Tragedi memilukan menimpa seorang turis asal Australia saat sedang menelusuri keindahan Jalur Inca menuju Machu Picchu, Peru. Wisatawan tersebut dilaporkan tewas setelah terjatuh ke dalam jurang sedalam ratusan meter.
Tim Unit Penyelamatan Gunung dari kota Cusco menemukan jasad korban pada hari Kamis waktu setempat. Lokasi penemuan berada di lereng curam sekitar 300 meter di bawah jalur pendakian, tepatnya di area yang dikenal sebagai "50 Gradas".
Kronologi Kecelakaan di Jalur Pegunungan
Korban diidentifikasi bernama Matthew Cameron Paton, seorang pria berusia 52 tahun yang sedang berlibur bersama istrinya. Ia baru saja tiba di Cusco sekitar 12 hari sebelum insiden nahas itu terjadi.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Paton dilaporkan hilang saat sedang mendaki bersama rombongan turis dan seorang pemandu. Ia diduga terjatuh melewati pagar pembatas yang kondisinya sudah rusak.
Jenderal Virgilio Velasquez selaku Kepala Kepolisian Wilayah Cusco segera meluncurkan operasi pencarian pada hari Rabu. Upaya tersebut dilakukan sesaat setelah pihaknya menerima laporan kehilangan dari saksi mata.
Dugaan penyebab jatuhnya korban berdasarkan keterangan otoritas setempat:
- Korban diduga tersandung saat sedang melintasi sebuah jembatan kayu di jalur pendakian.
- Ia sempat berusaha menjaga keseimbangan dengan berpegangan pada pagar kayu di pinggir jalur.
- Nahas, pagar kayu tersebut roboh sehingga korban ikut tergelincir masuk ke dalam jurang yang dalam.
Pihak berwenang Peru saat ini tengah melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sementara itu, jenazah korban akan segera dievakuasi menuju kota terdekat untuk proses pemulangan.
Sosok Korban dan Duka Keluarga
Kabar kematian Matthew Cameron Paton membawa kesedihan yang mendalam bagi pihak keluarga dan rekan kerjanya. Paton diketahui merupakan anggota Kepolisian Victoria yang telah mengabdi sejak tahun 2009.
Sebelum peristiwa ini terjadi, ia dijadwalkan akan mengemban jabatan baru sebagai sersan senior pada bulan depan. Bagi Paton, mengunjungi Peru merupakan perjalanan impian yang sudah lama ia rencanakan.
Mengenal Jalur Inca dan Prosedur Keselamatan
Jalur Inca atau Inca Trail merupakan rute pendakian legendaris yang melintasi Pegunungan Andes dan hutan awan di Peru. Jalur sepanjang 26 hingga 43 kilometer ini menawarkan pemandangan situs kuno yang berakhir di gerbang Machu Picchu.
Mengingat medannya yang menantang dan statusnya sebagai situs warisan dunia, pemerintah setempat menerapkan aturan ketat. Setiap pendaki wajib menggunakan jasa pemandu berlisensi dan melakukan reservasi jauh-jauh hari.
Berikut adalah ringkasan informasi penting mengenai pendakian di Jalur Inca:
| Aspek Pendakian | Informasi Penting |
|---|---|
| Jarak Tempuh | Berkisar antara 26 km hingga 43 km tergantung rute yang dipilih. |
| Ketinggian | Melewati titik ekstrem yang berisiko memicu penyakit ketinggian (altitude sickness). |
| Persyaratan | Wajib menggunakan operator tur resmi dan pemandu berlisensi. |
| Saran Kesehatan | Disarankan melakukan aklimatisasi di Cusco minimal selama dua hari. |
Data di atas menunjukkan bahwa selain keindahan pemandangan, faktor keselamatan dan kesiapan fisik menjadi kunci utama. Wisatawan sangat diimbau untuk selalu waspada terhadap kondisi jalur dan mematuhi arahan dari pemandu profesional.