Gandeng Ojol dan Difabel Jepara, Kakorlantas Kampanyekan Keselamatan Jalan 2026 Terbaru

Gandeng Ojol dan Difabel Jepara, Kakorlantas Kampanyekan Keselamatan Jalan 2026 Terbaru
Foto: Gandeng Ojol dan Difabel Jepara, Kakorlantas Kampanyekan Keselamatan Jalan 2026 Terbaru. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, secara langsung menghadiri kegiatan Polantas Menyapa yang berlangsung di Jepara, Jawa Tengah. Agenda ini dirancang untuk memperkuat sinergi dan hubungan emosional antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat.

Acara yang digelar pada Sabtu (30/5/2026) di Kopinan 24 Kabupaten Jepara tersebut menjadi ruang diskusi santai bagi polisi dan warga. Irjen Agus terlihat berbaur akrab dengan para pengemudi ojek online (ojol) serta anggota komunitas difabel yang hadir.

Implementasi Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Irjen Agus menjelaskan bahwa inisiatif Polantas Menyapa adalah wujud nyata dari instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri diharapkan bisa hadir lebih dekat dan memberikan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Program Polantas Menyapa bertujuan memberikan pelayanan terbaik, terutama bagi kelompok masyarakat seperti pengemudi ojol dan rekan-rekan difabel,” ujar Irjen Agus. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolres Jepara yang telah memfasilitasi kehadiran komunitas tersebut.

Kakorlantas turut memuji inovasi yang dilakukan oleh Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pratama, serta Kapolres Jepara, AKBP Hadi Kristanto. Menurutnya, langkah pemberdayaan komunitas difabel merupakan bentuk pelayanan yang sangat progresif.

“Kami hadir di Jepara untuk memastikan bahwa jajaran kepolisian, khususnya di wilayah Jawa Tengah, telah menjalankan tugas untuk melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.

Komitmen Perlindungan dan Keselamatan

Dalam pertemuan tersebut, Irjen Agus memberikan pesan khusus kepada para pemangku kepentingan untuk terus memperhatikan kesejahteraan kelompok rentan. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pengemudi ojol dan kaum disabilitas.

“Negara wajib hadir untuk memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal ini terutama berkaitan dengan aspek keselamatan di jalan raya,” tegas Kakorlantas dalam arahannya.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus dalam kegiatan Polantas Menyapa kali ini meliputi:

  • Membangun hubungan komunikasi dua arah antara polantas dan masyarakat pengguna jalan.
  • Memastikan inklusivitas pelayanan Polri terhadap komunitas difabel di daerah.
  • Mendorong pengemudi ojol sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya.
  • Meningkatkan kesadaran kolektif demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ketertiban lalu lintas yang lebih baik melalui pendekatan yang lebih humanis. Selain itu, kolaborasi ini menjadi pondasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Sebagai bagian dari tinjauan lapangan, Kakorlantas beserta jajarannya juga mengunjungi dapur umum yang dikelola oleh Polres Jepara. Mereka juga sempat mencoba kendaraan khusus milik komunitas difabel yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.

Kendaraan tersebut dirancang untuk mendukung kemudahan mobilitas para penyandang disabilitas dengan tetap mengedepankan standar keamanan operasional. Langkah ini menjadi bukti konkret dukungan Polri terhadap aksesibilitas dan kemandirian bagi kaum difabel di Jepara.

Artikel terkait

Rekomendasi