Volume kendaraan yang melintasi sejumlah jalan tol di wilayah regional terus menunjukkan tren peningkatan hingga empat hari setelah perayaan Iduladha 1447 Hijriah. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lonjakan arus lalu lintas yang cukup signifikan pada periode libur panjang tersebut.
Melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT), perusahaan melaporkan bahwa total ada ratusan ribu kendaraan yang bergerak di tiga ruas tol utama. Data ini mencakup pergerakan kendaraan sejak satu hari sebelum Iduladha hingga H+4, atau tepatnya pada periode 26 hingga 31 Mei 2026.
Peningkatan Arus Kendaraan di Berbagai Wilayah
Secara kumulatif, terdapat sebanyak 552.045 kendaraan yang melintas di berbagai jalur bebas hambatan yang dikelola oleh divisi regional tersebut. Jumlah ini mencerminkan adanya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan momen libur nasional untuk bepergian atau kembali ke daerah asal.
Senior General Manager JNT, Tyas Pramoda Wardhani, menjelaskan bahwa angka tersebut mengalami kenaikan yang cukup terasa jika dibandingkan dengan kondisi normal. Persentase kenaikan mencapai belasan persen dari rata-rata harian yang biasanya tercatat oleh petugas di lapangan.
Berikut adalah rincian pertumbuhan volume lalu lintas pada periode Iduladha 2026 dibandingkan periode normal:
- Kenaikan Total: Volume kendaraan meningkat sebesar 13,88% dari angka normal sebanyak 458.434 kendaraan.
- Ruas Tol Balikpapan-Samarinda: Mencatat pergerakan 69.641 kendaraan atau mengalami pertumbuhan sebesar 9,51%.
- Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa: Dilintasi sebanyak 349.284 kendaraan dengan kenaikan mencapai 5,55%.
- Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA: Meliputi segmen Kartasura hingga Prambanan yang juga menjadi titik fokus kepadatan.
Data di atas menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga terjadi di wilayah Kalimantan dan Bali. Peningkatan di Bali khususnya, terlihat sangat dominan dengan angka kendaraan yang mencapai ratusan ribu unit selama periode libur tersebut.
Detail Data Perjalanan di Jalur Regional
Tyas Pramoda Wardhani dalam keterangan resminya pada Senin, 1 Juni 2026, merinci bahwa pertumbuhan di setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Di Kalimantan Timur, Ruas Tol Balikpapan-Samarinda menjadi jalur vital bagi warga yang melakukan perjalanan antar kota.
Pada hari biasa, jalan tol pertama di Pulau Kalimantan tersebut hanya mencatat sekitar 63.596 kendaraan yang melintas. Namun, selama libur Iduladha ini, angka tersebut melonjak hingga mendekati 70 ribu kendaraan karena tingginya mobilitas masyarakat setempat.
Ringkasan perbandingan volume kendaraan di jalur Tol Regional Nusantara adalah sebagai berikut:
| Lokasi Ruas Tol | Volume Normal | Volume Libur Iduladha | Persentase Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Balikpapan-Samarinda | 63.596 | 69.641 | 9,51% |
| Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa | 330.905 | 349.284 | 5,55% |
| Total Regional Nusantara | 458.434 | 552.045 | 13,88% |
Tabel di atas menyajikan perbandingan yang jelas mengenai bagaimana libur panjang memberikan dampak langsung pada beban jalan tol. Terlihat bahwa secara keseluruhan, akumulasi kendaraan di seluruh ruas regional memberikan kontribusi besar pada total trafik nasional.
Situasi di Bali dan Segmen Baru Jawa Tengah
Di Pulau Dewata, Tol Bali Mandara yang menghubungkan Nusa Dua, Ngurah Rai, dan Benoa tetap menjadi primadona bagi wisatawan dan warga lokal. Meskipun kenaikan persentasenya lebih kecil dibanding rata-rata nasional, secara jumlah unit kendaraan, wilayah ini merupakan yang terpadat.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, khususnya pada fungsionalitas Segmen Kartasura-Prambanan. Kehadiran ruas ini memberikan alternatif baru bagi pengendara yang ingin menghindari kemacetan di jalan arteri saat menuju Yogyakarta.
Pihak Jasa Marga terus melakukan pemantauan ketat guna memastikan pelayanan di gerbang tol dan jalur utama tetap optimal. Langkah antisipasi telah disiapkan untuk mencegah terjadinya penumpukan panjang, terutama pada jam-jam sibuk saat arus balik liburan berlangsung.
Kenaikan volume lalu lintas ini juga sejalan dengan berbagai laporan sektor riil lainnya yang mencatat pertumbuhan aktivitas ekonomi selama masa libur. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kecukupan saldo uang elektronik serta kondisi fisik kendaraan sebelum memulai perjalanan jauh.