Joao Palhinha Nyaman di Tottenham, Peluang Tinggalkan Bayern 2026 Mengejutkan!

Joao Palhinha Nyaman di Tottenham, Peluang Tinggalkan Bayern 2026 Mengejutkan!
Foto: Joao Palhinha Nyaman di Tottenham, Peluang Tinggalkan Bayern 2026 Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Joao Palhinha menunjukkan kebahagiaannya berada di Tottenham Hotspur. Pemain ini mengisyaratkan kemungkinan meninggalkan Bayern Munchen demi menetap di klub London tersebut. Dalam satu musim sebagai pemain pinjaman, Palhinha menyampaikan keinginannya untuk bertahan di Tottenham secara permanen.

Pada Agustus 2025, Palhinha bergabung dengan Spurs dengan status pinjaman dari Bayern Munchen. Kesepakatan tersebut memberi opsi bagi Tottenham untuk membeli pemain asal Portugal ini dengan biaya sekitar EUR 30 juta (sekitar Rp 621 miliar). Pada musim 2025/2026, Palhinha tampil cemerlang dengan mencatatkan 45 penampilan di berbagai ajang dan menyumbangkan tujuh gol.

Salah satu kontribusi paling berkesan Palhinha adalah saat melawan Everton. Golnya di babak pertama membantu mengamankan kemenangan penting untuk Tottenham, yang memastikan klub terhindar dari degradasi. Spurs menempati posisi ke-17, selisih dua poin dari West Ham United yang terancam degradasi.

Berdasarkan laporan The Athletic, Bayern Munchen merekrut Palhinha dari Fulham pada Juli 2024 dengan nilai transfer EUR 51 juta, atau sekitar satu triliun rupiah. Namun, kariernya di Jerman tidak berjalan mulus. Selama satu musim di Bayern, ia tampil dalam 25 pertandingan di semua kompetisi, 17 di antaranya di Bundesliga.

Di Bayern, Palhinha lebih sering dijadikan pemain cadangan dengan total waktu bermain hanya 667 menit. Berbeda dengan situasinya di Inggris, ia menjadi pilar penting di Tottenham, bermain konsisten di bawah tiga pelatih berbeda: Thomas Frank, Igor Tudor, dan Roberto De Zerbi.

Palhinha telah tampil dalam 33 pertandingan Premier League dan menjadi pemain ketiga terbanyak tampil di skuad, setelah Micky van de Ven dan Pedro Porro. Dalam empat laga terakhir bersama De Zerbi, Palhinha selalu menjadi starter.

Setelah laga melawan Everton, Palhinha mengungkapkan kebahagiaannya kepada media. Ia merasa sudah seperti berada di rumah sendiri sejak hari pertama tiba. Palhinha menggambarkan klub dan suporter sebagai hal yang luar biasa dan menegaskan keinginan kuat untuk bertahan.

Dia menggambarkan hubungannya dengan Spurs seperti pernikahan yang kuat. Palhinha sangat menikmati musim ini meskipun banyak tantangan. Pelatih Roberto De Zerbi menunjukkan dukungan dan keinginan untuk terus mempertahankannya karena Palhinha dianggap bagian penting dari rencana masa depannya.

Meskipun Tottenham bertahan di Premier League, performa mereka musim ini belum memuaskan. Tim bertengger di posisi ke-17 selama dua musim berturut-turut dan tersingkir dini di beberapa kompetisi lokal dan Eropa.

Palhinha tetap optimistis menatap musim depan bersama Tottenham. Dia percaya bahwa musim depan akan sangat berbeda dan menawarkan peluang untuk perbaikan. Palhinha yakin bahwa musim ini bisa menjadi pelajaran penting bagi klub.

Artikel terkait

Rekomendasi