Google mengumumkan kehadiran Gemini di browser Chrome. Bloomberg menyebut bahwa langkah mengintegrasikan model kecerdasan buatan (AI) ini terjadi tidak lama setelah Google terlepas dari potensi kasus antitrust yang dapat memisahkan perusahaan itu.
Gemini mulai tersedia untuk pengguna Chrome di Amerika Serikat pada hari Kamis. Teknologi AI ini mampu menjelaskan halaman web, merangkum informasi dari berbagai tab, dan mengembalikan situs web yang sudah ditutup sebelumnya, menurut keterangan di blog Google.
Gemini juga diintegrasikan ke beberapa aplikasi Google lain seperti Kalender, YouTube, dan Google Maps. Ini menandai langkah besar bagi Google setelah menghindari penjualan paksa Chrome akibat keputusan hakim tahun lalu yang menilai perusahaan itu memonopoli pencarian online.
Artikel Terkait
- Google Perkenalkan Gemini Spark, AI Otonom yang Bekerja 24 Jam - Teknologi | 12 jam yang lalu
- Google Oprek Ulang Search Engine, Desain Kotak Pencarian Berubah - Teknologi | 1 hari yang lalu
- Gemini Intelligence Disebut Hanya Hadir di Segelintir HP Android - Teknologi | 2 hari yang lalu
- Apa yang Google Tawarkan di Gemini Intelligence? - Teknologi | 13 May 2026 13:19
Baca Juga
- Sektor AI Ubah Peta Persaingan Bisnis Global, China Memimpin - Teknologi | 3 jam yang lalu
- Satgas Stop CANTVR & YUDIA, Diduga Modus Penipuan Investasi - Teknologi | 3 jam yang lalu
- Satu Karyawan Pabrik Chip Samsung Bakal Kantongi Bonus Rp6 Miliar - Teknologi | 3 jam yang lalu
- Samsung Siapkan Galaxy S27 Pro dengan Ukuran Layar Baru - Teknologi | 4 jam yang lalu
Lainnya
- Gas Jumbo Blok Andaman Bakal Disalurkan Lewat Dusem Mulai 2028 - Energi | 2 jam yang lalu
- Menlu: 9 WNI yang Ditangkap Israel Sudah Bebas - Nasional | 2 jam yang lalu
- Mandatori E5 Bakal Berlaku Bersamaan B50, 1 Juli 2026 - Green | 2 jam yang lalu
- Defisit APBN 2027 Dipatok 1,8%-2,4% PDB, Menyusut dari Tahun Ini - Market | 2 jam yang lalu