kesehatan masyarakat di Amerika Serikat.

Frieden, yang kini menjadi CEO Resolve to Save Lives Inc., mengungkapkan dalam wawancara bersama Bloomberg This Weekend bahwa wabah Ebola saat ini tidak akan berkembang menjadi pandemi. Ia juga menegaskan bahwa wabah ini tidak akan menimbulkan risiko besar bagi warga Amerika.

Menurutnya, wabah ini adalah ujian stres bagi sistem kesehatan global dan dunia gagal melewati ujian tersebut. Frieden menyatakan bahwa kegagalan ini menjadi pertanda buruk bagi kesiapan dunia di masa depan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika melaporkan bahwa pada hari Kamis terdapat 1.077 dugaan kasus strain Bundibugyo dari virus Ebola. Strain ini diketahui menyebar dengan cepat di Afrika.

Upaya Global Menghadapi Ebola

Negara-negara seperti Kongo perluas pengujian Ebola karena skala wabah yang belum jelas. Selain itu, Brasil tengah menyelidiki dugaan kasus Ebola pertama yang muncul di negara tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga meminta pembatasan penggunaan obat Ebola dengan alasan uji klinis. Sebelumnya Thailand menerapkan karantina selama 21 hari bagi pelancong yang datang dari wilayah terjangkiti Ebola.

Di Kenya, terdapat negosiasi kerja sama dengan AS mengenai penanganan Ebola setelah adanya laporan mengenai karantina. Di Kongo, konflik dan kekerasan menjadi hambatan dalam upaya penanggulangan Ebola di wilayah tersebut.

Berita Terkini Lainnya

  • Konflik Global: Amerika Serikat dan Iran dikabarkan menyetujui draf awal gencatan senjata selama 60 hari.
  • Isu Energi: Uni Eropa sedang mengkaji kemungkinan relaksasi sanksi batas harga minyak Rusia.
  • Nasional: Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan era Jokowi, telah meninggal dunia.

Artikel ini memperlihatkan bagaimana dunia saat ini dihadapkan pada tantangan besar dalam hal kesiapan menghadapi pandemi di masa depan. Berbagai upaya di skala global terus dilakukan guna mengantisipasi penyebaran lebih lanjut dari virus Ebola.

Artikel terkait

Rekomendasi