Hadapi Kasus Dugaan Kekerasan ART, Erin Resmi Gandeng Sunan Kalijaga 2026

Hadapi Kasus Dugaan Kekerasan ART, Erin Resmi Gandeng Sunan Kalijaga 2026
Foto: Hadapi Kasus Dugaan Kekerasan ART, Erin Resmi Gandeng Sunan Kalijaga 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Rien Wartia Trigina, lebih dikenal sebagai Erin, memutuskan untuk mengganti kuasa hukumnya dalam menghadapi tuduhan kekerasan dari mantan asisten rumah tangga (ART) bernama Hera. Perubahan ini diumumkan oleh pengacara Sunan Kalijaga yang sebelumnya mendampingi Erin dalam kasus ini.

Melalui postingan di Instagram Story, Sunan Kalijaga mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi terlibat dalam penanganan perkara Erin. "Assalamualaikum wr wb. Saya Sunan Kalijaga ingin menyampaikan kepada teman-teman media bahwa saat ini saya sudah tidak lagi menangani perkara ibu Erin Taulany. Harap maklum dan terima kasih," tulis Sunan.

Postingan tersebut telah dihapus, tetapi berita tersebut sempat dilaporkan oleh detikHot pada Jumat, 29 Mei 2026. Sunan berharap agar kasus ini tetap mendapatkan keadilan meskipun dirinya sudah tidak lagi terlibat.

Pada 22 Mei 2026, Erin memenuhi panggilan kepolisian di Polres Metro Jakarta Selatan dan menyerahkan rekaman CCTV kepada penyidik. Saat itu, ia juga menjawab puluhan pertanyaan mengenai laporan kekerasan yang dilayangkan mantan ART-nya.

Stivany Agusia, kuasa hukum Erin kala itu, menyatakan bahwa mereka menyertakan barang bukti berupa rekaman CCTV yang diklaim merekam situasi rumah secara keseluruhan. "Ada alat bukti yang kami serahkan juga yaitu berupa satu recorder rekaman CCTV ya. Yang di mana sudah kami pelajari sebelumnya alat bukti tersebut, dan tidak adanya tindakan dugaan kekerasan sebagaimana yang dituduhkan kepada klien kami," jelas Stivany.

Rekaman tersebut diyakini Erin dapat meluruskan dugaan peristiwa yang diajukan oleh pelapor, termasuk tuduhan mencekik, mencakar, dan menodongkan pisau. Adlina, dari pihak Erin, menyebut rumah Erin dilengkapi sekitar 12 kamera pengawas yang mencakup berbagai sudut rumah.

Semua rekaman CCTV tersebut telah dipelajari pihak kuasa hukum sebelum diserahkannya kepada penyidik. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan kepolisian, dan pihak Erin menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku, menyerahkan penilaian alat bukti kepada penyidik.

```

Artikel terkait

Rekomendasi